JEPARA, Harianmuria.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara mengusulkan revitalisasi 199 sekolah ke pemerintah pusat. Usulan tersebut masih dalam proses verifikasi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI.
Bupati Jepara, Witiarso Utomo, menegaskan bahwa sektor pendidikan menjadi prioritas utama pembangunan daerah. Peningkatan kualitas pendidikan menjadi kunci dalam mencetak generasi yang unggul, berkarakter, religius, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Pemkab Jepara mewujudkan komitmen tersebut melalui berbagai program strategis, salah satunya peningkatan sarana dan prasarana pendidikan. Pada tahun 2025, Pemkab Jepara merealisasikan revitalisasi 103 satuan pendidikan yang terdiri dari 6 PAUD, 58 SD, dan 39 SMP dengan capaian 100 persen.
Untuk tahun 2026, pihaknya kembali mengajukan bantuan revitalisasi bagi 199 sekolah. Ia berharap seluruh usulan tersebut dapat disetujui agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
“Mohon doa dan dukungan agar pengajuan ini bisa lolos dan berdampak positif bagi dunia pendidikan di Jepara,” katanya saat menghadiri kegiatan Halal Bihalal keluarga besar Satkordikcam Tahunan di Aula Gedung Satkordikcam Tahunan pada Rabu, 1 April 2026.
Selain fokus pada infrastruktur, Pemkab Jepara juga menggulirkan program unggulan di bidang pendidikan, seperti Kartu Guru Sejahtera dan Kartu Sarjana Jepara. Hingga kini, 10.827 guru telah menerima manfaat Kartu Guru Sejahtera, sementara 2.398 pelajar dan mahasiswa memperoleh beasiswa melalui Kartu Sarjana.
Pada 2026, program Kartu Sarjana akan tetap dilanjutkan bagi penerima sebelumnya, sekaligus menambah kuota baru dengan dukungan Baznas. Pemerintah juga terus memperkuat kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi guna memastikan keberlanjutan program tersebut.
“Program Kartu Guru Sejahtera juga akan diperluas dengan target penerima mencapai 18.364 orang,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua Satkordikcam Tahunan, Puryono, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Bupati Jepara dalam kegiatan tersebut. Ia menyebut kehadiran kepala daerah menjadi momen istimewa karena baru pertama kali terjadi dalam agenda halal bihalal tersebut.
“Ini menjadi kebanggaan bagi kami. Baru kali ini halal bihalal dihadiri langsung oleh bupati,” ungkapnya.
Puryono juga memaparkan kondisi tenaga pendidik di wilayah Tahunan yang berjumlah 399 orang, terdiri dari 124 PNS, 221 PPPK, dan 55 PPPK paruh waktu. Selain itu, terdapat 39 SD, 27 TK, dan 45 PAUD yang seluruhnya telah merasakan manfaat program MBG.
Ia berharap dukungan pemerintah daerah terus berlanjut untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Jepara.
“Harapannya, ini bisa terus berkontribusi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan menyongsong Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.
Jurnalis: Tomi Budianto
Editor: Ulfa










