• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Jumat, Oktober 16, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

KP2MI Susun Roadmap Reintegrasi PMI, Dorong Sistem Terpadu Lintas Kementerian dan Lembaga

Redaksi by Redaksi
27 Agustus 2026
in Berita KP2MI
69 3
Pertemuan Lintas Kementerian dan Lembaga yang diselenggarakan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) di Jakarta, Kamis (27/8/2026). (Dok. KP2MI)

Pertemuan Lintas Kementerian dan Lembaga yang diselenggarakan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) di Jakarta, Kamis (27/8/2026). (Dok. KP2MI)

555
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

JAKARTA, Harianmuria.com – Pemerintah mulai menyusun peta jalan (roadmap) untuk memperkuat proses reintegrasi Pekerja Migran Indonesia (PMI) setelah kembali ke tanah air.

Penyusunan peta jalan tersebut dilakukan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) bersama International Labour Organization (ILO) dan Yayasan INFEST melalui pertemuan lintas kementerian dan lembaga di Jakarta, Kamis (27/8/2026).

Pertemuan dibuka oleh Direktur Jenderal Pemberdayaan KP2MI/BP2MI Dr. Muh. Fachri, S.STP., M.Si., bersama Direktur ILO Indonesia dan Timor-Leste Simrin C. Singh.

Forum tersebut menjadi bagian dari proses penyusunan Roadmap Reintegrasi Pekerja Migran Indonesia. Peta jalan ini diharapkan menjadi kerangka kerja bersama agar proses reintegrasi PMI dapat dilakukan secara lebih terencana, terstruktur, terintegrasi, terukur, dan berkelanjutan.

Berdasarkan data KP2MI, sebanyak 296.948 pekerja migran ditempatkan pada 2025. Dari jumlah tersebut, 63,1 persen merupakan perempuan.

Besarnya jumlah PMI membuat persoalan reintegrasi menjadi bagian penting dalam keseluruhan siklus migrasi tenaga kerja. Kepulangan pekerja migran tidak selalu otomatis diikuti dengan meningkatnya kesejahteraan mereka dalam jangka panjang.

Padahal, remitansi PMI selama ini memberikan kontribusi penting bagi perekonomian Indonesia maupun negara tujuan.

Karena itu, keberhasilan migrasi kerja tidak cukup hanya dilihat dari keberangkatan dan kepulangan PMI. Pekerja migran yang kembali juga perlu mendapat kesempatan memperoleh pekerjaan layak, mengakses perlindungan sosial, serta memanfaatkan keterampilan dan pengalaman yang diperoleh selama bekerja di luar negeri.

Reintegrasi juga diharapkan dapat membantu PMI membangun kembali penghidupan yang lebih kuat bagi diri sendiri, keluarga, dan komunitas di daerah asal.

Pendekatan tersebut menempatkan reintegrasi sebagai bagian dari keseluruhan siklus migrasi atau whole-of-migration-cycle approach.

Dengan pendekatan itu, persiapan reintegrasi tidak baru dilakukan setelah PMI pulang. Prosesnya perlu dimulai sejak sebelum keberangkatan, dilanjutkan selama PMI bekerja di negara tujuan, dan diperkuat setelah mereka kembali ke Indonesia.

Dalam pedoman ILO mengenai reintegrasi pasar tenaga kerja bagi pekerja migran yang kembali, terdapat sejumlah aspek yang perlu diperhatikan. Di antaranya pengakuan dan sertifikasi keterampilan, layanan ketenagakerjaan dan pencocokan pekerjaan, dukungan kewirausahaan, akses perlindungan sosial, dukungan psikososial, serta layanan yang responsif gender.

Selain itu, diperlukan mekanisme rujukan dan koordinasi yang efektif agar berbagai layanan bagi PMI dapat saling terhubung.

Fachri mengatakan, penguatan sistem reintegrasi membutuhkan kerja bersama karena persoalan PMI mencakup berbagai sektor dan tidak dapat ditangani oleh satu kementerian atau lembaga.

“Roadmap harus menjadi kerangka kerja bersama yang dapat menghubungkan mandat, program, sumber daya, dan layanan berbagai kementerian dan lembaga agar benar-benar dirasakan manfaatnya oleh PMI dan keluarganya,” kata Fachri.

Menurutnya, pendekatan reintegrasi yang menyeluruh diharapkan dapat memastikan manfaat positif dari migrasi benar-benar dirasakan oleh PMI.

Penyusunan Roadmap Reintegrasi Pekerja Migran Indonesia juga diarahkan untuk mengubah pola penanganan yang selama ini masih terfragmentasi menjadi sistem nasional yang lebih terkoordinasi.

Sistem tersebut diharapkan berbasis hak, responsif gender, dan berkelanjutan dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan.

Dalam prosesnya, KP2MI bersama ILO dan tim peneliti Yayasan INFEST melakukan sejumlah kajian di tingkat provinsi, kabupaten/kota, hingga desa.

Hasil kajian tersebut menjadi bagian dari bahan penyusunan roadmap sebelum konsepnya divalidasi di tingkat nasional.

Pertemuan lintas kementerian dan lembaga juga diharapkan memastikan peta jalan yang disusun tidak hanya bersifat konseptual, tetapi dapat diterapkan di lapangan dan dimiliki bersama oleh pemerintah, serikat pekerja, sektor swasta, serta pemangku kepentingan lainnya.

Nantinya, roadmap diharapkan menjadi kerangka kerja operasional yang terukur dan berbasis bukti. Peta jalan tersebut juga diarahkan untuk memperkuat perlindungan hak asasi manusia, mendorong pekerjaan layak, serta menjaga keberlanjutan penghidupan PMI dan keluarganya.

Dengan demikian, kepulangan PMI tidak sekadar menjadi akhir dari perjalanan bekerja di luar negeri, tetapi dapat menjadi awal untuk membangun kembali kehidupan dan penghidupan yang lebih berkelanjutan di daerah asal.

Penulis: Amelia Erisanna

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Berita KP2MIInfo KP2MIKementrian Perlindungan Pekerja Migran IndonesiaKP2MIpekerja migranPekerja Migran Indonesiaperlindungan pekerja migran
SummarizeShare40SendShare
Previous Post

Percepatan Perbaikan Jalan di Pati, Joni Kurnianto Tegaskan Hal Ini

Next Post

Gangguan Kesehatan Mata Anak Usia Dini di Kudus Meningkat, Ini Faktornya

Redaksi

Redaksi

Berita Terkait

Menteri P2MI Mukhtarudin (kanan) dan Menteri Perindustrian Sarmuji usai penandatanganan pembaruan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) di Balai Diklat Industri (BDI), Jakarta, Kamis, 15 Oktober 2026. (Dok. KP2MI)

KP2MI dan Kemenperin Perluas SMK Go Global, 1.066 Calon PMI Disiapkan Kerja di Luar Negeri

by Redaksi
15 Oktober 2026
524

JAKARTA, Harianmuria.com – Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) dan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memperkuat kerja sama untuk menyiapkan lulusan vokasi agar mampu bersaing di pasar kerja internasional melalui...

Warga Blora Pencari Kerja Tembus 964 hingga April 2026, 99 Orang Daftar Jadi PMI

Warga Blora Pencari Kerja Tembus 964 hingga April 2026, 99 Orang Daftar Jadi PMI

by ulfa puspa
10 Oktober 2026
556

BLORA, Harianmuria.com – Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker) Kabupaten Blora mencatat sebanyak 964 warga sebagai pencari kerja selama periode Januari-April 2026. Kepala Dinperinaker Blora, Endro Budi Darmawan,...

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin meresmikan Migrant Center dan meninjau fasilitas pelatihan pekerja migran di Universitas Padjadjaran (Unpad), Bandung, Jawa Barat, Jumat (9/10/2026). (Dok. KP2MI)

Resmikan Migrant Center Unpad, Menteri P2MI Targetkan 500.000 Pekerja Migran Terampil hingga 2029

by Redaksi
9 Oktober 2026
520

BANDUNG, Harianmuria – Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin meresmikan Migrant Center dan meninjau fasilitas pelatihan pekerja migran di Universitas Padjadjaran (Unpad), Bandung, Jawa Barat, Jumat, 9...

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin saat melakukan kunjungan kerja ke Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI), Bandung, Jawa Barat, Jumat, 9 Oktober 2026. (Dok. KP2MI)

Serap 212 Ribu Peluang Kerja Luar Negeri, Menteri P2MI Genjot Program SMK Go Global

by Redaksi
9 Oktober 2026
520

BANDUNG, Lingkar.news – Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin menegaskan Program SMK Go Global menjadi salah satu strategi pemerintah untuk menyiapkan tenaga kerja Indonesia yang terampil dan...

Load More

BERITA UTAMA

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

16 Oktober 2026
526
Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

15 Oktober 2026
526
RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

14 Oktober 2026
530
Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

13 Oktober 2026
545

TRENDING HARI INI

  • SPPG di Kendal Wajib Ambil Telur dari Peternak Lokal dengan Harga Rp26 Ribu

    Masih Ada SPPG Tak Serap Telur Lokal, Peternak Kendal Minta BGN Tindak Tegas

    208 shares
    Share 83 Tweet 52
  • Kemarau Panjang, Warga Sambongrejo Blora Mulai Krisis Air Bersih

    100 shares
    Share 40 Tweet 25
  • DPU Semarang Keruk 33 Sungai Hingga Benahi Drainase Jelang Musim Hujan

    98 shares
    Share 39 Tweet 25
  • KPK Tangkap Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo: Diduga Suap BPK dan Pengadaan Barang Jasa

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Gubernur Jateng Tanggapi Kabar Bupati Klaten Terjaring OTT KPK

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Didanai APBN Rp400 Juta, Pemkab Kudus Buka 5 Kelas Pelatihan Kerja

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Pekan Batik Nusantara 2026 di Kota Pekalongan Pertemukan Pelaku UMKM dari Berbagai Daerah

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Istana Karisidenan Pati sebagai simbol kejayaan masa kolonial Belanda. (Istimewa/Harianmuria.com)

Kilas Balik Istana Karesidenan Pati, Simbol Kejayaan Masa Kolonial Belanda

4 Oktober 2022
1.9k
Ilustrasi permainan congklak, salah satu mainan yang dimainkan orang Jawa Tengah zaman dulu dan mulai punah. (Instagram @anil_t_prabhakar/Harianmuria.com)

5 Permainan Tradisional di Jawa Tengah yang Hampir Punah, Apa Saja?

20 Oktober 2022
4.5k

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya