KUDUS, Harianmuria.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus menyatakan komitmennya mendukung pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) agar dapat berjalan optimal dan memberikan dampak langsung bagi perekonomian masyarakat.
Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, mengatakan program nasional tersebut diyakini mampu memperkuat ekonomi masyarakat, terutama di wilayah pedesaan. Menurutnya, KDKMP menjadi langkah strategis pemerintah dalam mendukung ketahanan pangan, distribusi logistik, serta tata kelola ekonomi desa yang lebih modern dan terintegrasi.
“Kami optimis Kabupaten Kudus mampu mensukseskan Program Strategis Nasional (PSN) ini melalui pengembangan KDKMP yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat desa,” ujar Sam’ani baru-baru ini.
Ia menjelaskan, KDKMP diharapkan menjadi ruang kolaborasi ekonomi masyarakat desa. Keberadaan koperasi tersebut juga diharapkan mampu mendorong sinergi antara pelaku UMKM maupun pedagang kaki lima (PKL) dalam mengembangkan usaha.
“Program ini diharapkan mampu memperkuat ekonomi desa, mendukung distribusi kebutuhan masyarakat, sekaligus membuka peluang usaha yang lebih luas bagi warga,” imbuhnya.
Pemkab Kudus menargetkan seluruh desa dan kelurahan di wilayahnya, sebanyak 132 wilayah, dapat memiliki KDKMP secara bertahap.
Menurut Sam’ani, keberhasilan program tersebut membutuhkan dukungan berbagai pihak, mulai dari Forkopimda, pemerintah kecamatan, pemerintah desa hingga tingkat RT dan RW.
“Perlu keterlibatan berbagai pihak, mulai dari Forkopimda, pemerintah kecamatan, pemerintah desa hingga RW dan RT untuk mendukung operasional KDKMP agar bisa bermanfaat bagi masyarakat,” paparnya.
Saat ini sejumlah KDKMP di Kabupaten Kudus telah menerima bantuan sarana operasional dari pemerintah pusat berupa kendaraan operasional, pendingin ruangan (AC), serta rak etalase.
“Setiap KDKMP mendapat bantuan truk, mobil pickup serta bentor dari pemerintah pusat yang akan kami ikut kawal bersama,” ujarnya.
Sebagai bentuk dukungan lain, Pemkab Kudus juga menghadirkan fitur khusus KDKMP dalam aplikasi Kudus Sehat. Melalui fitur tersebut, masyarakat dapat memantau perkembangan maupun mencari lokasi KDKMP di wilayah Kabupaten Kudus.
“Masyarakat bisa ikut memantau perkembangan KDKMP maupum menemukan lokasi KDKMP melalui aplikasi Kudus Sehat milik Pemerintah Kabupaten Kudus,” ungkapnya.
Selain itu, pemerintah daerah juga mendorong aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Kudus untuk menjadi anggota KDKMP di wilayah masing-masing.
“Kami mendorong seluruh ASN di lingkungan Pemkab Kudus untuk menjadi anggota KDKMP. Hal ini bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan bentuk partisipasi aktif dalam memperkuat ekonomi desa,” sebutnya.
Pemkab Kudus juga akan memfasilitasi koordinasi lintas sektor guna mengatasi berbagai persoalan dalam pembangunan maupun operasional KDKMP.
“Pembentukan KDKMP ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat ekonomi kerakyatan. Pemkab Kudus berkomitmen memastikan sinergi antarinstansi berjalan optimal agar koperasi benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat,” tandasnya.
Jurnalis: Nisa Hafizhotus S.
Editor: Rosyid











