KENDAL, Harianmuria.com – Pondok Pesantren Al-Firdaus Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal yang merupakan lembaga pendidikan agama khusus menampung santri Difabel, Kamis (29/9) kedatangan Kapolres Subang AKBP Sumarni bersama rombongan.
Selain bersilaturahmi, kedatangan Kapolres Subang tersebut juga bermaksud untuk memberikan motivasi, sharing pareting serta pelatihan pengembangan ekonomi kreatif bagi santri dan guru di Ponpes Difabel, Al-Firdaus di Desa Tampingan, Kecamatan Boja.
Pada kunjungannya tersebut Kapolres Subang membawa serta rombongan diantaranya Pembina Yayasan Tiara Bangsa Plus, Fatchullah Akbar. Ada juga pemateri Pelatihan Barista Kopi oleh Kanit I Pidum Sat Reskrim Polres Subang Ipda Buana dan pemateri Pelatihan Budidaya Jamur Tiram oleh Bhabinkamtibmas Desa Mayang Bripka Dendi.
Kedatangan Kapolres Subang langsung di sambut oleh Ketua Ponpes Al-Firdaus, Sarmuji, Kepala Sekolah SLB Insan Tiara Bangsa, Wakil Kepala Sekolah Pondok Pesantren Difabel Yayasan Insan Tiara Bangsa Plus, Para Guru beserta Santri Ponpes Al-Firdaus.
Kapolres Subang AKBP Sumarni mengatakan, kedatangannya tersebut atas dasar kecintaan dan kepeduliannya terhadap santri difabel di Pondok Pesantren Al-Firdaus.
“Saya hadir secara pribadi dan atas nama Polri karena sangat tersentuh dengan visi dan misi Pesantren Difabel Al Firdaus sekaligus untuk memberikan motivasi kepada anak-anak,” katanya.
Selain itu, dirinya bersama rombongan juga memberikan motivasi kepada para santri agar dapat melakukan pengembangan ekonomi kreatif sebagai bekal kelak setelah lulus dari Pesantren Difabel Al Firdaus.
“Kami memberikan sedikit pelatihan untuk mempersiapkan anak-anak mandiri di bidang ekonomi dan saya ingin anak-anak yang ada disini bisa seperti masyarakat yang lain yakni memiliki penghasilan sendiri nantinya, sehingga mereka tidak bergantung kepada orang lain,” lanjutnya.
Adapun Pembina Pesantren Al Firdaus Fatchullah akbar menceritakan awal mula dirinya bisa kenal dengan Kapolres Subang AKBP Sumarni. Selama mengenal sosok Kapolres Subang, ia mengaku kagum dengan figur perwira polisi berdedikasi dan penuh keibuan dan istimewa seperti Kapolres Subang AKBP Sumarni.
“Karakter kepribadian beliau yang kuat ini merupakan hal menarik untuk kami berikan contoh pendidikan kepada santri-santri kami.” jelas Fatchullah akbar.
Ditambahkan pendidikan Ponpes Difabel ini mengacu pada sistem pendidikan 30 persen teori dan 70 persen teladan. Sehingga melihat sosok Kapolres Subang yang sangat bersahaja, maka muncul keinginan Pesantren Al Firdaus Fatchullah menghadirkannya untuk memberikan parenting kepada santri dan para wali santri di pesantren difabel ini.
“Kegiatan ini berupa pelatihan barista kopi dan budidaya jamur. Kami sangat berharap anak-anak memiliki imajinasi usaha setelah lulus dari Pesantren Al Firdaus ini,” pungkasnya. (Lingkar Network | Arvian Maulana – Harianmuria.com)











