• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Minggu, Agustus 16, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

HUT ke-80 Bhayangkara, Analis Intelijen Nilai Polri Makin Humanis dan Dekat Masyarakat

Rosyid by Rosyid
1 Juli 2026
in Nasional, News
65 3
Analis intelijen, pertahanan, dan keamanan Dr. Ngasiman Djoyonegoro. (Harianmuria.com)

Analis intelijen, pertahanan, dan keamanan Dr. Ngasiman Djoyonegoro. (Harianmuria.com)

524
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

JAKARTA, Harianmuria.com – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Bhayangkara, analis intelijen, pertahanan, dan keamanan Dr. Ngasiman Djoyonegoro menilai Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) telah mengalami perubahan paradigma menuju institusi yang lebih humanis serta mengedepankan pelayanan kepada masyarakat.

Menurut pria yang akrab disapa Simon tersebut, perjalanan 80 tahun Polri menunjukkan bahwa institusi kepolisian memiliki peran penting dalam berbagai fase perjalanan bangsa, mulai dari masa mempertahankan kemerdekaan hingga menghadapi tantangan keamanan modern.

“Usia 80 tahun ini bukti sahih kalau Polri itu bagian dari DNA Republik ini. Dari zaman angkat senjata memperebutkan kemerdekaan, era reformasi, konflik sosial, pemberantasan terorisme, sampai sekarang perang siber yang serba cepat, Polri terus dipaksa beradaptasi,” kata Simon, Rabu, 1 Juli 2026.

Ia menyebut perubahan orientasi Polri semakin terlihat melalui pendekatan yang lebih dekat dengan masyarakat. Menurutnya, konsep pelayanan publik harus menjadi arah utama institusi kepolisian, bukan sekadar slogan.

Simon menilai kepercayaan masyarakat terhadap Polri dibangun melalui tindakan nyata yang dirasakan langsung oleh warga. Pelayanan cepat, transparansi, serta penyelesaian persoalan di tingkat masyarakat menjadi faktor penting dalam membangun citra kepolisian.

“Rakyat itu berpikirnya simpel kok. Mereka butuh polisi yang gampang dihubungi, cepat datang kalau ada masalah, solutif, transparan, dan adil. Kalau performa di lapangan konsisten bagus, otomatis trust publik itu mengalir sendiri. Kita bisa lihat transformasi ini lewat program Polri Presisi, tilang elektronik (ETLE), digitalisasi berbagai urusan surat kendaraan, sampai terobosan Polri RW dan Bhabinkamtibmas yang bikin polisi bisa diajak ngopi bareng warga buat nyelesaiin masalah kampung,” tambahnya.

Selain menjalankan fungsi keamanan dan penegakan hukum, Simon juga menyoroti keterlibatan Polri dalam mendukung program strategis nasional. Salah satunya melalui dukungan terhadap program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan penguatan ketahanan pangan melalui kerja sama dengan kelompok tani.

“Ketika polisi ikut turun ke ladang mendampingi petani dan mengamankan pasokan pangan, sebetulnya mereka lagi memperkuat sabuk pengaman nasional. Perut rakyat yang kenyang dan situasi sosial yang kondusif itu adalah modal paling basic buat stabilitas ekonomi dan pembangunan, mengawal pangan menuai aman” kata Simon.

Menurut Simon, meningkatnya persepsi positif masyarakat terhadap Polri juga tercermin dari hasil survei Litbang Kompas yang dirilis pada akhir Juni 2026. Survei tersebut mencatat tingkat kepuasan publik terhadap Polri mencapai 80,6 persen.

Ia menilai capaian tersebut menjadi modal penting bagi institusi kepolisian, namun tetap harus dijaga melalui konsistensi kinerja.

“Angka 80,6 persen kepuasan publik itu modal strategis yang nilainya sangat mahal. Tidak bisa dibeli dengan anggaran. Tapi ingat, tingkat kepercayaan ini bukan garis finish. Trust itu dibangunnya pakai keringat dan integritas bertahun-tahun, tapi bisa hancur lebur dalam hitungan detik. Jadi, setiap personel di lapangan harus sadar kalau mereka itu adalah wajah Polri di mata masyarakat,” kata Simon.

Memasuki era perkembangan teknologi, Simon menyebut tantangan Polri ke depan akan semakin kompleks. Ancaman berbasis siber, kecerdasan buatan (AI), hingga kejahatan hibrida menjadi tantangan baru yang harus diantisipasi.

“Di masa depan, penjahat tak perlu membobol pintu rumah, mereka pakai AI, siber, robotik, dan manipulasi data. Makanya, Polri masa depan wajib berbasis data dan analitik. Tapi secanggih apa pun teknologinya, faktor manusia tetap yang nomor satu. Mesin tidak punya empati, tidak punya hati nurani, dan tidak punya kebijaksanaan. Itu cuma dimiliki oleh manusia,” katanya.

Ia mendorong penguatan konsep keamanan kolaboratif melalui gagasan “Sabuk Kamtibmas”, yakni ekosistem keamanan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat dengan Polri sebagai pengarah utama.

“Polisi masa depan tidak bisa kerja sendirian lagi. Keamanan masa depan itu urusan gotong royong. Polri harus merangkul pemerintah, kampus, pebisnis, komunitas, media, dan warga. Kolaborasi multipihak inilah yang dinamakan Sabuk Kamtibmas. Kalau semua elemen ini sinergis, kita punya sistem imun keamanan yang sangat adaptif,” jelasnya.

Simon juga mengungkapkan tengah menyelesaikan buku berjudul Sabuk Kamtibmas yang berisi gagasan mengenai konsep keamanan modern berbasis teknologi dan kolaborasi.

“Saat ini saya sedang merampungkan buku berjudul ‘Sabuk Kamtibmas’. Ini hadiah pemikiran saya untuk Hari Bhayangkara ke-80. Isinya menawarkan konsep arsitektur keamanan modern era baru yang berbasis teknologi dan kolaborasi total. Harapan saya, buku ini bisa jadi referensi berharga agar Polri ke depan makin profesional, humanis, melek teknologi. Yang paling penting agar Polri selalu dicintai rakyat sebagai modal utama menuju Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur,” pungkas Simon.

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: HUT BhayangkaraNgasiman Djoyonegoro
SummarizeShare38SendShare
Previous Post

Tuai Keluhan, Fasilitas Rusak di Pasar Sidomakmur Blora Diusulkan Perbaikan

Next Post

Warga Jepara Kepergok Curi Tabung Gas di Kaliori Rembang, Ini Kronologinya

Rosyid

Rosyid

Berita Terkait

Analis Ngasiman Djoyonegoro menilai Perkap 10/2025 masih dalam koridor konstitusional dan bukan pelanggaran Putusan MK, dengan tujuan menegaskan kepastian hukum penugasan anggota Polri.

Analis Nilai Perkap 10/2025 Konstitusional, Tak Bertentangan dengan Putusan MK

by Basuki
15 Desember 2025
520

Analis Ngasiman Djoyonegoro menilai Perkap 10/2025 masih dalam koridor konstitusional dan bukan pelanggaran Putusan MK, dengan tujuan menegaskan kepastian hukum penugasan anggota Polri.

Analis intelijen Ngasiman Djoyonegoro mengapresiasi keberhasilan BNN menangkap gembong sabu 2 ton sebagai langkah strategis selamatkan bangsa dari narkoba.

BNN Tangkap Gembong Sabu 2 Ton, Analis Intelijen: Langkah Strategis Selamatkan Bangsa

by Basuki
3 Desember 2025
523

BNN berhasil menangkap gembong sabu 2 ton senilai Rp5 triliun. Analis intelijen Ngasiman Djoyonegoro menyebut ini langkah strategis selamatkan bangsa dari narkoba.

Analis intelijen Ngasiman Djoyonegoro menilai Apel Kasatwil Polri 2025 menegaskan arah baru reformasi Polri dengan penguatan pelayanan publik.

Analis Intelijen: Apel Kasatwil 2025 Tegaskan Arah Baru Reformasi dan Pelayanan Publik Polri

by Basuki
26 November 2025
512

Analis intelijen Ngasiman Djoyonegoro menilai Apel Kasatwil Polri 2025 menegaskan arah baru reformasi Polri dengan penguatan pelayanan publik, prototipe pelayanan ramah masyarakat, dan penanaman nilai pengabdian.

Analis keamanan Dr. Ngasiman Djoyonegoro menyerukan semua pihak menahan diri pasca-insiden demo yang menewaskan pengemudi ojol.

Analis Serukan Semua Pihak Menahan Diri Pasca-Insiden Demo yang Menelan Korban

by Basuki
29 Agustus 2025
540

Analis intelijen Dr. Ngasiman Djoyonegoro menyerukan semua pihak menahan diri pasca-insiden demo yang menewaskan pengemudi ojol. Ia apresiasi langkah cepat Kapolri dan dorong Polri lakukan perbaikan sistemik.

Load More

BERITA UTAMA

Para siswa SD Negeri Terpencil Bainaa Barat di Desa Bainaa Barat, Kecamatan Tinombo, Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah berdiri di atas Jembatan Garuda yang selesai dibangun. (Istimewa)

Jembatan Garuda Bainaa Barat Selesai, Siswa SD Terpencil Tak Lagi Seberangi Sungai untuk Sekolah

14 Agustus 2026
525
KUA-PPAS 2027 Disepakati, DPRD Kudus Kawal Penggunaan APBD Sesuai Aspirasi Masyarakat

KUA-PPAS 2027 Disepakati, DPRD Kudus Kawal Penggunaan APBD Sesuai Aspirasi Masyarakat

14 Agustus 2026
527
DPRD Kudus Sidak Pembangunan Puskesmas Jekulo, Penerapan K3 Jadi Perhatian

DPRD Kudus Sidak Pembangunan Puskesmas Jekulo, Penerapan K3 Jadi Perhatian

13 Agustus 2026
528
Saat Plt Bupati Pati Asyik Ikut Lomba Makan Kerupuk, Demo Sound Horeg Tayu Nyaris Ricuh

Saat Plt Bupati Pati Asyik Ikut Lomba Makan Kerupuk, Demo Sound Horeg Tayu Nyaris Ricuh

13 Agustus 2026
538

TRENDING HARI INI

  • Keterangan foto: Penutupan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Gresik (UG) di Gresmall, Kamis (13/8/2026). (Dok. Universitas Gresik)

    Rektor Termuda Rian Pramana Hibahkan Seluruh Gaji untuk Dosen dan Tendik Universitas Gresik

    644 shares
    Share 258 Tweet 161
  • Pendapatan Daerah Berpotensi Defisit, Pemkot Semarang Pangkas Pos Belanja Rp300 M

    166 shares
    Share 66 Tweet 42
  • Pajak Air Tanah Naik 400 Persen, DPRD Semarang Dorong Industri Beralih ke PDAM

    152 shares
    Share 61 Tweet 38
  • Perbaikan Jalan Semarang–Purwodadi Dijatah Rp2,4 M, Ruas Bringin Grobogan Jadi Prioritas

    203 shares
    Share 81 Tweet 51
  • Bandang Sebut DPRD Pati Tak Antikritik dan Demonstrasi Asal di Jalur yang Tepat

    94 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Ditanya Soal Mahar Seleksi Perangkat Desa, Ketua DPRD Pati: Saya Tidak Memerintahkan

    94 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Museum RA Kartini Rembang Tutup Sementara untuk Fumigasi, Ini Penjelasannya

    94 shares
    Share 38 Tweet 24
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Masjid Baitunnur salah satu wisata religi di Blora. (Pemkab Blora/Harianmuria.com)

7 Tempat Wisata Religi di Blora yang Populer

27 Oktober 2022
1.9k
Anis Sholeh Ba’asyin ingatkan pemimpin agar tidak lupa sangkan-paran kemerdekaan.

Suluk Maleman Edisi 164: Makna Sangkan Paran Kemerdekaan di Usia 80 Tahun RI

17 Agustus 2025
566

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya