• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Jumat, Oktober 16, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Perkuat Pelindungan PMI, BP3MI Sumsel Genjot Implementasi 10 Pilar DEMIMAS

ulfa puspa by ulfa puspa
16 Juli 2026
in Nasional, News
71 2
Tim Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sumatera Selatan dalam acara  Sosialisasi Migrasi Aman dan Penguatan Peran Desa Migran Edukatif, Maju, Aman, dan Sejahtera (DEMIMAS) di Kantor Desa Jeranglah Rendah, Kecamatan Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan, Selasa, 14 Juli 2026. (dook for Harianmuria.com)

Tim Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sumatera Selatan dalam acara Sosialisasi Migrasi Aman dan Penguatan Peran Desa Migran Edukatif, Maju, Aman, dan Sejahtera (DEMIMAS) di Kantor Desa Jeranglah Rendah, Kecamatan Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan, Selasa, 14 Juli 2026. (dook for Harianmuria.com)

558
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

BENGKULU SELATAN, Harianmuria.com – Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) terus memperkuat pelindungan pekerja migran dari hulu dengan menjadikan desa sebagai garda terdepan migrasi aman.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Migrasi Aman dan Penguatan Peran Desa Migran Edukatif, Maju, Aman, dan Sejahtera (DEMIMAS) yang dilaksanakan Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sumatera Selatan di Kantor Desa Jeranglah Rendah, Kecamatan Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan, Selasa, 14 Juli 2026.

Desa Jeranglah Rendah yang telah ditetapkan sebagai Desa Migran Emas Tahun 2025 diproyeksikan menjadi contoh bagaimana pemerintah desa mampu menghadirkan layanan informasi, edukasi, pelindungan, hingga pemberdayaan ekonomi bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan keluarganya.

Kegiatan tersebut dihadiri Camat Manna, Yulizar Erwis; Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat Kemendes PDT Kabupaten Bengkulu Selatan Mekson Effendi; Kapolsek Manna IPDA Edo Ardo; Kepala Desa Jeranglah Rendah Junali; perangkat desa; purna PMI, keluarga PMI; serta tokoh masyarakat.

Tim Pemberdayaan BP3MI Sumatera Selatan menegaskan bahwa desa memegang peran yang sangat strategis sebagai pintu masuk proses migrasi. Karena itu, desa harus mampu menjadi pusat informasi yang akurat sekaligus benteng pertama dalam mencegah penempatan pekerja migran secara nonprosedural, praktik penipuan, hingga Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Upaya tersebut dilakukan melalui implementasi 10 Pilar Program DEMIMAS, yang mencakup layanan informasi migrasi, pelayanan migrasi prosedural, pencegahan migrasi ilegal, pendataan kepulangan PMI.

Kemudian, literasi keuangan dan remitansi, reintegrasi sosial, pengembangan usaha produktif, penguatan keluarga, pengembangan koperasi dan BUMDes, hingga penguatan peran diaspora.

Dalam kesempatan tersebut, Tim BP3MI juga berdialog langsung dengan masyarakat untuk menyerap berbagai persoalan yang dihadapi PMI dan keluarganya.

Masukan tersebut akan menjadi bahan penyusunan langkah-langkah lanjutan agar program pelindungan dan pemberdayaan semakin tepat sasaran.

Tim Pemberdayaan BP3MI Sumatera Selatan juga mendorong pemerintah desa segera menyusun Peraturan Desa tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia sebagai landasan pembentukan Satgas DEMIMAS. Satgas ini nantinya diharapkan menjadi motor penggerak pelaksanaan seluruh program pelindungan dan pemberdayaan di tingkat desa.

Direktur Jenderal Pemberdayaan KP2MI, M. Fachri, dalam satu kesempatan pernah menegaskan bahwa penguatan desa merupakan strategi utama pemerintah dalam membangun ekosistem migrasi yang aman dan berkelanjutan.

“Pelindungan pekerja migran tidak dimulai ketika seseorang sudah bekerja di luar negeri, tetapi sejak masih berada di desa. Karena itu, Desa Migran EMAS harus menjadi pusat edukasi, pelayanan, pemberdayaan, sekaligus benteng pencegahan terhadap migrasi nonprosedural dan TPPO. Ketika desa kuat, maka pelindungan pekerja migran juga akan semakin kuat,” tegas Fachri.

Menurutnya, keberhasilan Program DEMIMAS sangat bergantung pada kolaborasi seluruh pihak, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, pemerintah desa, aparat keamanan, dunia usaha, hingga masyarakat.

“Kami ingin membangun desa yang tidak hanya mampu mengirim pekerja migran secara prosedural, tetapi juga mampu mengelola remitansi secara produktif, memperkuat ekonomi keluarga, dan menciptakan lebih banyak peluang usaha bagi purna PMI. Inilah esensi pemberdayaan yang menjadi arah kebijakan Ditjen Pemberdayaan KP2MI,” tambahnya.

Kegiatan di Desa Jeranglah Rendah berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh antusiasme. Peserta aktif berdiskusi mengenai berbagai tantangan migrasi serta menyatakan komitmen bersama untuk mendukung implementasi 10 Pilar DEMIMAS.

Melalui penguatan desa sebagai simpul utama pelindungan, KP2MI optimistis akan semakin banyak masyarakat yang memilih jalur migrasi yang aman dan prosedural, sehingga angka penempatan nonprosedural dapat ditekan, praktik TPPO dapat dicegah, dan kesejahteraan keluarga pekerja migran Indonesia dapat terus meningkat.

Desa diharapkan menjadi pusat lahirnya pekerja migran yang kompeten, terlindungi, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi daerah maupun nasional.

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: KP2MIpekerjapekerja migranPekerja Migran Indonesia
SummarizeShare40SendShare
Previous Post

Desa Betak Tulungagung Jadi Inspirasi Nasional Praktik Baik Pelindungan PMI Berbasis Desa

Next Post

Dapat 5 Sumber Dana, Rembang Sasar Penataan 1.542 Rumah Tak Layak Huni

ulfa puspa

ulfa puspa

Berita Terkait

Menteri P2MI Mukhtarudin (kanan) dan Menteri Perindustrian Sarmuji usai penandatanganan pembaruan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) di Balai Diklat Industri (BDI), Jakarta, Kamis, 15 Oktober 2026. (Dok. KP2MI)

KP2MI dan Kemenperin Perluas SMK Go Global, 1.066 Calon PMI Disiapkan Kerja di Luar Negeri

by Redaksi
15 Oktober 2026
524

JAKARTA, Harianmuria.com – Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) dan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memperkuat kerja sama untuk menyiapkan lulusan vokasi agar mampu bersaing di pasar kerja internasional melalui...

Warga Blora Pencari Kerja Tembus 964 hingga April 2026, 99 Orang Daftar Jadi PMI

Warga Blora Pencari Kerja Tembus 964 hingga April 2026, 99 Orang Daftar Jadi PMI

by ulfa puspa
10 Oktober 2026
556

BLORA, Harianmuria.com – Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker) Kabupaten Blora mencatat sebanyak 964 warga sebagai pencari kerja selama periode Januari-April 2026. Kepala Dinperinaker Blora, Endro Budi Darmawan,...

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin meresmikan Migrant Center dan meninjau fasilitas pelatihan pekerja migran di Universitas Padjadjaran (Unpad), Bandung, Jawa Barat, Jumat (9/10/2026). (Dok. KP2MI)

Resmikan Migrant Center Unpad, Menteri P2MI Targetkan 500.000 Pekerja Migran Terampil hingga 2029

by Redaksi
9 Oktober 2026
520

BANDUNG, Harianmuria – Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin meresmikan Migrant Center dan meninjau fasilitas pelatihan pekerja migran di Universitas Padjadjaran (Unpad), Bandung, Jawa Barat, Jumat, 9...

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin saat melakukan kunjungan kerja ke Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI), Bandung, Jawa Barat, Jumat, 9 Oktober 2026. (Dok. KP2MI)

Serap 212 Ribu Peluang Kerja Luar Negeri, Menteri P2MI Genjot Program SMK Go Global

by Redaksi
9 Oktober 2026
520

BANDUNG, Lingkar.news – Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin menegaskan Program SMK Go Global menjadi salah satu strategi pemerintah untuk menyiapkan tenaga kerja Indonesia yang terampil dan...

Load More

BERITA UTAMA

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

16 Oktober 2026
528
Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

15 Oktober 2026
526
RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

14 Oktober 2026
530
Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

13 Oktober 2026
546

TRENDING HARI INI

  • SPPG di Kendal Wajib Ambil Telur dari Peternak Lokal dengan Harga Rp26 Ribu

    Masih Ada SPPG Tak Serap Telur Lokal, Peternak Kendal Minta BGN Tindak Tegas

    208 shares
    Share 83 Tweet 52
  • Kemarau Panjang, Warga Sambongrejo Blora Mulai Krisis Air Bersih

    100 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Didanai APBN Rp400 Juta, Pemkab Kudus Buka 5 Kelas Pelatihan Kerja

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • KPK Tangkap Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo: Diduga Suap BPK dan Pengadaan Barang Jasa

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • Gubernur Jateng Tanggapi Kabar Bupati Klaten Terjaring OTT KPK

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Pekan Batik Nusantara 2026 di Kota Pekalongan Pertemukan Pelaku UMKM dari Berbagai Daerah

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

PKG

80 Persen Warga Jateng Ditargetkan Terima Layanan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

5 Februari 2025
703
Rp65 Miliar Terkuras untuk JKN, Demak Hadapi Beban Berat Akibat Penonaktifan PBI

Rp65 Miliar Terkuras untuk JKN, Demak Hadapi Beban Berat Akibat Penonaktifan PBI

18 Juni 2025
615

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya