GROBOGAN, Harianmuria.com – Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Tengah mengecek situs sejarah api abadi Mrapen, Kabupaten Grobogan yang padam dalam sebulan terakhir.
Berdasarkan hasil tinjauan, Kepala Bidang Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Dinas ESDM Jateng Dwi Suryono mengungkapkan api abadi Mrapen padam dikarenakan saluran gas alam yang menjadi sumber bahan bakar tersumbat lumpur.
Situs api abadi Mrapen mengalami gangguan saluran yang menyebabkan api abadi padam mulai dari awal Januari 2026.
Dwi mengatakan akan melibatkan pihak-pihak terkait untuk menyelesaikan persoalan tersebut. Ia menargetkan penanganan selesai dalam satu minggu.
“Nah ini kan habis di-treatment supaya gasnya bisa normal kembali. Mudah-mudahan seminggu ini kembali normal. Jadi ini dibersihkan agar lumpur-lumpur bisa terangkat,” terangnya.
1 Bulan Api Abadi Mrapen Grobogan Padam, Dinas ESDM akan Cek Penyebabnya
Dari penelitian tenaga ahli, gas di api abadi Mrapen masih cukup melimpah. Dia menyebut padamnya api mungkin ada kaitannya pada insiden tahun 2020.
Sementara itu Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga Jawa Tengah, Surya Deta Syafrie, mengatakan ada dua tenaga ahli yang akan dikerahkan untuk mengerjakan perbaikan saluran gas api abadi.
“Kami harapkan treatment yang kita lakukan bersama Dinas ESDM bisa berhasil dan kembali normal,” ucapnya.
Ia mengatakan usai penanganan ini, wisata api abadi Mrapen akan dikembangkan lagi agar supaya potensinya dapat dimanfaatkan dengan lebih baik.
“Kami mohon doanya, dalam seminggu nanti bisa menyala lagi sehingga tidak ada lagi api abadi Mrapen padam,” ucapnya.
Jurnalis: Ahmad Abror
Editor: Ulfa











