KUDUS, Harianmuria.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus berencana mengusulkan hewan kurban berupa kerbau kepada pemerintah pusat pada perayaan Hari Raya Iduladha mendatang.
Usulan tersebut muncul seiring kuatnya tradisi masyarakat Kudus yang lebih identik dengan penyembelihan kerbau dibanding sapi saat Iduladha.
Wakil Bupati Kudus, Bellinda Putri Sabrina Birton, mengatakan Pemkab Kudus akan mencoba mengusulkan kerbau sebagai hewan kurban pada tahun depan agar lebih selaras dengan budaya lokal masyarakat Kudus.
“Harapan ke depan untuk Pak Prabowo, semoga karena di Kudus biasa kurbannya kerbau, mungkin tahun depan dapat kita usulkan kerbau,” ujarnya.
Menurut Bellinda, tradisi penyembelihan kerbau di Kudus berlangsung turun-temurun dan menjadi bagian dari nilai budaya masyarakat. Tradisi tersebut berkaitan dengan ajaran toleransi yang diwariskan oleh Sunan Kudus, yang pada masa lalu mengimbau masyarakat untuk menghormati umat Hindu dengan tidak menyembelih sapi.
Ia berterima kasih dan mengapresiasi Presiden RI Prabowo Subianto atas bantuan hewan kurban yang diberikan kepada warga Kudus tahun ini.
“Alhamdulillah kami mendapatkan sapi dari Pak Presiden,” katanya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kudus, Sulistiyo Utomo, menyampaikan rasa syukur atas bantuan hewan kurban dari Presiden yang menurutnya telah menjadi agenda rutin setiap tahun.
“Alhamdulillah sejak Pak Prabowo jadi presiden sudah menjadi agenda rutin untuk memberikan bantuan hewan kurban,” ujarnya.
Di sisi lain, Takmir Masjid Al-Fajr sekaligus Ketua Panitia Kurban, Khoiron, mengatakan sapi bantuan Presiden tersebut diperkirakan akan diolah menjadi sekitar 600 bungkus. Sebanyak 300 bungkus diprioritaskan bagi masyarakat di sekitar lingkungan masjid, sementara sisanya akan dibagikan ke wilayah lain.
“Diperkirakan akan dibuat 600 bungkus,” katanya.
Jurnalis: Ahmad Abror
Editor: Ulfa










