KUDUS, Harianmuria.com – Libur cuti Lebaran 2023 menyisakan tumpukan sampah dengan jumlah volume mencapai ratusan ton per harinya.
Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Persampahan dan Ruang Terbuka Hijau Dinas PKPLH Kabupaten Kudus Heri Muryanto mengatakan selama libur Lebaran dan cuti bersama banyak masyarakat yang mudik ke Kabupaten Kudus. Hal ini mengakibatkan jumlah sampah ikut mengalami peningkatan.
Heri menyebut, jumlah volume sampah tersebut berasal dari sejumlah kawasan. Contohnya seperti di wilayah perkotaan maupun kawasan wisata di Rahtawu dan sebagainya.
“Jumlah sampah pada saat libur Lebaran atau cuti bersama sebesar 108,525 ton per hari,” ucap Heri.
Jumlah sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tanjungrejo itu dihitung mulai dari tanggal 19-25 April 2023 lalu.
Sampah-sampah didominasi sampah rumah tangga, seperti sampa dapur, sisa-sisa makanan, kemasan atau bungkus, potongan sayuran, kulit buah, dan sebagainya.
“Volume paling banyak berasal dari sampah rumah tangga, untuk itu ke depannya akan kami usahakan untuk melakukan pengurangan agar tidak terjadi penumpukan sampah,” jelasnya.
Sementara penumpukan yang terjadi diakibatkan sampah yang dibawa ke TPA belum terpilah. Alhasil, semua sampah baik organik maupun non organik dibuang ke TPA.
“Untuk itu, ke depan kami akan melakukan pemilahan sampah pada sumbernya. Nantinya yang anorganik bisa dijual hasilnya bisa untuk membayar retribusi sampah, yang organik bisa buat kompos dan pakan maggot sedangkan yang residu dibuang ke TPA,” tukasnya. (Lingkar Network | Nisa Hafizhotus Syarifa – Harianmuria.com)











