KENDAL, Harianmuria.com – Hasil seleksi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP di Kabupaten Kendal akan diumumkan secara serentak pada 27 Juni 2026. Selama proses berlangsung, orang tua dan calon peserta didik dapat memantau posisi kelulusan melalui jurnal online yang diperbarui secara real time.
Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kendal, Sobirin, mengatakan sistem jurnal tersebut memungkinkan masyarakat mengetahui apakah posisi calon siswa masih aman atau mengalami pergeseran akibat perubahan peringkat pendaftar.
“Jurnal akan terus berjalan sehingga orang tua bisa memantau apakah anaknya masih berada dalam posisi aman atau tergeser. Puncaknya nanti pada 27 Juni saat pengumuman resmi hasil seleksi,” ujarnya.
Setelah dinyatakan lolos, calon peserta didik diwajibkan melakukan daftar ulang pada 29 Juni hingga 3 Juli 2026. Sementara kegiatan belajar mengajar tahun ajaran baru dijadwalkan dimulai pada 13 Juli 2026.
“Setelah anak itu lolos harus daftar ulang untuk memastikan anak itu jadi mendaftar apa tidak,” katanya.
Sobirin mengungkapkan, selama pelaksanaan SPMB terdapat sejumlah kendala teknis, terutama pada proses pendaftaran akun dan verifikasi validasi data.
Menurutnya, gangguan tersebut umumnya dipicu oleh masalah jaringan internet dan pemadaman listrik di beberapa wilayah, meski secara umum proses berjalan lancar.
“Secara umum pelaksanaan berjalan baik. Kendala yang muncul lebih banyak terkait jaringan dan listrik saat proses pendaftaran akun maupun verval,” katanya.
Ia juga mengungkapkan jumlah pendaftar SMP negeri di Kabupaten Kendal melampaui daya tampung yang tersedia. Dari sekitar 27 ribu lulusan SD tahun ini, kuota SMP negeri hanya sekitar 9 ribu kursi.
Hingga mendekati penutupan pendaftaran, tercatat sekitar 15 ribu akun telah terverifikasi, menunjukkan tingginya animo masyarakat terhadap sekolah negeri.
Meski demikian, Sobirin berharap calon peserta didik yang tidak tertampung di sekolah negeri tetap melanjutkan pendidikan di sekolah swasta yang juga memiliki kualitas pendidikan yang baik.
“Kuota SMP negeri memang terbatas. Harapan kami, siswa yang tidak lolos seleksi di sekolah negeri tetap melanjutkan pendidikan di SMP swasta yang ada di Kabupaten Kendal,” pungkasnya.
Jurnalis: Anik Kustiani
Editor: Rosyid











