KENDAL, Harianmuria.com – Warga Desa Karanganom, Kecamatan Weleri, Kabupaten Kendal, digemparkan dengan penemuan sesosok mayat pria mengambang di Sungai Kutho, tepatnya di bawah jembatan wilayah perbatasan Weleri (Kendal) dan Gringsing (Batang) pada Selasa malam, 5 Agustus 2025.
Korban diketahui bernama Iwan Setiawan alias Gandung, berusia sekitar 40 tahun. Ia dikenal sebagai penjual bakso keliling dan tukang ojek. Iwan sebelumnya pamit kepada istrinya untuk mengojek pada Senin malam, 4 Agustus 2025 sekitar pukul 23.00 WIB, namun hingga keesokan paginya tidak kunjung pulang.
“Istrinya sempat melapor ke Ketua RT karena korban tak pulang hingga pagi. Setelah itu dilakukan pencarian bersama warga,” ungkap Akhmad Syaiful, relawan SAR yang terlibat dalam evakuasi.
Ditemukan Mengambang di Sungai Kutho
Proses pencarian dilakukan warga bersama pihak keluarga. Keesokan malamnya, warga melaporkan adanya penemuan mayat laki-laki mengambang di sungai, tepat di bawah jembatan Sungai Kutho. Saat dicek oleh Ketua RT dan pihak keluarga, dipastikan bahwa mayat tersebut adalah Iwan Setiawan.
“Korban ditemukan mengenakan jaket merah, posisinya sudah mengambang di bawah jembatan Sungai Kutho,” jelas Syaiful.
Evakuasi Melibatkan Tim SAR Kendal
Setelah laporan diterima, tim SAR Gabungan Kabupaten Kendal bersama BPBD, kepolisian, dan warga langsung melakukan evakuasi dari sisi timur sungai.
Menurut Kapolsek Weleri, AKP Agus Supriyadi, lokasi penemuan secara administratif masuk wilayah hukum Polsek Gringsing, Kabupaten Batang.
“Karena lokasi penemuan berada di sisi barat sungai, maka secara wilayah masuk Gringsing. Namun evakuasi lebih memungkinkan dari sisi timur (Kendal), sehingga tim SAR Kendal turun langsung,” jelas AKP Agus.
Polisi Selidiki Penyebab Kematian
Saat ini, penanganan kasus berada di bawah wewenang Polsek Gringsing, dan penyelidikan masih terus dilakukan. Pihak kepolisian mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban.
Sumber: Lingkar Network
Editor: Basuki











