BLORA, Harianmuria.com – Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 18 Blora genap beroperasi selama satu tahun sejak 2025. Dalam periode itu, para siswa mulai menunjukkan perkembangan positif.
Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Blora Luluk Kusuma Agung Ariadi mengatakan sekolah yang diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu tidak hanya menyelenggarakan proses pembelajaran, tetapi juga membangun karakter, kemandirian, serta meningkatkan prestasi peserta didik.
Menurutnya selama satu tahun pertumbuhan para siswa Sekolah Rakyat terus dipantau agar menjadi lebih baik. Mereka juga didorong untuk semakin berani tampil dan berprestasi agar menjadi generasi unggul.
“Tadi ada pidato Bahasa Inggris, Bahasa Arab dan Bahasa Jawa, serta di bidang akademik yakni sains dan non akademik juga kami berprestasi,” ujar Luluk saat ditemui setelah Open House di SRMA 18 Blora, Kamis, 6 Agustus 2026.
Sementara itu, Kepala SRMA 18 Blora Tri Yuli Setyoningrum menyampaikan perbedaan anak-anak mulai terlihat, terutama dari segi fisik. Para awal masuk sekolah pada Juli 2025, menurutnya masih banyak anak-anak yang indeks massa tubuhnya (IMT) masih kurang.
“Banyak yang underweight, kemudian pada Juli 2026 melakukan CKG (Cek Kesehatan Gratis )bersama Puskesmas Cepu dan hasilnya sudah banyak peningkatan. Terlebih pada tinggi badan, berat badan dan kualitas kesehatan mereka yang semula gigi karies masih banyak dan bisa tertangani. Ditambah penyakit tidak menular juga sudah tertangani,” ungkapnya.
Terkait prestasi, ia mengungkap beberapa siswa pernah meraih juara di tingkat kabupaten, provinsi dan nasional. Belum lama ini SRMA 18 Blora juga mengirimkan sejumlah sisaw ke Bandung untuk mengikuti olimpiade matematika mewakili Jawa Tengah.
“Total, ada delapan anak berprestasi di 14 lomba bidang akademik dan non akademik baik tingkat kabupaten, provinsi dan nasional. Ada juga lima anak yang sudah mendapatkan piagam dari Gus Menteri Sosial untuk anak-anak berprestasi,” ujarnya.
Jurnalis: Eko Wicaksono
Editor: Tia











