• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Jumat, Oktober 16, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Unik! Gabah Jadi Alat Pembayaran di Pasar Gili dalam Tradisi Ngloning Kendal

utia by utia
27 September 2026
in Kendal, News
111 5
Rangkaian kegiatan pesta panen dalam Tradisi Ngloning di Pasar Gili, Desa Purwosari, Kecamatan Patebon, Kendal, Minggu, 27 September 2026. (Anik Kustiani/Harianmuria.com)

Rangkaian kegiatan pesta panen dalam Tradisi Ngloning di Pasar Gili, Desa Purwosari, Kecamatan Patebon, Kendal, Minggu, 27 September 2026. (Anik Kustiani/Harianmuria.com)

889
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

KENDAL, Harianmuria.com – Alih-alih memakai uang rupiah, warga di Desa Purwosari, Kecamatan Patebon, menggunakan gabah sebagai alat pembayaran untuk melakukan transaksi jual beli di Pasar Gili.

Aktivitas itu menjadi bagian dari pesta panen raya padi dalam Tradisi Ngloning atau Irup di desa setempat. Masyarakat yang hendak membeli barang maupun jajanan UMKM di Pasar Gili menggunakan gabah saat membayar. 

Ketua panitia yang juga Sekretaris Desa Purwosari, Any Ismafarida, mengatakan penggunaan gabah sebagai alat transaksi menjadi salah satu keunikan dalam pesta panen tersebut.

“Yang unik dalam kegiatan pesta panen ini, kita menggunakan gabah sebagai alat pembayaran ketika membeli apa pun di UMKM yang ada di Pasar Gili,” ujarnya, Minggu, 27 September 2026.

Ia menjelaskan, gabah yang digunakan sebagai alat pembayaran telah dikemas dalam beberapa pecahan, mulai dari Rp2 ribu hingga Rp10 ribu. Pengunjung kemudian dapat menukarkan atau menggunakan gabah tersebut untuk membeli berbagai produk yang dijajakan pelaku UMKM.

“Kalau di desa kita istilahnya Ngloning atau Irup. Jadi mata uangnya bukan rupiah, tetapi gabah yang sudah kita packing dari Rp2 ribu sampai Rp10 ribu,” jelasnya.

Menurut Any, penggunaan gabah tersebut sengaja dilakukan sebagai simbol hasil pertanian warga, konsep tersebut juga menjadi cara untuk mengenalkan kembali tradisi lama kepada generasi sekarang.

“Kenapa pakai gabah, karena kita dalam rangka pesta panen padi,” katanya.

Selain bazar UMKM dengan transaksi menggunakan gabah, pesta panen juga dimeriahkan dengan berbagai kegiatan, seperti lomba memancing, gogoh ikan, lomba layang-layang, kitiran, mewarnai hingga karaoke.

Any mengatakan, pesta panen tersebut telah digelar untuk kelima kalinya dan menjadi agenda rutin setiap tahun. Antusiasme masyarakat maupun pelaku UMKM juga terus meningkat.

“Awalnya pedagang yang ikut sekitar 30-an, sekarang sudah lebih dari 60 pedagang. Kalau untuk Pasar Gili sendiri setiap minggu memang ada,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Purwosari, Akhmad Nur Wakhid, mengatakan pesta panen digelar sebagai bentuk nguri-uri budaya lokal yang ada di Desa Purwosari.

Menurutnya, kegiatan tersebut biasanya digelar setiap akhir musim panen, khususnya sekitar September. Tradisi Ngloning pada zaman dahulu menjadi bagian dari aktivitas ekonomi masyarakat Purwosari.

“Zaman dulu itu ada istilah Ngloning. Orang dari luar desa datang ke Desa Purwosari untuk menukar gabah dengan bahan pokok, sayuran, kue tradisional, rempah-rempah dan lainnya,” jelasnya.

Ia menyebut melalui pesta panen tersebut, tradisi yang dahulu menjadi bagian dari kehidupan masyarakat kembali diperkenalkan dalam bentuk yang lebih menarik dan melibatkan pelaku UMKM lokal.

Selain menjaga keberlangsungan budaya, kegiatan tersebut juga diharapkan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM di Desa Purwosari.

“Harapannya kegiatan ini bisa meningkatkan kesejahteraan pelaku UMKM di Purwosari,” pungkasnya.

Jurnalis: Anik Kustiani
Editor: Utia Lil

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: berita Kendal hari iniberita kendal terkiniGabah
SummarizeShare64SendShare
Previous Post

Jalan Sale-Taunan Rembang Mulai Diperbaiki, Anggarannya Capai Rp2 Miliar

Next Post

Wawalkot Semarang Dorong IJTI Aktif Perjuangkan Hak Warga Tunanetra

utia

utia

Berita Terkait

Bupati Kendal Sosialisasikan 3 Program Strategis di Lingkungan Pendidikan, Apa Saja?

Bupati Kendal Sosialisasikan 3 Program Strategis di Lingkungan Pendidikan, Apa Saja?

by utia
15 Oktober 2026
518

KENDAL, Harianmuria.com - Bupati Dyah Kartika Permanasari menyiapkan tiga program strategis untuk lingkungan pendidikan di Kabupaten Kendal. Ketiga program ini disosialisasikan kepada para kepala sekolah dan tenaga pendidik...

Jalan Sepanjang 530 Meter di Tejorejo Kendal Dibangun Lewat TMMD, Ini Sumber Dananya

Jalan Sepanjang 530 Meter di Tejorejo Kendal Dibangun Lewat TMMD, Ini Sumber Dananya

by utia
14 Oktober 2026
524

KENDAL, Harianmuria.com - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV Tahun 2026 kali ini digelar di wilayah Desa Tejorejo, Kecamatan Ringinarum, Kendal.  Program selama 30 hari...

SPPG di Kendal Wajib Ambil Telur dari Peternak Lokal dengan Harga Rp26 Ribu

Masih Ada SPPG Tak Serap Telur Lokal, Peternak Kendal Minta BGN Tindak Tegas

by utia
13 Oktober 2026
1.2k

KENDAL, Harianmuria.com - Koperasi Peternak Unggas Sejahtera (KPUS) Kendal menemukan beberapa Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang masih enggan menyerap telur dari peternak lokal.  Perwakilan peternak ayam petelur...

Bupati Tika Temukan IPAL 3 SPPG di Kendal Tak Sesuai Standar

Bupati Tika Temukan IPAL 3 SPPG di Kendal Tak Sesuai Standar

by utia
12 Oktober 2026
525

KENDAL, Harianmuria.com - Bupati Dyah Kartika Permanasari menemukan masalah pada Instalasi Pengolahan Air Limbah yang tak sesuai standar operasional prosedur (SOP) pada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Ketiga...

Load More

BERITA UTAMA

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

16 Oktober 2026
539
Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

15 Oktober 2026
527
RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

14 Oktober 2026
530
Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

13 Oktober 2026
546

TRENDING HARI INI

  • Didanai APBN Rp400 Juta, Pemkab Kudus Buka 5 Kelas Pelatihan Kerja

    Didanai APBN Rp400 Juta, Pemkab Kudus Buka 5 Kelas Pelatihan Kerja

    98 shares
    Share 39 Tweet 25
  • Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • Kemarau Panjang, Warga Sambongrejo Blora Mulai Krisis Air Bersih

    101 shares
    Share 40 Tweet 25
  • KPK Tangkap Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo: Diduga Suap BPK dan Pengadaan Barang Jasa

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • Masih Ada SPPG Tak Serap Telur Lokal, Peternak Kendal Minta BGN Tindak Tegas

    208 shares
    Share 83 Tweet 52
  • Gubernur Jateng Tanggapi Kabar Bupati Klaten Terjaring OTT KPK

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • OTT KPK di Klaten: Uang Rp1 Miliar Disita, 20 Orang Diamankan Termasuk Bupati Klaten

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Istana Karisidenan Pati sebagai simbol kejayaan masa kolonial Belanda. (Istimewa/Harianmuria.com)

Kilas Balik Istana Karesidenan Pati, Simbol Kejayaan Masa Kolonial Belanda

4 Oktober 2022
1.9k
Pemerintah Kabupaten Blora meluncurkan pemeriksaan kesehatan gratis bagi 95 ribu pelajar.

Blora Luncurkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi 95 Ribu Pelajar

22 Juli 2025
634

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya