• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Jumat, Oktober 16, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Empat Kali Ditabrak Truk, Portal Pembatas Jrakah Kota Semarang Kembali Roboh

utia by utia
10 Agustus 2026
in Semarang, News
69 3
Tampak portak pembatas di kawasan Jrakah, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, yang roboh usai ditabrak truk, Senin, 10 Agustus 2026. (Syahril Muadz/Harianmuria.com)

Tampak portak pembatas di kawasan Jrakah, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, yang roboh usai ditabrak truk, Senin, 10 Agustus 2026. (Syahril Muadz/Harianmuria.com)

550
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

SEMARANG, Harianmuria.com – Portal pembatas kendaraan berat di kawasan Jrakah, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, kembali rusak hingga roboh setelah ditabrak truk pada Senin, 10 Agustus 2026.

Dari informasi yang dihimpun, truk bermuatan bahan pangan bernomor polisi BE 8946 AUD  melaju dari arah Mangkang menuju Kawasan Industri Candi (KIC). Saat melintas di kawasan yang dilengkapi portal pembatas tersebut, truk menabrak portal hingga roboh.

Pengemudi truk, Mimin Efendi, mengaku tidak mengetahui keberadaan portal. Ia berdalih sedang mengikuti navigasi Google Maps untuk mencari jalur menuju Kawasan Industri Candi (KIC).

Mimin mengatakan, pengiriman tersebut merupakan kali pertama dirinya membawa muatan ke Kota Semarang. Sebelumnya, ia lebih sering mengemudikan truk menuju wilayah Brebes dan Tegal.

“Saya dari Jakarta, baru pertama kirim barang ke Semarang. Nggak tahu ada portal, soalnya saya fokus ngikutin Google Maps ke arah Kawasan Industri Candi,” ujar Mimin saat ditemui di kantor Dishub Kota Semarang.

Menurut Mimin, ponsel yang digunakan untuk membuka Google Maps memang diletakkan di jok. Namun, perhatiannya tetap tertuju pada layar untuk mengikuti petunjuk arah sehingga kondisi di depan kendaraan kurang diperhatikan.

Ia baru mengetahui keberadaan portal ketika truk sudah menabrak pembatas. Benturan tersebut membuat kaca spion dan bagian gagang truk mengalami kerusakan.

“Belum tahu medan atau jalur di situ ada portal. Saya lihat Google Maps diarahkan belok ke situ. Kaca spion sama gagangnya patah setelah nabrak portal,” ungkapnya.

Mimin menambahkan, pihak perusahaan tempatnya bekerja siap mengganti kerusakan portal akibat kecelakaan tersebut.

Pasca kejadian, petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang melakukan penyekatan secara manual. Langkah itu dilakukan untuk mengantisipasi kendaraan berat yang tidak memenuhi ketentuan agar tidak memasuki kawasan Silayur di jam yang telah ditentukan.

Sementara itu, Kepala Dishub Kota Semarang Danang Kurniawan mengatakan, kejadian serupa bukan kali pertama terjadi. Portal di kawasan Jrakah tersebut tercatat sudah empat kali roboh akibat ditabrak kendaraan truk.

Danang menyebut, sejumlah pengemudi sebelumnya juga mengaku tidak mengetahui adanya portal pembatas di lokasi tersebut.

“Sopirnya sudah kami amankan, kami ambil data dulu, kemudian nanti koordinasikan dengan polsek setempat. (Sanksinya) pasti ada tilangnya,” ujar Danang.

Ia menegaskan, pengemudi yang menyebabkan kerusakan tidak hanya dikenai sanksi tilang, tetapi juga diwajibkan mengganti portal yang rusak.

Danang juga menyoroti penggunaan telepon genggam ketika mengemudi. Menurutnya, alasan penggunaan Google Maps tidak menghilangkan larangan penggunaan handphone saat kendaraan sedang berjalan.

“Sanksi yang pertama tilang, karena sopir berkendara sambil menggunakan handphone dengan alasan memakai aplikasi Google Maps. Kedua dia harus ganti karena itu alat negara yang kita gunakan untuk pembatasan muatan. Mereka yang merusak, apalagi sengaja, harus diganti,” tuturnya. 

Jurnalis: Syahril Muadz
Editor: Tia

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Berita Semarang Hari IniBerita Semarang TerkiniPortal Pembatas
SummarizeShare40SendShare
Previous Post

Bupati Grobogan Siapkan Pertemuan Lintas Pihak untuk Selesaikan Persoalan Peternak Ayam

Next Post

Pojok Pelangi Kartini Jadi Ruang Ramah Anak di Pendopo Jepara

utia

utia

Berita Terkait

Cegah Pungli, Dishub Semarang Perkuat Penerapan Sistem Parkir Elektronik Terpadu

Cegah Pungli, Dishub Semarang Perkuat Penerapan Sistem Parkir Elektronik Terpadu

by utia
16 Oktober 2026
516

SEMARANG, Harianmuria.com - Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Pehubungan (Dishub) mulai memperkuat pengawasan pengelolaan parkir melalui penerapan Sistem Parkir Elektronik Terpadu.  Penguatan itu dilakukan melalui sosialisasi dan penyuluhan...

Tampilkan 64 Koleksi Sejarah, Walkot Semarang Ajak Warga Pahami Pertempuran Lima Hari

Tampilkan 64 Koleksi Sejarah, Walkot Semarang Ajak Warga Pahami Pertempuran Lima Hari

by utia
16 Oktober 2026
513

SEMARANG, Harianmuria.com - Sebanyak 64 koleksi sejarah kini dipamerkan di Gedung Lawang Sewu, Semarang, untuk mengajak masyarakat membaca kembali perlawanan rakyat dalam mempertahankan kemerdekaan. Pameran bertajuk “Dari Semarang...

Unik, Guru SMP di Semarang Harus Ukur Kolam Hingga Replika Ka’bah MAJT di Lomba Matematika 

DPU Semarang Keruk 33 Sungai Hingga Benahi Drainase Jelang Musim Hujan

by utia
15 Oktober 2026
546

SEMARANG, Harianmuria.com - Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) mulai mengeruk 33 sungai dan membenahi saluran drainase di sejumlah titik. Langkah ini sebagai antisipasi banjir menjelang...

Unik, Guru SMP di Semarang Harus Ukur Kolam Hingga Replika Ka’bah MAJT di Lomba Matematika 

Unik, Guru SMP di Semarang Harus Ukur Kolam Hingga Replika Ka’bah MAJT di Lomba Matematika 

by utia
15 Oktober 2026
518

SEMARANG, Harianmuira.com - Ratusan guru SMP di wilayah Kota Semarang turut serta dalam lomba literasi dan numerasi yang digelar Dinas Pendidikan setempat. Lokasi perlombaan berbasis City Map ini...

Load More

BERITA UTAMA

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

16 Oktober 2026
544
Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

15 Oktober 2026
530
RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

14 Oktober 2026
530
Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

13 Oktober 2026
546

TRENDING HARI INI

  • Didanai APBN Rp400 Juta, Pemkab Kudus Buka 5 Kelas Pelatihan Kerja

    Didanai APBN Rp400 Juta, Pemkab Kudus Buka 5 Kelas Pelatihan Kerja

    98 shares
    Share 39 Tweet 25
  • Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

    98 shares
    Share 39 Tweet 25
  • KPK Tangkap Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo: Diduga Suap BPK dan Pengadaan Barang Jasa

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • Kemarau Panjang, Warga Sambongrejo Blora Mulai Krisis Air Bersih

    101 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Masih Ada SPPG Tak Serap Telur Lokal, Peternak Kendal Minta BGN Tindak Tegas

    209 shares
    Share 84 Tweet 52
  • OTT KPK di Klaten: Uang Rp1 Miliar Disita, 20 Orang Diamankan Termasuk Bupati Klaten

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Gubernur Jateng Tanggapi Kabar Bupati Klaten Terjaring OTT KPK

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Monumen menara Kudus yang menyimpan banyak oleh-oleh khas mulai dari jenang sampai sirup parijoto. (Google Map/Harianmuria.com)

10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Kudus, Mulai Jenang Sampai Sirup Parijoto

20 September 2022
1.2k
NgAllah Suluk Maleman: Menemukan Cahaya di Tengah Gelap Zaman

NgAllah Suluk Maleman: Menemukan Cahaya di Tengah Gelap Zaman

28 Januari 2026
563

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya