• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Jumat, Oktober 16, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Pelukan Kemerdekaan di Pintu Kepulangan

Basuki by Basuki
16 Agustus 2025
in Artikel
86 5
Pemerintah RI di bawah Presiden Prabowo memulangkan 264 pekerja migran bermasalah dari Malaysia.

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Abdul Kadir Karding mendengarkan kisah pilu PMI Ilegal saat bekerja di Malaysia di Selter BP3MI Jakarta. (Istimewa/Harianmuria.com)

700
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

Harianmuria.com – Di bawah program prioritas Presiden Prabowo, 264 pekerja migran Indonesia yang bermasalah (PMIB) dipulangkan dari Malaysia. Mereka mendapatkan jaminan layanan kesehatan gratis, perlindungan, dan kepastian masa depan bagi anak-anak mereka.

Tanggal 14 Agustus 2025 menjadi momen tak terlupakan bagi 264 orang yang akhirnya bisa kembali ke tanah air setelah bertahun-tahun terpisah dari keluarga. Mereka adalah para pekerja migran yang dipulangkan lewat kebijakan repatriasi. Jika bagi sebagian orang ini hanyalah berita biasa, bagi mereka ini adalah titik balik hidup—akhir dari luka panjang dan awal dari lembaran baru yang penuh harapan.

Mereka datang membawa berbagai cerita pilu: 20 anak yang kehilangan masa bermain, 101 perempuan yang pernah merasakan beban kerja tanpa batas, dan ratusan lainnya yang menanggung kelelahan fisik dan batin. Ada yang pulang dengan koper usang, bahkan ada yang hanya membawa tas plastik. Luka tak kasat mata juga dibawa serta – trauma kekerasan, gaji yang tak pernah dibayar selama bertahun-tahun, dan perlakuan yang jauh dari kata manusiawi.

Pemerintah Hadir, Bukan Sekadar Menjemput

Bagi Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI), proses ini bukan sekadar penjemputan, melainkan wujud nyata dari amanat konstitusi untuk melindungi seluruh tumpah darah Indonesia.

Setibanya di tanah air, para PMIB tidak langsung dipulangkan. Mereka ditampung sementara di selter dan rumah aman milik pemerintah. Di sana, mereka menerima cek kesehatan fisik dan mental secara gratis, bagian dari program prioritas Presiden Prabowo yang kini juga menyentuh para pekerja migran. Layanan ini tidak hanya memastikan kondisi fisik mereka pulih, tetapi juga membantu memulihkan luka batin akibat pengalaman pahit di negeri orang.

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Abdul Kadir Karding, hadir langsung di selter BP3MI Jakarta. Dengan tatapan penuh empati, ia menyalami satu per satu PMIB, mendengarkan kisah mereka, bahkan terdiam saat seorang ibu bercerita tentang 11 tahun hidupnya tanpa gaji, hanya diberi makan sekadarnya. “Saya ingin memastikan setiap pekerja migran yang kembali mendapat pelayanan terbaik. Bukan hanya tubuhnya yang sehat, tapi juga hatinya yang pulih,” ujar Karding.

Kisah di Balik Kepulangan

Dari ratusan kisah yang dibawa pulang, salah satunya menggugah hati: seorang bapak paruh baya yang matanya berkaca-kaca saat menceritakan bagaimana ia bekerja tiada henti dari pagi hingga larut malam, tidur di lantai gudang, tanpa satu sen pun upah. Ada juga seorang ibu yang membawa anaknya, lahir dan besar di negeri asing, yang baru pertama kali menginjakkan kaki di tanah airnya.

Kisah-kisah ini menjadi pengingat bahwa di balik angka 264 orang, ada ribuan hari penuh keringat, air mata, dan kerinduan yang tertahan.

Perintah Presiden: Layani Sampai ke Rumah

Menteri Karding memastikan bahwa setiap PMI akan diantar hingga ke rumah masing-masing. Pemerintah pusat berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk memastikan proses pemulangan berjalan lancar. Bus-bus disiapkan, biaya transportasi ditanggung, dan komunikasi dengan keluarga difasilitasi.

“Ini adalah perintah langsung dari Presiden. Tidak boleh ada satu pun warga negara kita yang dibiarkan pulang tanpa perlindungan. Mereka berhak mendapatkan layanan terbaik, apa pun statusnya,” tegas Karding.

Layanan ini bukan hanya soal logistik, tetapi juga soal restorasi martabat. Mereka kembali sebagai warga negara yang setara, bukan sebagai “pekerja ilegal” yang dicap negatif.

Pesan Keras: Jangan Berangkat Secara Ilegal

Di hadapan para PMIB, Karding menyampaikan pesan penting: “Tolong sampaikan kepada keluarga dan kerabat, jangan lagi berangkat secara ilegal. Risikonya terlalu besar. Jika ada niat kuat bekerja di luar negeri, pemerintah siap memfasilitasi secara resmi, aman, dan bermartabat.”

Pemerintah berharap pesan ini menjadi tameng untuk mencegah kisah pilu serupa terulang. Jalan resmi selalu tersedia, mulai dari pelatihan keterampilan, pembekalan bahasa, hingga penempatan yang dilindungi oleh hukum.

Kemerdekaan yang Mereka Rasakan

Bagi sebagian orang, Hari Kemerdekaan adalah pesta rakyat, lomba panjat pinang, atau karnaval bendera. Namun, bagi 264 jiwa ini, kemerdekaan adalah bisa tidur di rumah sendiri tanpa rasa takut, bisa makan tanpa dihitung-hitung, dan bisa memandang langit Indonesia tanpa khawatir dikejar aparat imigrasi.

Di selter, saat lagu “Indonesia Raya” diputar, beberapa dari mereka berdiri dengan tubuh gemetar, tangan di dada, air mata tak terbendung. Mereka mungkin tidak ikut merebut kemerdekaan pada 1945, tetapi mereka baru saja merebut kembali hak-hak mereka sebagai manusia di tahun 2025 ini.

Sebanyak 264 Pekerja Migran Indonesia dipulangkan dari Malaysia dan mendapat perlindungan serta layanan kesehatan gratis.
Petugas KP2MI memberikan layanan kepada PMIB dan anaknya di Lounge PMI Bandara Kualanamu, Medan. (Istimewa/Harianmuria.com)

Tanggung Jawab yang Tak Pernah Usai

Kisah kepulangan ini hanyalah bagian dari kerja panjang KP2MI. Masih banyak pekerja migran di luar sana yang membutuhkan uluran tangan negara. Karding menegaskan bahwa di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, perlindungan pekerja migran menjadi prioritas nasional—tidak hanya bagi mereka yang berangkat resmi, tetapi juga bagi yang terjebak dalam status ilegal.

Program cek kesehatan gratis, bantuan hukum, layanan psikolog, hingga fasilitasi pendidikan bagi anak-anak pekerja migran menjadi langkah nyata. “Anak-anak pekerja migran akan kita dorong masuk sekolah rakyat, agar mereka tidak menjadi korban lingkaran kemiskinan. Pendidikan adalah kemerdekaan yang sesungguhnya,” kata Karding.

Merah Putih yang Menyambut

Matahari sore mulai condong ke barat ketika bus-bus yang membawa para PMIB meninggalkan selter. Di setiap jendela, ada wajah yang menatap keluar – mencari kampung halaman, menanti pelukan keluarga.

Bendera Merah Putih berkibar di sepanjang jalan yang akan mereka lewati. Di momen ini, kemerdekaan terasa lebih nyata. Tidak lagi sekadar seremonial di lapangan, tapi hidup di hati mereka yang baru saja kembali dari perantauan, membawa luka dan harapan baru.

Hari itu, Indonesia tidak hanya merayakan kemerdekaan dari penjajah, tetapi juga kemerdekaan warganya dari belenggu penindasan di negeri orang. Dan pemerintah, melalui KP2MI, telah membuktikan bahwa Merah Putih akan selalu hadir untuk melindungi setiap anak bangsa—di mana pun mereka berada, apa pun kondisinya.

Penulis:
Dr. M. Fachri Labalado, SSTP, M.Si
Wakil Sekretaris Jenderal Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS)

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Abdul Kadir Kardingkepulangan PMIkesehatan PMIKP2MIPekerja Migran Indonesiaperlindungan pekerja migranPMI ilegalPMIBPresiden Praboworepatriasi PMI
SummarizeShare50SendShare
Previous Post

Gudang Limbah Busa di Jepara Terbakar Hebat, Kerugian Capai Rp300 Juta

Next Post

Dirut Perusda Kudus Dicopot karena Penggelapan, Wajib Kembalikan Rp180 Juta

Basuki

Basuki

Berita Terkait

Menteri P2MI Mukhtarudin (kanan) dan Menteri Perindustrian Sarmuji usai penandatanganan pembaruan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) di Balai Diklat Industri (BDI), Jakarta, Kamis, 15 Oktober 2026. (Dok. KP2MI)

KP2MI dan Kemenperin Perluas SMK Go Global, 1.066 Calon PMI Disiapkan Kerja di Luar Negeri

by Redaksi
15 Oktober 2026
524

JAKARTA, Harianmuria.com – Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) dan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memperkuat kerja sama untuk menyiapkan lulusan vokasi agar mampu bersaing di pasar kerja internasional melalui...

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin meresmikan Migrant Center dan meninjau fasilitas pelatihan pekerja migran di Universitas Padjadjaran (Unpad), Bandung, Jawa Barat, Jumat (9/10/2026). (Dok. KP2MI)

Resmikan Migrant Center Unpad, Menteri P2MI Targetkan 500.000 Pekerja Migran Terampil hingga 2029

by Redaksi
9 Oktober 2026
520

BANDUNG, Harianmuria – Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin meresmikan Migrant Center dan meninjau fasilitas pelatihan pekerja migran di Universitas Padjadjaran (Unpad), Bandung, Jawa Barat, Jumat, 9...

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin saat melakukan kunjungan kerja ke Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI), Bandung, Jawa Barat, Jumat, 9 Oktober 2026. (Dok. KP2MI)

Serap 212 Ribu Peluang Kerja Luar Negeri, Menteri P2MI Genjot Program SMK Go Global

by Redaksi
9 Oktober 2026
520

BANDUNG, Lingkar.news – Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin menegaskan Program SMK Go Global menjadi salah satu strategi pemerintah untuk menyiapkan tenaga kerja Indonesia yang terampil dan...

Direktur Jenderal Pemberdayaan KP2MI Muh. Fachri menyerahkan Surat Keputusan Status Kewarganegaraan (SKSK) dan bantuan sosial di kediaman Baedah, Desa Kedung Anyar, Kecamatan Ligung, Kabupaten Majalengka. (Dok. KP2MI)

Dari Yordania ke Majalengka, Baedah dan Lima Anak Dapat Kepastian Kewarganegaraan dan Hak Dasar

by Redaksi
7 Oktober 2026
580

MAJALENGKA, Harianmuria.com – Pemerintah memastikan kepastian status kewarganegaraan Baedah dan lima anaknya setelah keluarga tersebut kembali dari Yordania. Kepastian itu menjadi langkah awal untuk membuka akses terhadap dokumen...

Load More

BERITA UTAMA

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

16 Oktober 2026
526
Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

15 Oktober 2026
526
RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

14 Oktober 2026
530
Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

13 Oktober 2026
545

TRENDING HARI INI

  • SPPG di Kendal Wajib Ambil Telur dari Peternak Lokal dengan Harga Rp26 Ribu

    Masih Ada SPPG Tak Serap Telur Lokal, Peternak Kendal Minta BGN Tindak Tegas

    208 shares
    Share 83 Tweet 52
  • Kemarau Panjang, Warga Sambongrejo Blora Mulai Krisis Air Bersih

    100 shares
    Share 40 Tweet 25
  • KPK Tangkap Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo: Diduga Suap BPK dan Pengadaan Barang Jasa

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Didanai APBN Rp400 Juta, Pemkab Kudus Buka 5 Kelas Pelatihan Kerja

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Gubernur Jateng Tanggapi Kabar Bupati Klaten Terjaring OTT KPK

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Pekan Batik Nusantara 2026 di Kota Pekalongan Pertemukan Pelaku UMKM dari Berbagai Daerah

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
  • DPU Semarang Keruk 33 Sungai Hingga Benahi Drainase Jelang Musim Hujan

    98 shares
    Share 39 Tweet 25
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Temuan 2.658 Kasus TBC di Pati, Dewan Dukung Pemkab Galakkan Skrining Kesehatan

Temuan 2.658 Kasus TBC di Pati, Dewan Dukung Pemkab Galakkan Skrining Kesehatan

22 April 2026
590
Layanan mobil antar pasien RSUD R. Soeprapto Cepu sedang mengantarkan pasien kembali ke rumahnya. (Eko Wicaksono | Harianmuria.com)

RSUD Soeprapto Cepu Blora Buka Layanan Antar Pasien sampai Rumah

11 Januari 2025
660

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya