KENDAL, Harianmuria.com – Kabupaten Kendal menjadi tuan rumah salah satu lokasi pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jawa Tengah 2026. Cabang olahraga (cabor) yang digelar di wilayah ini salah satunya yakni balap sepeda.
Minat peserta dalam cabor ini pun cukup tinggi. Tercatat sebanyak 307 atlet pelajar dari 19 kabupaten/kota ambil bagian dalam cabang olahraga balap sepeda yang berlangsung 1-4 September 2026.
Para peserta berasal dari jenjang SD, SMP hingga SMA. Mereka bersaing dalam tiga disiplin, yakni road bike, mountain bike (MTB), dan BMX Racing.
Wakil Sekretaris Umum KONI Kendal sekaligus Bidang Pembinaan dan Prestasi ISSI/ Indonesian Cycling Federation (ICF) Kendal, Nur Faiz Subasono atau Abas mengatakan jumlah peserta terbagi dalam beberapa nomor pertandingan.
“Total pesertanya sekitar 307 atlet dari 19 kabupaten dan kota se-Jawa Tengah. Pesertanya mulai dari kategori SD, SMP, sampai SMA,” ujarnya, Rabu, 2 September 2026.
Dari jumlah tersebut, sekitar 180 atlet mengikuti disiplin road bike, 80 atlet di MTB, sedangkan BMX Racing diikuti oleh 48 atlet.
Secara keseluruhan terdapat enam nomor yang dipertandingkan, yakni criterium, BMX Racing, individual road race (IRR), cross-country olympic (XCO), individual time trial (ITT), dan cross-country eliminator (XCE).
Pada hari pertama, nomor criterium digelar di Sirkuit Criterium Kendal dan BMX Racing berlangsung di Sirkuit BMX Kendal. Sirkuit criterium memiliki lintasan sepanjang 1.080 meter untuk satu putaran.
“Total panjang satu putarannya 1.080 meter. Sirkuit ini sangat layak karena jalannya lebar dan aspalnya mulus,” kata Abas.
Sementara lintasan BMX memiliki panjang sekitar 275 meter dengan luas area sekitar 5.000 meter persegi. Meski masih dalam proses perbaikan untuk persiapan Porprov, lintasan dinilai sudah dapat digunakan untuk Popda.
Pertandingan akan berlanjut dengan nomor IRR pada Kamis, 3 September 2026 dengan rute dari kawasan Jembatan Singorojo menuju Alfamart Patean sepanjang sekitar 15 kilometer. Pada hari yang sama, nomor XCO digelar di kawasan Kebun Cengkeh Banaran.
Rangkaian pertandingan kemudian akan ditutup dengan nomor ITT dan XCE pada Jumat, 4 September 2026. ITT mengambil rute dari Desa Kalipake, Sambigede menuju Kebun Cengkeh Banaran dengan jarak sekitar sembilan kilometer, sedangkan XCE berlangsung di kawasan Banaran.
Bimbingan Prestasi ISSI/ ICF Jawa Tengah, Nurohman, menyebut Popda Jateng 2026 menjadi bagian dari pembinaan sekaligus penjaringan atlet muda untuk menghadapi kompetisi tingkat nasional.
“Popda ini salah satunya sebagai persiapan menuju Popnas. Atlet-atlet Jawa Tengah yang mendapatkan hasil terbaik nantinya akan dipersiapkan untuk ke ajang nasional, “jelasnya.
Dalam ajang ini, Kendal menurunkan sembilan atlet yang terdiri dari satu atlet SD, empat SMP dan empat SMA. Seluruh disiplin diikuti dengan target minimal meraih satu medali emas.
“Kita menurunkan sembilan atlet dan semua nomor kita ikuti, mulai BMX, MTB, sampai road bike. Harapan kami minimal bisa menyumbang satu medali emas, pungkas Abas.
Jurnalis: Elza Fauziyah/Lingkar Network
Editor: Utia Lil











