PATI, Harianmuria.com – Jelang diadakannya ujian penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2022, Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Pati mengimbau kepada calon peserta tes untuk tidak tergiur dengan kemungkinan adanya calo yang menjanjikan pengangkatan menjadi PPPK.
Hal ini disampaikan langsung oleh kepala BKPP PATI, Saiful Ikmal belum lama ini. Dirinya mewanti-wanti mengenai keberadaan oknum menjelang tes PPPK 2022.
“Kami imbau masyarakat jangan percaya dengan oknum yang menjanjikan bisa langsung jadi ASN,” ucap Ikmal belum lama ini.
Terkait persiapan tes PPPK, dirinya menjelaskan sejauh ini pihaknya telah melaksanakan pendataan terhadap tenaga honorer yang ada di instansi pemerintah Kabupaten Pati sesuai dengan instruksi pusat.
Ikmal menegaskan, pendataan ini tidak ada sangkut pautnya dengan pengangkatan menjadi PPPK ataupun ASN.
“Padahal itu tidak benar, karena yang pasti BKPP diperintah pusat untuk mendata pegawai non ASN. Sudah kita rekap sudah ada data masternya, sudah kita injek melalui aplikasi BKN. Setiap pegawai non ASN itu punya akun sendiri. Yang pasti kita disuruh memotret kondisi non ASN itu berapa. Tetapi sekali lagi saya tegaskan pendataan non ASN ini tidak ada kaitannya dengan penerimaan PPPK maupun CPNS” tegasnya.
Ia pun meminta kepada semua tenaga honorer terkhusus guru dan tenaga kesehatan (nakes) untuk mempersiapkan diri menjelang Tes PPPK.
Sebagaimana diketahui, jumlah tenaga honorer yang akan mengikuti PPPK sebesar 4.651 meliputi tenaga pendidik maupun Tenaga Kesehatan (nakes) non ASN. (Lingkar Network | Arif Febriyanto – Harianmuria.com)











