• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Kamis, Agustus 20, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Museum Patiayam Kudus Simpan 9.000 Lebih Fragmen Purbakala

Sekar Sari by Sekar Sari
28 November 2022
in Kudus
74 5
PEMBANGUNAN: Proses pembangunan untuk mengembangkan Situs Purbakala Patiayam belum lama ini. (Nisa Hafizhotus Syarifa/Harianmuria.com)

PEMBANGUNAN: Proses pembangunan untuk mengembangkan Situs Purbakala Patiayam belum lama ini. (Nisa Hafizhotus Syarifa/Harianmuria.com)

611
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

KUDUS, Harianmuria.com – Sembilan ribu lebih fragmen purbakala hasil temuan di area Perbukitan Patiayam tersimpan rapi di Museum Patiayam.

Temuan fragmen purba sebanyak itu tentunya membutuhkan ruang penyimpanan. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus melakukan program pengembangan untuk Situs Patiayam.

Apalagi seiring berjalannya waktu, fragmen atau fosil hasil temuan di Situs Patiayam telah memenuhi ruang penyimpanan museum. Kondisinya bahkan mulai berjubel di lantai dua museum. Sedangkan di lantai satu hanya untuk ruang display sebagian kecil fosil yang ditaruh di dalam etalase.

“Untuk jumlah fragmen purba yang tersimpan di Situs Patiayam sampai saat ini ada sekitar 9.700 fragmen,” kata Koordinator Museum Purbakala Patiayam, Jamin.

Jamin mengatakan, ribuan fragmen itu terdiri atas fosil dari hewan yang hidup di darat, laut, dan rawa. Sedangkan yang paling ikonik yakni fosil gajah purba jenis stegodon.

Selain itu, ada pula fragmen fosil dari hewan jenis berkuku belah atau bovidae. Bahkan ada pula fosil dari moluska yang ditengarai hidup di rawa atau laut.

Temuan demi temuan di Situs Patiayam kian lengkap dengan adanya temuan fosil dari bagian tubuh manusia purba berupa tengkorak dan gigi geraham. Hanya saja, temuan untuk fosil manusia purba tersebut belum bisa diidentifikasi jenisnya.

“Perkiraan fragmen-fragmen yang ditemukan di Situs Patiayam dulu hidup antara 700 ribu sampai 1,5 juta tahun yang lalu,” ungkapnya.

Dalam perjalanannya, Situs Purbakala Patiayam sempat menemui pasang surut. Pada 2014, fragmen yang sudah ada hanya disimpan di sebuah bangunan bernama rumah fosil. Hingga 2019, status pengajuan rumah fosil ditingkatkan menjadi museum.

Akhirnya usaha itu membuahkan hasil, pada 2020 secara resmi Kemendikbud lewat secarik keputusan menaikkan status rumah fosil menjadi Museum Patiayam.

Kini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus tengah gencar-gencarnya melakukan pengembangan museum dengan menambah bangunan baru di samping museum dengan bentuk yang serupa. Sehingga nantinya bentuk dari bangunan yang lama dan baru bentuknya kembar saling berdampingan.

Sementara alokasi pembangunan museum yang baru itu mencapai Rp 2 miliar. Namun anggaran tersebut dikira masih kurang, sebab ada banyak peranti yang harus dipenuhi agar Patiayam memang benar-benar representatif sebagai wahana edukasi bagi generasi kiwari.

Sedangkan untuk saat ini, menurut Jamin, sarana yang memang harus dilengkapi yaitu alat pelindung diri, laboratorium, serta perangkat audio visual sebagai alat penunjang dalam menyajikan kronologis kehidupan purba beserta temuan-temuan yang ada di Patiayam.

Di sisi lain, sumber daya manusia yang sehari-hari bertugas di Patiayam terbilang belum memadai. Pasalnya, selama ini setiap ada laporan temuan fragmen atau fosil dari warga, pihak museum Patiayam masih melibatkan petugas dari Balai Pelestarian Situs Manusia Purba (BPSMP) Sangiran.

Dengan demikian, Pemkab Kudus berkomitmen untuk memenuhi segala kekurangan tersebut dengan menyiapkan anggaran khusus pengembangan museum Patiayam. Selagi tidak ada permasalahan penganggaran, seperti penanganan inflasi. (Lingkar Network | Nisa Hafizhotus Syarifa – Harianmuria.com)

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Fosil PurbakalaFragmen PurbakalaInfo KudusInfo MuriakudusMuseum Patiayam
SummarizeShare44SendShare
Previous Post

Dinbudpar Rembang Kenalkan Lebih Dekat RA Kartini Lewat Rembang Calendar of Museum

Next Post

Ingin Wujudkan Mimipi ke Baitullah? Terapkan 4 Kiat Atur Keuangan Berikut Ini

Sekar Sari

Sekar Sari

Berita Terkait

KUA-PPAS 2027 Disepakati, DPRD Kudus Kawal Penggunaan APBD Sesuai Aspirasi Masyarakat

KUA-PPAS 2027 Disepakati, DPRD Kudus Kawal Penggunaan APBD Sesuai Aspirasi Masyarakat

by ulfa puspa
14 Agustus 2026
531

KUDUS, Harianmuria.com – Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun 2027 telah disepakati dalam Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kudus...

DPRD Kudus Sidak Pembangunan Puskesmas Jekulo, Penerapan K3 Jadi Perhatian

DPRD Kudus Sidak Pembangunan Puskesmas Jekulo, Penerapan K3 Jadi Perhatian

by ulfa puspa
13 Agustus 2026
530

KUDUS, Harianmuria.com – Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kudus melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap proses pembangunan Puskesmas Jekulo pada Rabu, 12 Agustus 2026. Sidak dilakukan...

Warga Keluhkan Asap dan Debu Aktivitas Industri PG Rendeng Kudus

Warga Keluhkan Asap dan Debu Aktivitas Industri PG Rendeng Kudus

by ulfa puspa
11 Agustus 2026
530

KUDUS, Harianmuria.com – Masyarakat Kabupaten Kudus mengeluhkan asap dan debu aktivitas industri Pabrik Gula (PG) Rendang karena mengganggu kenyamanan. Keluhan tersebut mendapat respons Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris. Pihaknya kemudian...

Mengenal Mbah Riyan, Ulama Asal Kudus yang Hidup Sederhana dengan Ratusan Karya

Mengenal Mbah Riyan, Ulama Asal Kudus yang Hidup Sederhana dengan Ratusan Karya

by Sekar Sari
31 Juli 2026
1.6k

KUDUS, Harianmuria.com - Sosok ulama sekaligus penulis produktif asal Desa Wates, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, belakangan menjadi perhatian publik setelah memilih tidak hadir untuk menerima MUI Award 2026...

Load More

BERITA UTAMA

Guru PPPK Paruh Waktu Bisa Diangkat Jadi Penuh Waktu, Pemkab Grobogan Jelaskan Begini

Guru PPPK Paruh Waktu Bisa Diangkat Jadi Penuh Waktu, Pemkab Grobogan Jelaskan Begini

19 Agustus 2026
516
Warga Blora Aksi Jalan Mundur Tuntut Transparansi Proyek Pematangan Sekolah Rakyat

Warga Blora Aksi Jalan Mundur Tuntut Transparansi Proyek Pematangan Sekolah Rakyat

18 Agustus 2026
729
Merah Putih Berkibar di Bawah Laut Pulau Gede Rembang Semarakkan HUT ke-81 RI

Merah Putih Berkibar di Bawah Laut Pulau Gede Rembang Semarakkan HUT ke-81 RI

17 Agustus 2026
519
Bus Trans Jateng Koridor Magelang-Temanggung Ditarget Beroperasi 2027

Bus Trans Jateng Koridor Magelang-Temanggung Ditarget Beroperasi 2027

16 Agustus 2026
533

TRENDING HARI INI

  • 32 Sekolah di Rembang Terima Penghargaan Adiwiyata 2026, Ini Daftarnya

    32 Sekolah di Rembang Terima Penghargaan Adiwiyata 2026, Ini Daftarnya

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Warga Blora Aksi Jalan Mundur Tuntut Transparansi Proyek Pematangan Sekolah Rakyat

    131 shares
    Share 52 Tweet 33
  • Kampung Nelayan Merah Putih Gempolsewu Resmi Dibangun, Bupati Kendal: Langkah Modernisasi Kawasan Pesisir

    105 shares
    Share 42 Tweet 26
  • Kampung Nelayan Merah Putih di Gempolsewu Kendal Segera Dibangun

    105 shares
    Share 42 Tweet 26
  • Blora Dapat Kucuran Dana CSR Rp1 Miliar untuk Kembangkan Peternakan Ayam Kampung

    99 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Kemarau Picu Penurunan Hasil Pertanian di Grobogan, Hewan Ternak Kesulitan Pakan

    100 shares
    Share 40 Tweet 25
  • DPRD Pati Dukung Langkah Pemkab Fasilitasi Penyerapan Hasil Ternak Lokal

    94 shares
    Share 38 Tweet 24
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Deteksi Suspek TBC di Kudus Capai 5.991 Kasus, Risiko Bagi Pemuda Jadi Sorotan

Deteksi Suspek TBC di Kudus Capai 5.991 Kasus, Risiko Bagi Pemuda Jadi Sorotan

28 April 2026
550
Dinkes Salatiga catat 4 kasus positif chikungunya.

Waspada! Gejala Chikungunya Muncul di Salatiga, Dinkes Temukan 4 Kasus Positif

14 Juli 2025
543

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya