• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Kamis, Agustus 13, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Harga Cabai di Kabupaten Semarang Tembus Rp 100 Ribu, Cek Penyebabnya!

Anita by Anita
19 Januari 2025
in News, Semarang
70 1
Salah seorang penjual komoditas pokok di Pasar Bandarjo, Kabuptaen Semarang sedang menyiapkan pesanan pembelinya, belum lama ini. Diketahui kini harga cabai di Kabupaten Semarang tembus seratus ribu. (Hesty Imaniar | Harianmuria.com)

Salah seorang penjual komoditas pokok di Pasar Bandarjo, Kabuptaen Semarang sedang menyiapkan pesanan pembelinya, belum lama ini. Diketahui kini harga cabai di Kabupaten Semarang tembus seratus ribu. (Hesty Imaniar | Harianmuria.com)

546
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

KAB. SEMARANG, Harianmuria.com – Per Jumat (17/1), harga cabai di Kabupaten Semarang tembus Rp 100 ribu lebih per kilogram (kg). Namun pedagang komoditas cabai di Ungaran, Kabupaten Semarang mengaku tidak kekurangan pembeli.

Seorang pedagang di Pasar Bandarjo, Ungaran Barat, Kartinah (60) mengungkap bahwa harga cabai rawit merah tembus Rp 100 ribu per kg.

“Sudah semingguan ini harga cabai rawit merah naik terus. Terakhir beli untuk dijual itu Rp 90 ribu per kilogram, sampai naik terus di harga Rp 95 ribu per kilogramnya. Sekarang Rp 100 ribu per kilogram,” ungkap Kartinah, belum lama ini.

Dirinya pun mengaku tidak mengambil banyak keuntungan. “Mahal (harga cabai), jadi tidak ambil untung banyak-banyak. Kasihan pembeli nanti,” sambungnya.

Namun meski harga komoditas cabai rawit merah naik dua kali lipat, ia mengaku tidak ada penurunan jumlah pembeli cabai rawit merah di lapaknya.

“Alhamdulillah, tidak ada yang protes, juga tidak ada penurunan jumlah pembeli, masih tetap saja ada yang beli walau eceran. Misal beli cabai Rp 5 ribu atau Rp 10 ribu untuk beli cabai rawit merah ini,” imbuh dia.

Sementara dilihat dari data Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskumperindag) Kabupaten Semarang, harga cabai rawit merah di Ungaran rata-rata mencapai Rp 83.333 per kilogram. Sedangkan cabai rawit hijau rata-rata Rp 73.333 per kilogram dan cabai merah keriting Rp 63.333 per kilogram.

Seorang petani cabai di Desa Sidomukti, Kecamatan Bandungan, Anthony Cahyono (45) menyebutkan, bahwa kenaikan harga cabai dipicu turunnya hasil panen cabai akibat tanaman busuk.

“Sering kabut di sini karena musim hujan. Jadi lahan cabai saya yang memiliki luas dua petak ini rusak semua tanamannya karena hujan dan kabut tebal,” ungkapnya.

Kenaikan, menurutnya, juga dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti meningkatnya permintaan cabai, merajalelanya lalat buah, hingga menurunnya jumlah hasil panen.

“Ditambah lagi munculnya lalat buah yang merajalela kalau musim hujan, ini yang menyebabkan banyak daun-daun cabai pada jadi busuk, hasilnya di buah cabainya tidak maksimal,” kata Anthony.

“Biasanya kalau normal, sekali petik di lahan cabai dua petak ini bisa dapat 25 sampai 30 kilogram, tapi kalau sekarang ini hanya dapat 10 kilogram. Kalau turun lagi nanti hasil panennya, ya kami semua dan petani cabai menangis,” sebutnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pertanian, Perikanan, dan Pangan (Dispertanikap) Kabupaten Semarang, Moh. Edy Sukarno menambahkan bahwa ketersediaan komoditas cabai di wilayah setempat masih aman.

“Bahkan di Kabupaten Semarang tidak ada petani cabai yang gagal panen, ya memang permintaannya begini. Apalagi sebentar lagi akan masuk bulan Ramadhan, jadi permintaannya juga meningkat,” paparnya.

Ia juga menegaskan, kondisi ketersediaan yang cukup ini juga terjadi di komoditas sayuran lainnya di musim penghujan seperti ini.

“Ketersediaannya cukup semuanya, sayuran, cabai ini ada semua stoknya, artinya aman meski sekarang cuaca masuk di musim penghujan, artinya masih aman untuk stok dan ketersediaannya,” pungkasnya. (Hesty Imaniar | Harianmuria.com)

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Berita Semarang Hari Inicek harga cabai hari iniharga cabai semarang
SummarizeShare39SendShare
Previous Post

Bawa Celurit hingga Pistol Replika, Enam Remaja Diduga Hendak Tawuran di Pati Digaruk

Next Post

Sungai Jati Pasihan Diduga Tercemar Limbah TPA Tanjungrejo Kudus

Anita

Anita

Berita Terkait

Skema Ganti Untung Ditolak, Pakuwon Pastikan Rumah Warga Gombel Diperbaiki

Skema Ganti Untung Ditolak, Pakuwon Pastikan Rumah Warga Gombel Diperbaiki

by utia
12 Agustus 2026
518

SEMARANG, Harianmuria.com - Pakuwon Group menolak usulan warga yang meminta skema ganti untung bagi rumah yang mengalami kerusakan akibat aktivitas proyek pematangan lahan di kawasan Gombel, RT 04/...

Soal Harga Pakan Ternak Tinggi, Gubernur Jateng Perintahkan Distannak Lakukan Evaluasi

Soal Harga Pakan Ternak Tinggi, Gubernur Jateng Perintahkan Distannak Lakukan Evaluasi

by utia
11 Agustus 2026
522

SEMARANG, Harianmuria.com - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi merespon aspirasi para peternak yang melakukan aksi demo pada Senin, 10 Agustus 2026 kemarin di sejumlah wilayah di Jateng.  Ia...

Sasar Perempuan Rentan, Walkot Semarang Buka Skrining Kanker Payudara Gratis

Sasar Perempuan Rentan, Walkot Semarang Buka Skrining Kanker Payudara Gratis

by utia
11 Agustus 2026
515

SEMARANG, Harianmuria.com - Wali Kota Agustina Wilujeng membuka kegiatan skrining gratis deteksi dini kanker payudara bagi perempuan di Kota Semarang. Kegiatan tersebut berlangsung di Hall dan Aula Balai...

Empat Kali Ditabrak Truk, Portal Pembatas Jrakah Kota Semarang Kembali Roboh

Empat Kali Ditabrak Truk, Portal Pembatas Jrakah Kota Semarang Kembali Roboh

by utia
10 Agustus 2026
527

SEMARANG, Harianmuria.com - Portal pembatas kendaraan berat di kawasan Jrakah, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, kembali rusak hingga roboh setelah ditabrak truk pada Senin, 10 Agustus 2026. Dari informasi...

Load More

BERITA UTAMA

Didemo soal Larangan Sound Horeg, Camat Tayu Pati: Saya Cabut

Didemo soal Larangan Sound Horeg, Camat Tayu Pati: Saya Cabut

12 Agustus 2026
519
Ratusan monyet ekor panjang turun ke lahan pertanian warga di sejumlah daerah Jateng saat kemarau 2026, merusak tanaman petani.

Kawanan Monyet Ekor Panjang Turun Gunung, Serbu Ratusan Hektare Lahan Pertanian di Jateng

12 Agustus 2026
528
Petani Kopi di Kendal Diajari Kendalikan Hama Secara Terpadu dan Ramah Lingkungan

Petani Kopi di Kendal Diajari Kendalikan Hama Secara Terpadu dan Ramah Lingkungan

11 Agustus 2026
543
Peternak Ayam di Grobogan Desak Pemerintah Stabilkan Harga Pakan dan Telur

Peternak Ayam di Grobogan Desak Pemerintah Stabilkan Harga Pakan dan Telur

10 Agustus 2026
521

TRENDING HARI INI

  • 80 Siswa Jadi Angkatan Perdana SNT 14 Jepara, MPLS Digelar di BBPMP Jateng

    80 Siswa Jadi Angkatan Perdana SNT 14 Jepara, MPLS Digelar di BBPMP Jateng

    128 shares
    Share 51 Tweet 32
  • Jalan Semarang-Purwodadi di Grobogan Diperbaiki, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

    132 shares
    Share 53 Tweet 33
  • Warga Binaan Rutan Blora Difasilitasi Pendidikan Kesetaraan Gratis hingga Dapat Ijazah

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Kawanan Monyet Ekor Panjang Turun Gunung, Serbu Ratusan Hektare Lahan Pertanian di Jateng

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Petani Kopi di Kendal Diajari Kendalikan Hama Secara Terpadu dan Ramah Lingkungan

    98 shares
    Share 39 Tweet 25
  • Dugaan Keracunan MBG Terulang, DPRD Rembang Beri Peringatan Keras ke SPPG

    94 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Ratusan Monyet Ekor Panjang Serbu Lahan Petani Gunungkidul, Tanaman Pangan hingga Gubuk Rusak

    94 shares
    Share 38 Tweet 24
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

ACARA : Ikatan Jamaah Masjid Warosatul Anbiya (IJMA) Desa Asempapan, Kecamatan Trangkil mengadakan Gema Sholawat ( Istimewa I Harianmuria.com )

Peringati Maulid Nabi dan HSN, IJMA Asempapan Gelar Gema Sholawat

25 Oktober 2022
552
Candi Kayen, Situs Cagar Budaya peninggalan Hindhu Budha yang masih ada sampai sekarang. (Google Map/Harianmuria.com)

Candi Kayen, Situs Cagar Budaya Peninggalan Hindu Budha di Pantai Utara Jawa

1 Oktober 2022
744

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya