BLORA, Harianmuria.com – Asosiasi DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia (ADKASI) menyambut positif rencana pemerintah menambah anggaran dana transfer ke daerah (TKD) Rp42 triliun pada tahun 2027.
Adapun pada tahun anggaran 2026, pemerintah memangkas TKD mencapai Rp165 triliun sehingga tersisa Rp693 triliun. Lalu pada pertengahan 2026, pemerintah menambah TKD Rp18 triliun.
Kebijakan efisiensi betdampak ke daerah, termasuk Kabupaten Blora yang TKD-nya dipangkas mencapai Rp367 miliar. Pemotongan dana tersebut mengakibatkan ruang fiskal daerah menyempit. Apalagi Blora harus melakukan pembayaran pinjaman daerah Rp215 miliar sejak tahun pertama.
Ketua Umum ADKASI, Siswanto, membenarkan Pemerintah Pusat berencana menambah TKD pada tahun anggaran 2027.
“TKD tahun ini sekitar Rp 693 triliun yang dikeluarkan pemerintah pusat. Nanti direncanakan ada penambahan Rp42 triliun. Sehingga total proyeksi TKD tahun 2027 mencapai Rp735 triliun,” ungkap Siswanto, Sabtu, 22 Agustus 2026.
Pihaknya mengapresiasi langkah tersebut sebab pemangkasan TKD tahun ini banyak menghambat pembangunan, khususnya pada sektor infrastruktur di daerah yang memiliki ruang fiskal kecil.
Oleh karena itu, ia menilai tambahan anggaran tersebut menjadi kabar positif bagi pemerintah daerah. Menurutnya, kebijakan tersebut akan memberikan dukungan anggaran bagi 546 daerah, baik provinsi, kabupaten maupun kota di seluruh Indonesia.
“Peningkatan TKD diharapkan dapat memperkuat kemampuan daerah dalam menjalankan pembangunan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” katanya.
Siswanto juga mengungkapkan bahwa sebelumnya pada tahun ini pemerintah pusat juga sudah menambah TKD sebesar Rp18 triliun untuk membantu pembayaran belanja pegawai di setiap daerah.
“Tahun ini, total tambahan TKD mencapai Rp18 triliun. Fokus untuk membayar kekurangan gaji PPPK di 490 daerah. Sementara Kabupaten Blora mendapat Rp27 miliar,” ungkap Siswanto yang juga menjadi Wakil Ketua DPRD Kabupaten Blora.
Dengan penambahan TKD saat ini hingga tahun 2027, ADKASI mendukung berbagai program prioritas pemerintahan.
“Banyak program PSN, di antaranya Sekolah Rakyat, Sekolah Unggul Garuda, Makan Bergizi Gratis, revitalisasi sekolah, pemeriksaan kesehatan gratis, serta berbagai program nasional lainnya,” tambahnya.
Sebelumnya, pemerintah menganggarkan dana Rp735 triliun untuk transfer ke daerah (TKD) pada Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun Anggaran 2027.
“Pada tahun 2027, (transfer ke daerah) direncanakan sebesar Rp735 triliun atau meningkat 5,5 persen dibandingkan outlook (proyeksi) 2026 sebesar Rp696,9 triliun,” kata Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam Konferensi Pers RAPBN dan Nota Keuangan Tahun Anggaran 2027 di Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2026.
Purbaya mengatakan anggaran tersebut khusus untuk transfer ke daerah dan tidak termasuk dana rekonstruksi.
Jurnalis: Eko Wicaksono
Editor: Ulfa











