KUDUS, Harianmuria.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus memastikan penyaluran dana desa (DD) tahun anggaran 2026 telah rampung. Hingga Juni 2026, dana desa untuk 123 desa di wilayah setempat telah tersalurkan 100 persen dengan total nilai mencapai Rp43,58 miliar.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Kudus, Famny Dwi Arfana, mengatakan seluruh proses penyaluran berhasil diselesaikan sebelum berakhirnya semester pertama tahun ini.
“Seluruh dana desa untuk 123 desa di Kabupaten Kudus telah tersalurkan sebelum semester pertama tahun 2026 berakhir,” kata Famny di Kudus, Selasa, 23 Juni 2026.
Ia mengatakan proses penyaluran dana desa tahun ini berlangsung lebih cepat dibandingkan tahun sebelumnya.
Menurutna, pengalaman adanya keterlambatan penyaluran akibat perubahan kebijakan dari pemerintah pusat menjadi bahan evaluasi sehingga pemerintah desa didorong lebih siap dalam memenuhi persyaratan administrasi.
Berdasarkan data Dinas PMD, penyaluran dana desa tahap pertama mencapai Rp22,94 miliar, sedangkan tahap kedua sebesar Rp20,64 miliar. Dengan demikian, total dana yang telah diterima desa mencapai Rp43,58 miliar atau seluruh pagu yang dialokasikan pada tahun 2026.
Famny menjelaskan, percepatan penyaluran tidak terlepas dari kesiapan pemerintah desa dalam melengkapi dokumen dan persyaratan yang diwajibkan sesuai regulasi yang berlaku.
Untuk menghindari kendala seperti yang pernah terjadi pada tahun sebelumnya, seluruh desa diminta menyelesaikan administrasi sebelum batas waktu yang ditetapkan pemerintah pusat.
“Semua desa diminta melengkapi semua persyaratan administrasinya sebelum batas akhir, sehingga tahun anggaran 2026 pada bulan Juni 2026 sudah selesai tersalurkan 100 persen,” ujarnya.
Famny berharap dana desa yang telah diterima pemerintah desa dapat dimanfaatkan secara optimal untuk berbagai program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.
Selain mendukung pembangunan infrastruktur, anggaran tersebut juga diarahkan untuk penanganan stunting, peningkatan kualitas layanan publik, serta penguatan tata kelola pemerintahan desa yang transparan dan akuntabel.
Jurnalis: Ant
Editor: Rosyid











