• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Jumat, Agustus 14, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Belum Kantongi SLHS, Nasib 735 SPPG di Jateng Tunggu Keputusan BGN

Sekar Sari by Sekar Sari
14 Agustus 2026
in Semarang
65 1
Ilustrasi makan bergizi gratis (MBG). (Antara)

Ilustrasi makan bergizi gratis (MBG). (Antara)

510
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

SEMARANG, Harianmuria.com – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Tengah Zulfachmi Wahab mengungkapkan sebanyak 735 satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) di wilayah ini belum mengantongi izin Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). 

Sertifikat ini menjadi tanda bukti resmi bahwa dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG) bisa menjaga kebersihan dan keamanan pangan sehingga mencegah keracunan.

Ia menyebut data itu sudah disetorkan ke BGN Regional Jawa Tengah. Menyoal kelanjutan SPPG tersebut pihaknya bakal terus beroperasi atau sebaliknya menyerahkan persoalan ini ke BGN.

Melihat pentingnya dokumen ini, ia menyinggung pernyataan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono yang mewanti-wanti agar SPPG di Indonesia wajib mengantongi SLHS maksimal 10 Agustus 2026.

“Kewenangan bisa operasional atau tidaknya adalah ranah BGN regional. Namun untuk jumlah SPPG di Jateng berdasarkan data Kementerian Kesehatan mencapai 4.635 titik. Dari angka itu, sebanyak 3.900 titik telah mengantongi SLHS, sisanya 735 belum memiliki SLHS.” jelas Zulfachmi kepada awak media, Kamis, 13 Agustus 2026.

Dikatakan, dapur SPPG yang paling banyak mengantongi izin SLHS tersebar di sejumlah wilayah. Diantaranya Banyumas sebanyak 208 titik, Pati 187 titik, dan Grobogan 178 titik. Sebaliknya, daerah dengan capaian SLHS tersendah meliputi Kota Magelang sebanyak 15 titik, kota Salatiga 30 titik dan Kota Tegal 31 titik.

“Dari ribuan SPPG tersebut terdapat jumlah penjamah pangan sebanyak 177.057 orang, sementara jumlah penjamah pangan yang sedang menjalani pelatihan mencapai 163.682 orang,” jelasnya.

Saat ditanya syarat apa saja yang harus diajukan SPPG untuk memperoleh dokumen SLHS, Zulfachmi menjelaskan ada empat ketentuan yang harus dipenuhi, meliputi hasil Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL) minimal 80, serta penjamah pangan bersertifikat pelatihan keamanan pangan siap saji (sesuai persentase jenis TPP). 

Selain itu, penanggung jawab/pengelola/pemilik bersertifikat pelatihan keamanan siap saji, dan hasil laboratorium memenuhi syarat (E.coli) boraks, formalin, rhodamin B, dan methanil yellow negatif.

Zulfachmi menyebut, proses pengurusan SLHS tak memakan waktu terlalu lama yakni hanya dua pekan.

“Semua syarat terpenuhi, paling lama dua pekan,” bebernya.

Sementara itu Kepala Sub Bagian (Kasubag) Tata Usaha Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Semarang, Bagus Anindito menyebut dari total kurang lebih 2.400 SPPG yang mencakup 20 kabupaten/kota, sekitar 91,57 persen telah memenuhi SLHS.

“Sisanya hanya 8,43 persen SPPG yang belum ada sertifikat tersebut. Kendala SPPG yang belum memperoleh SLHS karena dalam SLHS ada beberapa uji yang harus dilakukan, kemungkinan dalam salah satu uji ada yang belum sesuai dan harus diulang,” katanya.

Pihaknya juga menanggapi sejumlah SPPG yang belum mengantongi izin SLHS namun masih beroperasi. Dikatakan, semua kegiatan tersebut sudah dilaporkan kepada BGN pusat. Sehingga

pihaknya masih menunggu dari keputusan BGN mengenai nasib para SPPG ini.

“Kami masih menunggu keputusan pimpinan karena masih ada (SPPG) yang proses pengajuan juga,” terangnya.

Jurnalis: Rizky Syahrul
Editor: Sekar

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: MBGSLHSSPPG
SummarizeShare37SendShare
Previous Post

Kemarau Dongkrak Harga Tembakau di Grobogan, Per Kilogram Dibanderol Rp50 Ribu

Next Post

KDMP di Tedunan Jepara Nyaris Terbakar Imbas Pembakaran Sampah Sembarangan

Sekar Sari

Sekar Sari

Berita Terkait

Mulai Minggu Depan, SPPG di Pati Wajib Serap Telur dari Peternak Lokal

Mulai Minggu Depan, SPPG di Pati Wajib Serap Telur dari Peternak Lokal

by ulfa puspa
12 Agustus 2026
514

PATI, Harianmuria.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati menyepakati seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) wajib menyerap telur dari peternak lokal. Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra menegaskan kesepakatan tersebut...

6 Orang Diperiksa terkait Dugaan Keracunan MBG di SDN Sendangrejo Blora

Hasil Lab Kasus Keracunan MBG di SDN Sendangrejo Blora Keluar, Ternyata Ini Biang Keroknya

by Rosyid
11 Agustus 2026
526

BLORA, Harianmuria.com - Dugaan keracunan yang dialami 19 siswa SDN Sendangrejo, Kabupaten Blora, akhirnya menemukan titik terang. Hasil pemeriksaan laboratorium Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Semarang memastikan...

Kemenkes Temukan Bakteri E. Coli di Kasus Keracunan MBG SMKN 6 Semarang

Kemenkes Temukan Bakteri E. Coli di Kasus Keracunan MBG SMKN 6 Semarang

by Rosyid
6 Agustus 2026
520

SEMARANG, Harianmuria.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengonfirmasi adanya bakteri Escherichia Coli (E. coli) pada sejumlah sampel makanan dalam kasus keracunan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang terjadi di...

Dinkes Sorot Hygiene-Sanitasi SPPG Usai Investigasi Dugaan Diare Massal SMPN 5 Rembang

Dinkes Sorot Hygiene-Sanitasi SPPG Usai Investigasi Dugaan Diare Massal SMPN 5 Rembang

by ulfa puspa
6 Agustus 2026
525

REMBANG, Harianmuria.com – Pemerintah Kabupaten Rembang mengevaluasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menyusul dugaan kasus diare yang dialami sejumlah siswa di SMP Negeri 5 Rembang. Hasil pemeriksaan...

Load More

BERITA UTAMA

Para siswa SD Negeri Terpencil Bainaa Barat di Desa Bainaa Barat, Kecamatan Tinombo, Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah berdiri di atas Jembatan Garuda yang selesai dibangun. (Istimewa)

Jembatan Garuda Bainaa Barat Selesai, Siswa SD Terpencil Tak Lagi Seberangi Sungai untuk Sekolah

14 Agustus 2026
517
KUA-PPAS 2027 Disepakati, DPRD Kudus Kawal Penggunaan APBD Sesuai Aspirasi Masyarakat

KUA-PPAS 2027 Disepakati, DPRD Kudus Kawal Penggunaan APBD Sesuai Aspirasi Masyarakat

14 Agustus 2026
519
DPRD Kudus Sidak Pembangunan Puskesmas Jekulo, Penerapan K3 Jadi Perhatian

DPRD Kudus Sidak Pembangunan Puskesmas Jekulo, Penerapan K3 Jadi Perhatian

13 Agustus 2026
523
Saat Plt Bupati Pati Asyik Ikut Lomba Makan Kerupuk, Demo Sound Horeg Tayu Nyaris Ricuh

Saat Plt Bupati Pati Asyik Ikut Lomba Makan Kerupuk, Demo Sound Horeg Tayu Nyaris Ricuh

13 Agustus 2026
534

TRENDING HARI INI

  • Keterangan foto: Penutupan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Gresik (UG) di Gresmall, Kamis (13/8/2026). (Dok. Universitas Gresik)

    Rektor Termuda Rian Pramana Hibahkan Seluruh Gaji untuk Dosen dan Tendik Universitas Gresik

    413 shares
    Share 165 Tweet 103
  • Perbaikan Jalan Semarang–Purwodadi Dijatah Rp2,4 M, Ruas Bringin Grobogan Jadi Prioritas

    175 shares
    Share 70 Tweet 44
  • Dana Hibah Rp20 Miliar untuk RSNU Kendal Dikawal Ketat, Monev Digelar Tiap Pekan

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Pajak Air Tanah Naik 400 Persen, DPRD Semarang Dorong Industri Beralih ke PDAM

    139 shares
    Share 56 Tweet 35
  • HUT ke-81 RI, POSSI Rembang akan Kibarkan Merah Putih di Bawah Laut Pulau Gede

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • DPRD Blora Minta Proyek Pematangan Sekolah Rakyat Cepu Gunakan Tanah Urugan Berizin

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Tembus Pasar AS, Karantina Sulawesi Selatan Kawal Ekspor 17,5 Ton Ikan Kakap dan Kerapu

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Pijar Park Kudus, Wisata Alam Seru di Lereng Muria dengan Beragam Wahana

Pijar Park Kudus, Wisata Alam Seru di Lereng Muria dengan Beragam Wahana

13 Juni 2025
927
Omah Jadoel Patiayam: Wisata Nostalgia di Kudus dengan Nuansa Tempo Dulu

Omah Jadoel Patiayam: Wisata Nostalgia di Kudus dengan Nuansa Tempo Dulu

24 Mei 2025
618

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya