REMBANG, Harianmuria.com – Bupati Rembang, Harno, baru-baru ini berkunjung ke Jakarta. Kunjungan tersebut untuk memastikan usulan sejumlah perbaikan jalan melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD) telah diajukan ke pemerintah pusat.
Dalam kunjungan itu, ia dan rombongan diterima oleh Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Marga Roy Rizali Anwar beserta jajaran. Dari pertemuan itu, beberapa paket pembangunan jalan di Kabupaten Rembang dipastikan berpeluang mendapatkan intervensi anggaran pusat.
“Konsultasi, menanyakan usulan-usulan IJD tahun 2025, dengan harapan bisa lolos di tahun 2026,” katanya, Senin, 24 Agustus 2026.
Harno menyebut sejumlah ruas jalan yang diproyeksikan masuk antara lain pembangunan ruas Jalan Banyuurip-Gunem dan Banyuurip-Jape.
“Prediksi masuk termasuk pembangunan Banyuurip-Gunem dan Banyuurip-Jape,” ujarnya.
Selain itu, sejumlah usulan di wilayah timur Rembang juga berpeluang mendapatkan perhatian pemerintah pusat. Di antaranya pelebaran Jalan Lodan Wetan-Bonjor serta pemeliharaan berkala ruas Kalipang-Lodan Wetan.
“Yang timur kemungkinan lolos pelebaran Jalan Lodan Wetan ke Bonjor, sama pemeliharaan berkala jalan Kalipang, Lodan Wetan,” terang Harno.
Meski begitu, Harno mengakui belum dapat menyampaikan secara rinci seluruh paket yang berpotensi mendapatkan anggaran. Untuk memastikan detailnya, Pemkab Rembang akan kembali melakukan koordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
“Untuk yang lainnya masih menunggu keputusan. Nanti detailnya bisa dikonfirmasi kembali ke OPD terkait,” katanya.
Menurut Harno, keputusan final terhadap sejumlah usulan lainnya diperkirakan baru dapat diketahui pada November mendatang. Karena itu, Pemkab Rembang masih terus mengawal komunikasi dengan pemerintah pusat.
“Yang lain-lain menunggu keputusan bulan November mendatang,” ujarnya.
Harno menegaskan, dirinya sengaja datang langsung ke Jakarta karena ingin memastikan perkembangan usulan tersebut. Menurutnya, pengawalan secara langsung diperlukan agar kebutuhan pembangunan infrastruktur jalan di Rembang mendapat perhatian dan peluang pendanaan dari pemerintah pusat.
“Kita ingin memastikan usulan yang sudah disampaikan itu bagaimana kepastiannya. Jangan hanya mengusulkan, tetapi harus kita kawal,” tegasnya.
Pemkab Rembang berharap sejumlah program tersebut dapat terealisasi sehingga mampu memperbaiki konektivitas antar wilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, sekaligus mendukung aktivitas ekonomi.
Harno mengatakan pembangunan infrastruktur jalan menjadi salah satu hal yang terus didorong pemerintah daerah. Terlebih, kondisi jalan yang baik dinilai memiliki dampak langsung terhadap aktivitas masyarakat dan perekonomian daerah.
“Kita terus bergerak dan berkomunikasi dengan pemerintah pusat. Harapannya, usulan-usulan yang memang menjadi kebutuhan masyarakat Rembang bisa mendapatkan dukungan anggaran,” pungkas Harno.
Jurnalis: Vicky Rio
Editor: Tia











