GROBOGAN, Harianmuria.com – Sebanyak 75 desa di Kabupaten Grobogan telah mengajukan permohonan bantuan budidaya ikan tematik yang digagas untuk mendukung penyediaan bahan pangan bagi program Makan Bergizi Gratis (MBG) sekaligus meningkatkan produksi perikanan di daerah.
Kepala Bidang Perikanan pada Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Grobogan, Bambang Yulianto, mengatakan hingga saat ini puluhan desa telah mengajukan diri sebagai calon penerima program tersebut.
“Sudah ada 75 desa yang mengajukan budidaya ikan tematik,” ujar Bambang, Jumat, 10 Juli 2026.
Ia menjelaskan, terdapat sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi desa agar dapat menerima bantuan.
Di antaranya memiliki lahan kosong seluas sekitar 1.000 meter persegi, tersedia sumber pengairan yang memadai, lokasi bebas dari risiko banjir, serta memiliki pasokan listrik dengan daya minimal 2.200 watt.
“Menyediakan listrik 2.200 watt,” katanya.
Menurut Bambang, desa yang lolos sebagai penerima akan memperoleh paket bantuan lengkap untuk mendukung budidaya ikan.
Bantuan tersebut meliputi pembangunan 20 kolam berukuran 3 x 5 meter, penyediaan benih ikan, pakan, hingga pembangunan gudang penyimpanan pakan.
“Adapun untuk ikannya bisa memilih antara lele dan nila,” jelasnya.
Ia berharap budidaya ikan tematik mampu memperkuat ketahanan pangan daerah melalui peningkatan produksi ikan sekaligus menjadi sumber pasokan protein hewani bagi pelaksanaan program MBG di Kabupaten Grobogan.
“Program ini untuk menyediakan ikan pada program makan bergizi gratis,” pungkas Bambang.
Jurnalis: Ahmad Abror
Editor: Rosyid











