JEPARA, Harianmuria.com – Anggaran infrastruktur jalan dan jembatan di Kabupaten Jepara naik hingga hampir tiga kali lipat pada 2026 dibanding tahun 2021.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Jepara, Hery Yulianto, mengungkapkan anggaran pemeliharaan jalan tahun ini mencapai Rp168,04 miliar. Sedangkan pada 2021 Rp73,39 miliar.
Secara umum anggaran infrastruktur naik setiap tahun, tercatat pada 2022 mencapai Rp99,32 miliar, lalu anggaran tahun 2023 Rp88,20 miliar.
Namun pada 2024 anggaran turun menjadi Rp63,12 miliar, dan melonjak tajam menjadi Rp156,69 miliar pada 2025.
“Peningkatan anggaran itu tidak hanya difokuskan untuk pembangunan jalan baru, tetapi juga pemeliharaan berkala guna menjaga kondisi jalan tetap mantap,” katanya, Rabu, 8 Juli 2026.
Pada 2025, lanjut Hery, pemerintah mengalokasikan Rp76,7 miliar untuk pemeliharaan berkala, Rp51,09 miliar untuk pembangunan jalan, dan Rp15,19 miliar untuk pemeliharaan rutin.
Sementara pada 2026, porsi terbesar dialokasikan untuk pemeliharaan berkala sebesar Rp168,04 miliar. Selain itu, Rp24,08 miliar digunakan untuk pembangunan jalan, Rp9 miliar untuk rehabilitasi jembatan, serta anggaran untuk penyusunan perencanaan teknis dan kegiatan pendukung lainnya.
“Melalui anggaran ini sebanyak 52 ruas jalan yang menjadi kewenangan Pemkab Jepara akan mendapatkan penanganan, termasuk ruas di wilayah Kepulauan Karimunjawa,” jelasnya.
Hery menyebutkan bahwa salah satu proyek yang menjadi perhatian adalah peningkatan Jalan Kemujan-Batulawang di Karimunjawa sepanjang 2.234 meter dengan lebar antara 4 hingga 4,5 meter guna mendukung aksesibilitas kawasan wisata.
Selain itu, pemerintah juga mulai merealisasikan perbaikan Jalan Damarwulan–Tempur dengan total anggaran mencapai Rp4,9 miliar. Penanganan jalan tersebut mencakup ruas Damarwulan–Dodol, Dodol–Kajang, Kajang–Kaliombo, Kaliombo–Tempur, serta Duplak–Tempur.
“Sejumlah ruas jalan menggunakan konstruksi beton terutama pada ruas dengan volume kendaraan tinggi,” terangnya.
Hery menegaskan peningkatan anggaran dalam lima tahun terakhir merupakan bukti keseriusan Pemerintah Kabupaten Jepara dalam menjawab kebutuhan masyarakat terhadap infrastruktur yang semakin berkualitas.
“Peningkatan anggaran ini menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur jalan menjadi salah satu prioritas Pemkab Jepara, sehingga akan memberikan manfaat yang luas bagi mobilitas warga, pertumbuhan ekonomi, hingga pemerataan pembangunan,” ujar Hery.
Ia menambahkan, besarnya anggaran yang dialokasikan menjadi amanah untuk menghasilkan pekerjaan yang berkualitas, tepat waktu, dan sesuai standar teknis.
“Harapan kami, setiap rupiah yang dibelanjakan benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Infrastruktur yang baik akan memperlancar mobilitas, mendukung sektor industri dan pariwisata, serta meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan,” pungkasnya.
Jurnalis: Tomi Budianto
Editor: Ulfa











