KUDUS, Harianmuria.com – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kudus mencatat, inflasi Kabupaten Kudus pada bulan April 2022 sebesar 1,27 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 109,44. Inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya Indeks Pengeluaran pada beberapa kelompok.
Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Kudus, Rahmadi Agus Santosa mengatakan, tingkat inflasi April 2022 sebesar 2,93 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun dari April 2022 terhadap April 2021 sebesar 4,07 persen.
“Untuk Jawa Tengah sendiri, pada bulan April mengalami inflasi sebesar 1,07 persen dengan indeks harga sebesar 109,74, sedangkan nasional mengalami inflasi sebesar 0,95 persen dengan indeks harga sebesar 109,98,” ujarnya pada Rabu (11/5).
Laju Inflasi Tahun 2022 harus Diwaspadai
Ia menjelaskan, di Jawa Tengah terdapat enam kota yang mengalami inflasi. Inflasi tertinggi terjadi di kota Cilacap sebesar 1,68 persen. Sementara inflasi terendah berada di Kota Semarang sebesar 0,86 persen.
Sementara itu, BPS Kudus mencatat beberapa komoditas mengalami kenaikan harga pada April 2022, antara lain bensin, minyak goreng, air kemasan, mobil, dan tahu mentah. Sementara komoditas yang mengalami penurunan harga antara lain bawang merah, beras, tomat, minuman ringan, dan cabe rawit.
“Pada April 2022 dari 11 kelompok pengeluaran, 8 kelompok memberikan andil atau sumbangan inflasi dan 3 kelompok stabil terhadap inflasi kota Kudus,” ujarnya.
Pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau mengalami inflasi sebesar 1,73 persen atau terjadi kenaikan indeks menjadi 112,99. Kenaikan harga minyak goreng menjadi penyumbang andil utama naiknya indeks harga pada kelompok ini. (Lingkar Network | Alifia Elsa Maulida – Harianmuria.com)











