KENDAL, Harianmuria.com – Inspektorat Kendal kembali mengundang sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) secara by name untuk mengikuti sosialisasi antikorupsi di Gedung Abdi Praja Kendal, Senin 24 November 2025. Langkah ini dilakukan karena masih ada ASN yang belum hadir pada kegiatan sebelumnya.
Plt Inspektur Daerah Kendal, Rini Utami, menyampaikan bahwa undangan personal tersebut bertujuan agar materi antikorupsi dapat tersampaikan secara menyeluruh dan tepat sasaran.
“Kemarin ada yang belum datang atau tidak ditugaskan. Sehingga kami undang biar nilai-nilai antikorupsi ini bisa mengena kepada semua ASN,” jelas Rini.
Amanah KPK untuk Perkuat Integritas ASN
Rini menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan amanah dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai upaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel.
“Sosialisasi ini merupakan amanat KPK karena nilai integritas kita masih kurang memuaskan. Ini sebagai upaya menanamkan nilai-nilai antikorupsi,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, Inspektorat Kendal menghadirkan narasumber pembina Komunitas Penyuluh Antikorupsi dan Ahli Pembangun Integritas (KOMPAK API) Jawa Tengah, Kunto Nugroho.

Komitmen Pemkab untuk Birokrasi Bersih
Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, turut menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan publik melalui birokrasi yang bersih dan transparan.
“Sosialisasi hari ini adalah bagian yang penting, sebagai upaya membangun tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel,” tegasnya.
Bupati Tika berharap, melalui kegiatan ini diharapkan seluruh ASN dapat memperdalam kode etik, sistem dan budaya antikorupsi yang menjadi fondasi utama dalam tata kelola pemerintahan.
“Kami berharap melalui kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran dan bukan hanya sebagai kewajiban saja tetapi apa yang kita kerjakan harus mengedepanlan nilai-nilai kejujuran dan antikorupsi,” pungkasnya.
Jurnalis: Lingkarnews Network
Editor: Basuki











