• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Jumat, Oktober 16, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Jawa Tengah Hadapi Krisis Iklim: Pesisir Terancam Rob, Hulu DAS Makin Kritis

Basuki by Basuki
11 Desember 2025
in News
68 2
Jawa Tengah menghadapi ancaman krisis iklim: pesisir terpapar banjir rob, hulu DAS makin kritis.

Narasumber Kick-off Meeting Kajian Risiko dan Dampak Perubahan Iklim di Kota Semarang, Kamis, 11 Desember 2025. (Lingkarnews Network/Harianmuria.com)

542
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

SEMARANG, Harianmuria.com – Dampak krisis iklim makin nyata dalam beberapa tahun terakhir, terutama bagi masyarakat Jawa Tengah yang tinggal di wilayah pesisir dan daerah aliran sungai (DAS).

Kondisi ini menjadi sorotan dalam Kick-off Meeting Kajian Risiko dan Dampak Perubahan Iklim (Climate Risk and Impact Assessment/CRIA) yang digelar Mercy Corps Indonesia dan Climate Resilience Alliance (CRA) bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Kamis, 11 Desember 2025.

Pesisir Jawa Tengah Terancam Banjir Rob

Kajian awal menunjukkan bahwa peningkatan muka air laut memicu ancaman banjir rob di sejumlah wilayah pesisir, yaitu Kabupaten Brebes, Pemalang, Pekalongan, Kendal, dan Demak.
Fenomena ini membawa dampak sosial-ekonomi besar, mulai dari rusaknya tambak hingga hilangnya mata pencaharian warga.

Masalah semakin parah dengan kondisi hulu DAS yang terus mengalami degradasi, sehingga memperburuk banjir di wilayah hilir.

Pemprov Jateng Perkuat Arah Kebijakan Adaptif

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, menegaskan komitmen Pemprov untuk memperkuat upaya adaptasi perubahan iklim secara terpadu.

“Melalui penyusunan CRIA, kita memperkuat pemahaman bersama dan menyelaraskan langkah untuk merumuskan kebijakan yang adaptif dan berbasis bukti. Kolaborasi multipihak adalah kunci menghadapi tantangan perubahan iklim,” ujarnya.

Fokus Kajian: Risiko Banjir dari Hulu hingga Hilir

Local Lead for Resilience Policy and Practice Mercy Corps Indonesia, Arif Gandapurnama, menjelaskan bahwa CRIA tahun ini berfokus pada pemetaan risiko banjir secara komprehensif dari hulu hingga hilir.

“Nanti kita petakan daerah dengan risiko tinggi hingga sangat tinggi, sebagai dasar rencana aksi pengurangannya,” ungkap Arif.

Kajian mencakup dua kawasan prioritas: DAS Babon (Sayung hingga Penggaron) dan DAS Tuntang (Demak, Grobogan, Ungaran hingga Salatiga).

Hulu DAS Makin Kritis, Konservasi Mendesak

Aktivitas perkebunan dan perhutanan sosial di tengah DAS Tuntang menjadi perhatian karena memicu degradasi hulu. Hilangnya daya serap air turut memperbesar risiko banjir seperti yang terjadi di Grobogan beberapa waktu lalu.

“Kami ingin melihat bagaimana alih fungsi lahan di hulu benar-benar berpengaruh pada kondisi banjir di pesisir. Penyusunan solusi konservasi menjadi penting untuk mencegah kejadian serupa,” jelas Arif.

Masyarakat Pesisir Hadapi Dampak Berat

Di kawasan pesisir seperti Sayung, Demak, banjir rob dan penurunan muka tanah memukul sektor ekonomi warga. Banyak tambak tak bisa lagi digunakan. Kelompok rentan seperti perempuan dan penyandang disabilitas pun membutuhkan dukungan khusus.

Karena itu masyarakat perlu mengembangkan alternatif ekonomi adaptif. “Seperti di Pekalongan, kami turut mendampingi warga memberikan alternatif, misalkan budi daya bandeng dengan teknologi bioflok dan keramba jaring apung yang tahan terhadap banjir rob, dan membuatkan rantai pasok hingga nasional,” terang Arif.

Jawa Tengah menghadapi ancaman krisis iklim: pesisir terpapar banjir rob, hulu DAS makin kritis.
Kick-off Meeting Kajian Risiko dan Dampak Perubahan Iklim di Kota Semarang, Kamis, 11 Desember 2025. (Lingkarnews Network/Harianmuria.com)

Saat ini kajian masih berada pada tahap kick-off. CRA tengah menyiapkan basis ilmiah sebagai landasan strategi kebijakan dan implementasi lapangan.

“Hasil kajian diperkirakan keluar akhir tahun ini. Tahun depan kami mulai menyusun opsi solusi yang bisa diterapkan bersama pemerintah,” kata Arif.

Ia menambahkan, Mercy Corps Indonesia siap mendukung implementasi kebijakan dari sisi komitmen hingga potensi pembiayaan.

Jurnalis: Lingkarnews Network
Editor: Basuki

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: banjir robberita Jawa TengahJatengkrisis iklimpesisir jateng
SummarizeShare39SendShare
Previous Post

UPGRIS Siapkan Edupark 2,1 Hektare, Jadi Wisata Edukasi Berbasis Teknologi Pertanian Modern

Next Post

Polisi Tangguhkan Penahanan 2 Aktivis Semarang Dera–Munif Jelang Rencana Pernikahan

Basuki

Basuki

Berita Terkait

Piutang Pajak di Jateng Capai Rp2,4 Triliun, Bapenda Genjot Sektor Pajak Kendaraan

Piutang Pajak di Jateng Capai Rp2,4 Triliun, Bapenda Genjot Sektor Pajak Kendaraan

by ulfa puspa
18 September 2026
519

SEMARANG, Harianmuria.com – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Tengah mencatat piutang pajak di Jateng cukup besar mencapai 2,4 triliun berdasarkan hasil audit tahun 2025. Kepala Bapenda Jateng,...

Jateng Bersholawat, Ahmad Luthfi Serukan Solidaritas untuk Korban Bencana di NTT-Sumatra

Jateng Bersholawat, Ahmad Luthfi Serukan Solidaritas untuk Korban Bencana di NTT-Sumatra

by ulfa puspa
24 Agustus 2026
539

SEMARANG, Harianmuria.com – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, serukan solidaritas masyarakat terhadap korban bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT), Kalimantan hingga Sumatra. Seruan tersebut disampaikan dalam kegiatan Jateng Bersholawat...

2 Pabrik Garmen di Jateng PHK Ribuan Karyawan, Disnakertrans Kawal Hak Pekerja

2 Pabrik Garmen di Jateng PHK Ribuan Karyawan, Disnakertrans Kawal Hak Pekerja

by ulfa puspa
27 Juli 2026
628

SEMARANG, Harianmuria.com – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Tengah menanggapi kabar pemutusan hubungan kerja (PHK) di dua perusahaan garmen, PT Victory Apparel di Kota Semarang...

Disertasi Mohammad Saleh Soal Keadilan Ekologis PSN Tuai Apresiasi Guru Besar UNS

Disertasi Mohammad Saleh Soal Keadilan Ekologis PSN Tuai Apresiasi Guru Besar UNS

by ulfa puspa
16 Februari 2026
576

SEMARANG,  Harianmuria.com - Guru Besar Hukum Administrasi Negara Universitas Sebelas Maret, I Gusti Ayu Ketut Rahmi Handayani, mengapresiasi gagasan Wakil Ketua DPRD Jateng Mohammad Saleh dalam disertasi "Rekonstruksi...

Load More

BERITA UTAMA

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

16 Oktober 2026
526
Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

15 Oktober 2026
526
RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

14 Oktober 2026
530
Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

13 Oktober 2026
545

TRENDING HARI INI

  • SPPG di Kendal Wajib Ambil Telur dari Peternak Lokal dengan Harga Rp26 Ribu

    Masih Ada SPPG Tak Serap Telur Lokal, Peternak Kendal Minta BGN Tindak Tegas

    208 shares
    Share 83 Tweet 52
  • Kemarau Panjang, Warga Sambongrejo Blora Mulai Krisis Air Bersih

    100 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Didanai APBN Rp400 Juta, Pemkab Kudus Buka 5 Kelas Pelatihan Kerja

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • KPK Tangkap Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo: Diduga Suap BPK dan Pengadaan Barang Jasa

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Gubernur Jateng Tanggapi Kabar Bupati Klaten Terjaring OTT KPK

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Pekan Batik Nusantara 2026 di Kota Pekalongan Pertemukan Pelaku UMKM dari Berbagai Daerah

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
  • DPU Semarang Keruk 33 Sungai Hingga Benahi Drainase Jelang Musim Hujan

    98 shares
    Share 39 Tweet 25
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

ILUSTRASI: Hacker yang meretas keamanan data diri seseorang. (Freepik/Harianmuria.com)

Awas Serangan Hacker, Ikuti Langkah Jitu Ini Agar Data Diri Anda Tetap Aman

12 September 2022
668
Monumen menara Kudus yang menyimpan banyak oleh-oleh khas mulai dari jenang sampai sirup parijoto. (Google Map/Harianmuria.com)

10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Kudus, Mulai Jenang Sampai Sirup Parijoto

20 September 2022
1.2k

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya