KUDUS, Harianmuria.com – Menikmati kopi ala Turki kini hadir di Kabupaten Kudus dengan tetap memperhatikan cita rasa kopi khas lereng Muria. Masyarakat dapat menikmati inovasi rasa kopi saat berkunjung di wisata Pijar Park, Desa Kajar, Kecamatan Dawe.
Pijar Park menyajikan menu kopi Khas Colo dari Lereng Muria namun dengan teknik ala Turki. Olahan kopi unik ini baru diluncurkan pada Januari 2026.
General Manager Pijar Park, Pujiharto, mengatakan bahan utama menu kopi ini menggunakan biji robusta khas Colo yang merupakan produk lokal lereng Muria. Lalu, keunikan kopi ini terletak pada teknik penyajian yang menggunakan metode ibrik, yakni cara tradisional dari Turki.
“Jadi kopi diseduh di atas pasir panas menggunakan teko kecil bertangkai panjang khas Timur Tengah,” ujarnya, Selasa, 17 Februari 2026.
Kualitas Kopi di Kudus Meningkat, Harga Tembus Rp60 Ribu per Kilogram
Pujiharto menjelaskan teknik ibrik membuat tekstur cita rasa kopi yang dihasilkan bisa lebih pekat dengan aroma rempah yang kuat.
“Rasanya pasti lebih kuat, karena kalau di Timur Tengah biasanya kaya akan rempah. Jadi kita sesuaikan dengan lidah warga Kudus,” katanya.
Penyajian kopi ala Turki di Pijar Park diracik dengan menyesuaikan cita rasa lokal agar tetap cocok di lidah masyarakat Kudus. Ada berbagai pilihan menu kopi ala Turki yang dihadirkan, mulai dari kopi santan, kopi rempah, hingga kopi original.
Secangkir kopi panas ala Turki ini dijamin bisa memanjakan lidah pengunjung. Apalagi, jika kopi ini diminum di area Pijar Park yang berada pada Kawasan Lereng Gunung Muria.
“Untuk harga secangkir kopi ala Turki ini hanya berkisar antara Rp7-10 ribu saja,” pungkasnya.
Jurnalis: Nisa Hafizhotus Syarifa
Editor: Ulfa











