GROBOGAN, Harianmuria.com – Jembatan Perintis Garuda yang menghubungkan Desa Cingkrong, Kecamatan Purwodadi, dengan Desa Karangpaing, Kecamatan Penawangan, Kabupaten Grobogan diresmikan.
Peresmian dilakukan secara serentak oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melalui video conference (vidcon), Kamis, 13 Agustus 2026.
Sementara acara di Dusun Cingkrong RT 04/RW 01, Desa Cingkrong, turut dihadiri sekitar 300 warga serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Grobogan.
Sejumlah pejabat yang hadir di antaranya Wakil Bupati Grobogan Sugeng Prasetyo, Dandim 0717/Grobogan Letkol Inf Wefri Sandiyanto, perwakilan DPRD, Polres, Kejaksaan Negeri, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, serta tokoh masyarakat.
Dandim 0717/Grobogan Letkol Inf Wefri Sandiyanto mengatakan, pembangunan jembatan tersebut berangkat dari kebutuhan vital masyarakat, terutama untuk memperlancar mobilitas warga dan memberikan akses yang lebih aman bagi anak-anak sekolah.
“Program jembatan perintis ini dihadirkan untuk menjawab kebutuhan mendesak di lapangan. Di Kabupaten Grobogan sendiri, direncanakan total ada 14 unit jembatan gantung yang dibangun secara bertahap,” ujar Wefri.
Wefri pun mengajak masyarakat ikut menjaga dan merawat jembatan yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk merasa memiliki dan bersama-sama merawat fasilitas yang telah dibangun agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang,” katanya.
Wakil Bupati Grobogan Sugeng Prasetyo turut mengapresiasi jajaran TNI dan Polri yang mengawal pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda tersebut.
Sugeng menegaskan, keberadaan jembatan tersebut harus diikuti dengan komitmen pemerintah desa dan masyarakat untuk menjaga aset yang telah dibangun.
“Seluruh program Pemerintah Pusat di bawah arahan Presiden RI berorientasi penuh pada kesejahteraan rakyat. Saya instruksikan kepada kepala desa dan jajaran untuk bertanggung jawab menjaga serta merawat jembatan ini agar manfaat keberlanjutannya benar-benar dirasakan warga,” tegas Sugeng.
Bagi masyarakat Desa Cingkrong, peresmian jembatan tersebut menjadi momentum yang dinilai penting. Kepala Desa Cingkrong, Jasmi menyebut pembangunan jembatan gantung itu sebagai hadiah terindah bagi warga menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
Ia menyebut keberadaan jembatan tersebut sekaligus menjadi solusi bagi masyarakat Cingkrong yang selama ini menghadapi persoalan akses, terutama ketika wilayah tersebut terdampak banjir. Dengan adanya jembatan, mobilitas warga menuju wilayah Kecamatan Penawangan kini semakin mudah, termasuk untuk menunjang aktivitas ekonomi.
Sebagai informasi, rangkaian kegiatan peresmian diawali dengan pemotongan tumpeng dan penyerahan bantuan sosial secara simbolis oleh Wakil Bupati Grobogan. Acara kemudian dilanjutkan dengan prosesi pemotongan pita di atas jembatan.
Suasana semakin semarak dengan penampilan Tari Maumere yang dibawakan para siswa SDN Cingkrong. Kegiatan kemudian ditutup dengan ramah tamah bersama masyarakat.
Seluruh rangkaian peresmian Jembatan Gantung Perintis Garuda berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Jurnalis: Ahmad Abror
Editor: Sekar











