• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Kamis, Agustus 20, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Sempat 1 Bulan Mandek, Nelayan Tasikagung Rembang Mulai Melaut Lagi

ulfa puspa by ulfa puspa
21 Mei 2026
in Rembang, News
74 1
POTRET: Kapal nelayan yang sandar di Pelabukan Tasikagung, Kabupaten Rembang. (Vicky Rio/Harianmuria.com)

POTRET: Kapal nelayan yang sandar di Pelabukan Tasikagung, Kabupaten Rembang. (Vicky Rio/Harianmuria.com)

578
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

REMBANG, Harianmuria.com – Nelayan di Kabupaten Rembang dalam sebulan terakhir memilih tidak melaut lantaran kenaikan harga solar industri atau nonsubsidi terlalu memberatkan. Namun, pada pertengahan Mei 2026 terpantau sebagian mulai melaut lagi.

Sementara itu pantauan di Pelabukan Tasikagung tampak para anak buah kapal (ABK) memperbaiki kapal dan alat tangkap. Kendati begitu, aktivitas bongkar ikan dan tempat pelelangan ikan terlihat sepi.

Informasi di lapangan, lelang ikan hanya berlangsung pada pagi hari dan sekitar pukul 11.00 WIB sudah selesai. Warung-warung di sekitar pelabuhan juga banyak yang tutup karena aktivitas nelayan berkurang drastis.

Seorang juru mudi kapal asal Desa Pasarbanggi, Suwartono, mengatakan mayoritas kapal di Tasikagung berukuran di atas 30 Gross Tonage (GT) sehingga harus menggunakan solar industri.

“Kapal-kapal di sini kebanyakan 30 GT ke atas. Kalau 30 GT ke bawah boleh pakai solar subsidi. Di atasnya sudah tidak boleh, harus pakai solar industri. Sekarang ini di Tasikagung ada sekitar 600 kapal mogok,” ujar Suwartono, Rabu, 20 Mei 2026.

Suwartono mengatakan bahwa satu kali melaut biasanya berlangsung hingga 26 hari. Dalam sekali perjalanan, dirinya bisa mendapat bagi hasil Rp5 juta hingga Rp8 juta. Namun, pihaknya belum melaut lagi sejak harga solar naik

“Ini semenjak kenaikan solar belum berangkat lagi,” katanya.

Menurutnya, harga solar industri sempat melonjak tajam. Saat bulan puasa, harga solar masih sekitar Rp10.500 per liter, lalu naik hingga Rp18.600 sebelum perlahan turun.

“Sekarang sekitar Rp14.500 per liter. Kapal yang saya pakai ini 62 GT, jadi harus pakai solar industri,” jelasnya.

Lantaran banyak kapal berhenti melaut, harga ikan pun mengalami kenaikan karena stok menipis. Harga ikan demang misalnya kini mencapai Rp12 ribu per kilogram dari sebelumnya Rp8-9 ribu.

Sementara ikan kuniran naik menjadi Rp10 ribu per kilogram dari biasanya Rp4-6 ribu. Sedangkan cumi-cumi dijual Rp40 ribu hingga Rp90 ribu per kilogram tergantung ukuran.

“Kapal sini kebanyakan berangkat ke perairan Bawean sama Masalembu. Sekali perjalanan pulang-pergi kapal saya butuh sekitar 9 ribu liter solar,” imbuhnya.

Hal senada disampaikan Mad Ikhsan, motoris kapal asal Desa Tritunggal. Ia mengaku sudah hampir sebulan tidak melaut akibat kenaikan harga BBM.

“Pendapatan biasanya Rp3 juta sekali berangkat. Hampir sebulan ini belum melaut lagi gara-gara harga solar naik. Sekarang ya cuma memperbaiki kapal-kapal saja,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Paguyuban Nelayan Jaring Tarik Berkantong (JTB) Bhaita Adhiguna Rembang, Maksum, mengatakan masih ada sebagian nelayan yang tetap melaut.

“Sekitar 40 persen masih melaut, 60 persen memilih libur dulu. Kita masih menunggu keputusan pemerintah terkait harga solar khusus nelayan,” ujar Maksum.

Ia menyebut nelayan telah audiensi dengan DPRD Rembang untuk meminta penetapan harga solar khusus nelayan. Saat ini, pihaknya masih menunggu koordinasi antara Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dengan Kementerian ESDM.

Di sisi lain, Dinas Kelautan dan Perikanan (Dinlutkan) Rembang menyebut kondisi nelayan mulai berangsur membaik setelah adanya pasokan BBM nonsubsidi dengan harga lebih rendah.

Sekretaris Dinlutkan Rembang, Nurida Andante, mengatakan kapal-kapal JTB di Tasikagung mulai kembali melaut karena mendapat suplai BBM dari PT Indah Raya Santosa dengan harga Rp14.700 per liter.

“Nelayan yang memakai BBM nonsubsidi sekarang sudah terfasilitasi oleh supplier PT Indah Raya Santosa dengan harga Rp14.700 per liter. Pantauan kami, kapal-kapal sudah mulai ada yang berangkat melaut,” kata Nurida.

Menurutnya, harga tersebut masih lebih terjangkau dibanding sebelumnya yang sempat menyentuh Rp18 ribu hingga Rp23 ribu per liter.

“Meskipun tetap ada penambahan biaya operasional, tapi ini jauh lebih baik dibanding sebelumnya saat harga terus naik,” pungkasnya.

Jurnalis: Vicky Rio
Editor: Ulfa

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Berita Rembangharga BBMkabupaten rembangnelayanrembangsolar non-subsidi
SummarizeShare42SendShare
Previous Post

Ditunggu 25 Tahun, Pembangunan Jembatan Gantung Ringinarum Kendal Dimulai

Next Post

Siti Subiati Resmi Jabat Pj Sekda Pati Gantikan Teguh Widyatmoko

ulfa puspa

ulfa puspa

Berita Terkait

14 Ribu Siswa SD di Rembang Jadi Sasaran Program Imunisasi MR dan HPV

14 Ribu Siswa SD di Rembang Jadi Sasaran Program Imunisasi MR dan HPV

by ulfa puspa
20 Agustus 2026
505

REMBANG, Harianmuria.com – Ribuan siswa sekolah dasar (SD) di Kabupaten Rembang menjadi sasaran imunisasi Measles Rubella (MR) dan Human Papillomavirus (HPV). Imunisasi terhadap siswa sekolah dasar tersebut merupakan...

Lasem Run Akan Meriahkan Kadin Rembang Fest 2026, Catat Tanggalnya!

Lasem Run Akan Meriahkan Kadin Rembang Fest 2026, Catat Tanggalnya!

by Rosyid
19 Agustus 2026
516

REMBANG, Harianmuria.com - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Rembang meluncurkan Lasem Run 2026 sebagai bagian dari rangkaian Kadin Fest 2026. Peluncuran jersey ajang lari tersebut berlangsung di...

Menuju Porprov Jateng 2026, 68 Atlet Rembang Jalani Latihan Intensif

Menuju Porprov Jateng 2026, 68 Atlet Rembang Jalani Latihan Intensif

by ulfa puspa
19 Agustus 2026
521

REMBANG, Harianmuria.com – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Rembang mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026. Porprov Jateng 2026 dijadwalkan berlangsung pada 25–31...

Rumahnya Terbakar, Lansia Warga Ngrandu Rembang Ditemukan Meninggal

Rumahnya Terbakar, Lansia Warga Ngrandu Rembang Ditemukan Meninggal

by ulfa puspa
19 Agustus 2026
515

REMBANG, Harianmuria.com – Rumah di Dukuh Ngrandu, Desa Pulo, Kecamatan Rembang, Kabupaten Rembang terbakar pada Rabu, 19 Agustus 2026. Pemilik rumah, Subakri (67) ditemukan meninggal di dalam bangunan...

Load More

BERITA UTAMA

Guru PPPK Paruh Waktu Bisa Diangkat Jadi Penuh Waktu, Pemkab Grobogan Jelaskan Begini

Guru PPPK Paruh Waktu Bisa Diangkat Jadi Penuh Waktu, Pemkab Grobogan Jelaskan Begini

19 Agustus 2026
524
Warga Blora Aksi Jalan Mundur Tuntut Transparansi Proyek Pematangan Sekolah Rakyat

Warga Blora Aksi Jalan Mundur Tuntut Transparansi Proyek Pematangan Sekolah Rakyat

18 Agustus 2026
750
Merah Putih Berkibar di Bawah Laut Pulau Gede Rembang Semarakkan HUT ke-81 RI

Merah Putih Berkibar di Bawah Laut Pulau Gede Rembang Semarakkan HUT ke-81 RI

17 Agustus 2026
519
Bus Trans Jateng Koridor Magelang-Temanggung Ditarget Beroperasi 2027

Bus Trans Jateng Koridor Magelang-Temanggung Ditarget Beroperasi 2027

16 Agustus 2026
534

TRENDING HARI INI

  • 32 Sekolah di Rembang Terima Penghargaan Adiwiyata 2026, Ini Daftarnya

    32 Sekolah di Rembang Terima Penghargaan Adiwiyata 2026, Ini Daftarnya

    150 shares
    Share 60 Tweet 38
  • Warga Blora Aksi Jalan Mundur Tuntut Transparansi Proyek Pematangan Sekolah Rakyat

    135 shares
    Share 54 Tweet 34
  • Kampung Nelayan Merah Putih Gempolsewu Resmi Dibangun, Bupati Kendal: Langkah Modernisasi Kawasan Pesisir

    110 shares
    Share 44 Tweet 28
  • Kampung Nelayan Merah Putih di Gempolsewu Kendal Segera Dibangun

    109 shares
    Share 44 Tweet 27
  • Proyek KNMP Gempolsewu Kendal Dikucur Rp3,6 Miliar, Ini Fasilitas yang Akan Dibangun

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Guru PPPK Paruh Waktu Bisa Diangkat Jadi Penuh Waktu, Pemkab Grobogan Jelaskan Begini

    94 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Perubahan Desil Berpotensi Pengaruhi Status Penerima Bansos di Blora

    94 shares
    Share 38 Tweet 24
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Luaskan Pemanfaatan Program, BSI Maslahat Luncurkan Give 20k dan Goamal.org

Luaskan Pemanfaatan Program, BSI Maslahat Luncurkan Give 20k dan Goamal.org

27 April 2023
609
PKG

80 Persen Warga Jateng Ditargetkan Terima Layanan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

5 Februari 2025
695

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya