• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Senin, Agustus 24, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Pati Raya Berstatus Awas Kekeringan Meteorologis, BMKG Imbau Antisipasi Krisis Air

ulfa puspa by ulfa puspa
24 Agustus 2026
in Semarang, News
64 2
ILUSTRASI: Lahan kekeringan. (Canva/Harianmuria.com)

ILUSTRASI: Lahan kekeringan. (Canva/Harianmuria.com)

510
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

CILACAP, Harianmuria.com – Wilayah Pati Raya masuk daerah berstatus awas terhadap potensi kekeringan meteorologis dengan curah hujan rendah pada dasarian III Agustus 2026.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Jawa Tengah (Jateng) juga mengingatkan seluruh wilayah Jateng untuk siaga menghadapi potensi kekeringan meteorologis.

Kepala BMKG Stasiun Klimatologi Jateng, Goeroeh Tjiptanto, menjelaskan berdasarkan pemutakhiran data per 17 Agustus, peluang curah hujan kategori rendah di bawah 50 milimeter per dasarian di seluruh wilayah Jateng lebih dari 90 persen.

“Sementara berdasarkan peta peringatan dini kekeringan meteorologis periode 21-31 Agustus 2026, status peringatan terbagi menjadi Awas, Siaga, dan Waspada,” katanya pada Minggu, 23 Agustus 2026.

Goeroeh menyampaikan status Awas meliputi Demak, Kudus, Grobogan, Jepara, Pati, Rembang, Blora, Sragen, Karanganyar, Purworejo, Klaten, Magelang, Cilacap, dan Wonogiri.

Status Siaga mencakup Brebes, Tegal, Pemalang, Pekalongan, Batang, Kendal, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Kebumen, Temanggung, Semarang, Boyolali, Sukoharjo, Kota Semarang, Kota Salatiga, dan Kota Magelang.

Sementara status Waspada disematkan untuk Kota Tegal, Kota Pekalongan, dan Kota Surakarta.

“Status Waspada merupakan peringatan awal ketika hujan tidak turun selama minimal 21 hari. Masyarakat diimbau menghemat penggunaan air dan membatasi pemakaian untuk kebutuhan yang tidak mendesak,” terangnya.

Status Siaga menunjukkan hujan tidak turun minimal 31 hari sehingga sumber air seperti sumur dangkal, sungai, dan embung mulai menyusut.

Menurut dia, kondisi tersebut juga dapat berdampak pada sektor pertanian dan memerlukan pengelolaan irigasi lebih ketat.

“Adapun status Awas merupakan kondisi paling kritis ketika hujan tidak turun minimal 61 hari berturut-turut. Tanah menjadi sangat kering, sumber air berpotensi mengering, dan kekeringan dapat mengancam kebutuhan dasar masyarakat,” katanya.

Goeroeh mengatakan seluruh status tersebut diikuti prediksi curah hujan kurang dari 20 milimeter per dasarian dengan peluang lebih dari 70 persen.

Pada status Awas, kata dia, pemerintah daerah dan instansi terkait perlu mengantisipasi krisis air bersih melalui distribusi air secara rutin.

“Masyarakat juga diminta memprioritaskan air untuk minum dan memasak,” katanya.

Kekeringan juga meningkatkan ancaman gagal panen pada lahan tadah hujan. Oleh karena itu, petani dianjurkan mempertimbangkan tanaman yang lebih tahan kering dan tidak memaksakan komoditas yang membutuhkan banyak air.

Selain itu, risiko kebakaran meningkat akibat banyaknya material kering, sehingga masyarakat diminta tidak membuka lahan dengan membakar dan tidak membuang puntung rokok sembarangan.

Kondisi kekeringan juga dapat meningkatkan risiko dehidrasi, diare, penyakit kulit, dan gangguan saluran pernapasan akibat keterbatasan air bersih serta paparan debu.

“BMKG memprakirakan seluruh wilayah Jawa Tengah masih berada pada kriteria curah hujan rendah 0-50 milimeter per dasarian hingga akhir September 2026, dengan awal September dipetakan sebagai fase paling kering,” jelasnya.

Jurnalis: Anta

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Berita JatengKEKERINGANkemarau
SummarizeShare37SendShare
Previous Post

Jateng Bersholawat, Ahmad Luthfi Serukan Solidaritas untuk Korban Bencana di NTT-Sumatra

Next Post

TKD 2027 Ditambah Rp42 Triliun, ADKASI di Blora Harap Perkuat Pembangunan Daerah

ulfa puspa

ulfa puspa

Berita Terkait

Jateng Bersholawat, Ahmad Luthfi Serukan Solidaritas untuk Korban Bencana di NTT-Sumatra

Jateng Bersholawat, Ahmad Luthfi Serukan Solidaritas untuk Korban Bencana di NTT-Sumatra

by ulfa puspa
24 Agustus 2026
513

SEMARANG, Harianmuria.com – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, serukan solidaritas masyarakat terhadap korban bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT), Kalimantan hingga Sumatra. Seruan tersebut disampaikan dalam kegiatan Jateng Bersholawat...

Bikin Kerajinan dari Limbah, UMKM Asal Semarang Raup Omzet hingga Rp26,7 Juta

Bikin Kerajinan dari Limbah, UMKM Asal Semarang Raup Omzet hingga Rp26,7 Juta

by ulfa puspa
21 Agustus 2026
518

SEMARANG, Harianmuria.com – Berbagai produk unggulan daerah mejeng di Pameran UMKM peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Tengah di Kompleks Kantor Gubernur, Kamis, 20 Agustus 2026. Salah satu yang...

Pertanian di Asemrudung Grobogan Mulai Terdampak Kekeringan

Pertanian di Asemrudung Grobogan Mulai Terdampak Kekeringan

by utia
20 Agustus 2026
521

GROBOGAN, Harianmuria.com - Pertanian di wilayah Desa Asemrudung, Kecamatan Geyer, mulai terdampak kekeringan ekstrem tahun ini. Sebagian tanaman jagung petani bahkan terancam gagal panen.  Ketua Gapoktan Sedio Mukti...

Kelurahan Ngawen Blora Jadi Pilot Project Intervensi Kemiskinan Berbasis Pemberdayaan Pemuda

Kelurahan Ngawen Blora Jadi Pilot Project Intervensi Kemiskinan Berbasis Pemberdayaan Pemuda

by ulfa puspa
20 Agustus 2026
515

BLORA, Harianmuria.com – Kelurahan Ngawen, Kabupaten Blora menjadi lokasi percontohan pengentasan kemiskinan berbasis pemberdayaan pemuda. Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Blora, Luluk...

Load More

BERITA UTAMA

Warga Kaliwungu Kendal Sambut Maulid Nabi dengan Tradisi Weh-wehan

Warga Kaliwungu Kendal Sambut Maulid Nabi dengan Tradisi Weh-wehan

22 Agustus 2026
516
Rekonstruksi Historis Libatkan Para Ahli, DPRD Sambut Positif Perubahan Hari Jadi Kudus

Rekonstruksi Historis Libatkan Para Ahli, DPRD Sambut Positif Perubahan Hari Jadi Kudus

21 Agustus 2026
539
Blora Terima Bantuan Rp19,7 M Revitalisasi 31 Sekolah Tahap Satu 2026

Blora Terima Bantuan Rp19,7 M Revitalisasi 31 Sekolah Tahap Satu 2026

21 Agustus 2026
763
4.817 Lowongan Pekerjaan Tersedia di Job Fair Hari Jadi Jateng, Ada Peluang untuk Disabilitas

4.817 Lowongan Pekerjaan Tersedia di Job Fair Hari Jadi Jateng, Ada Peluang untuk Disabilitas

20 Agustus 2026
521

TRENDING HARI INI

  • Karnaval Pembangunan Tutup Rangkaian Peringatan HUT ke-81 RI di Rembang

    Karnaval Pembangunan Tutup Rangkaian Peringatan HUT ke-81 RI di Rembang

    113 shares
    Share 45 Tweet 28
  • Kampung Nelayan Merah Putih Gempolsewu Resmi Dibangun, Bupati Kendal: Langkah Modernisasi Kawasan Pesisir

    161 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Pemkab Grobogan Siapkan 2 Videotron Raksasa di Pusat Kota

    110 shares
    Share 44 Tweet 28
  • Blora Dapat Kucuran Dana CSR Rp1 Miliar untuk Kembangkan Peternakan Ayam Kampung

    113 shares
    Share 45 Tweet 28
  • Kampung Nelayan Merah Putih di Gempolsewu Kendal Segera Dibangun

    137 shares
    Share 55 Tweet 34
  • 1.789 Rumah Tak Layak Huni di Rembang Masuk Program Bedah Rumah 2026

    105 shares
    Share 42 Tweet 26
  • Proyek KNMP Gempolsewu Kendal Dikucur Rp3,6 Miliar, Ini Fasilitas yang Akan Dibangun

    117 shares
    Share 47 Tweet 29
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

RSUD Kudus Luncurkan Ambulans ICU Modern, Penanganan Darurat Makin Sigap

RSUD Kudus Luncurkan Ambulans ICU Modern, Penanganan Darurat Makin Sigap

21 Juni 2025
557
Soto Kerbau Empuk dan Gurih ala Bu Djatmi, Ikon Kuliner Legendaris Kudus

Soto Kerbau Empuk dan Gurih ala Bu Djatmi, Ikon Kuliner Legendaris Kudus

23 Juni 2025
631

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya