• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Minggu, Oktober 18, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Sempat 1 Bulan Mandek, Nelayan Tasikagung Rembang Mulai Melaut Lagi

ulfa puspa by ulfa puspa
21 Mei 2026
in Rembang, News
80 0
POTRET: Kapal nelayan yang sandar di Pelabukan Tasikagung, Kabupaten Rembang. (Vicky Rio/Harianmuria.com)

POTRET: Kapal nelayan yang sandar di Pelabukan Tasikagung, Kabupaten Rembang. (Vicky Rio/Harianmuria.com)

618
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

REMBANG, Harianmuria.com – Nelayan di Kabupaten Rembang dalam sebulan terakhir memilih tidak melaut lantaran kenaikan harga solar industri atau nonsubsidi terlalu memberatkan. Namun, pada pertengahan Mei 2026 terpantau sebagian mulai melaut lagi.

Sementara itu pantauan di Pelabukan Tasikagung tampak para anak buah kapal (ABK) memperbaiki kapal dan alat tangkap. Kendati begitu, aktivitas bongkar ikan dan tempat pelelangan ikan terlihat sepi.

Informasi di lapangan, lelang ikan hanya berlangsung pada pagi hari dan sekitar pukul 11.00 WIB sudah selesai. Warung-warung di sekitar pelabuhan juga banyak yang tutup karena aktivitas nelayan berkurang drastis.

Seorang juru mudi kapal asal Desa Pasarbanggi, Suwartono, mengatakan mayoritas kapal di Tasikagung berukuran di atas 30 Gross Tonage (GT) sehingga harus menggunakan solar industri.

“Kapal-kapal di sini kebanyakan 30 GT ke atas. Kalau 30 GT ke bawah boleh pakai solar subsidi. Di atasnya sudah tidak boleh, harus pakai solar industri. Sekarang ini di Tasikagung ada sekitar 600 kapal mogok,” ujar Suwartono, Rabu, 20 Mei 2026.

Suwartono mengatakan bahwa satu kali melaut biasanya berlangsung hingga 26 hari. Dalam sekali perjalanan, dirinya bisa mendapat bagi hasil Rp5 juta hingga Rp8 juta. Namun, pihaknya belum melaut lagi sejak harga solar naik

“Ini semenjak kenaikan solar belum berangkat lagi,” katanya.

Menurutnya, harga solar industri sempat melonjak tajam. Saat bulan puasa, harga solar masih sekitar Rp10.500 per liter, lalu naik hingga Rp18.600 sebelum perlahan turun.

“Sekarang sekitar Rp14.500 per liter. Kapal yang saya pakai ini 62 GT, jadi harus pakai solar industri,” jelasnya.

Lantaran banyak kapal berhenti melaut, harga ikan pun mengalami kenaikan karena stok menipis. Harga ikan demang misalnya kini mencapai Rp12 ribu per kilogram dari sebelumnya Rp8-9 ribu.

Sementara ikan kuniran naik menjadi Rp10 ribu per kilogram dari biasanya Rp4-6 ribu. Sedangkan cumi-cumi dijual Rp40 ribu hingga Rp90 ribu per kilogram tergantung ukuran.

“Kapal sini kebanyakan berangkat ke perairan Bawean sama Masalembu. Sekali perjalanan pulang-pergi kapal saya butuh sekitar 9 ribu liter solar,” imbuhnya.

Hal senada disampaikan Mad Ikhsan, motoris kapal asal Desa Tritunggal. Ia mengaku sudah hampir sebulan tidak melaut akibat kenaikan harga BBM.

“Pendapatan biasanya Rp3 juta sekali berangkat. Hampir sebulan ini belum melaut lagi gara-gara harga solar naik. Sekarang ya cuma memperbaiki kapal-kapal saja,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Paguyuban Nelayan Jaring Tarik Berkantong (JTB) Bhaita Adhiguna Rembang, Maksum, mengatakan masih ada sebagian nelayan yang tetap melaut.

“Sekitar 40 persen masih melaut, 60 persen memilih libur dulu. Kita masih menunggu keputusan pemerintah terkait harga solar khusus nelayan,” ujar Maksum.

Ia menyebut nelayan telah audiensi dengan DPRD Rembang untuk meminta penetapan harga solar khusus nelayan. Saat ini, pihaknya masih menunggu koordinasi antara Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dengan Kementerian ESDM.

Di sisi lain, Dinas Kelautan dan Perikanan (Dinlutkan) Rembang menyebut kondisi nelayan mulai berangsur membaik setelah adanya pasokan BBM nonsubsidi dengan harga lebih rendah.

Sekretaris Dinlutkan Rembang, Nurida Andante, mengatakan kapal-kapal JTB di Tasikagung mulai kembali melaut karena mendapat suplai BBM dari PT Indah Raya Santosa dengan harga Rp14.700 per liter.

“Nelayan yang memakai BBM nonsubsidi sekarang sudah terfasilitasi oleh supplier PT Indah Raya Santosa dengan harga Rp14.700 per liter. Pantauan kami, kapal-kapal sudah mulai ada yang berangkat melaut,” kata Nurida.

Menurutnya, harga tersebut masih lebih terjangkau dibanding sebelumnya yang sempat menyentuh Rp18 ribu hingga Rp23 ribu per liter.

“Meskipun tetap ada penambahan biaya operasional, tapi ini jauh lebih baik dibanding sebelumnya saat harga terus naik,” pungkasnya.

Jurnalis: Vicky Rio
Editor: Ulfa

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Berita Rembangharga BBMkabupaten rembangnelayanrembangsolar non-subsidi
SummarizeShare44SendShare
Previous Post

Ditunggu 25 Tahun, Pembangunan Jembatan Gantung Ringinarum Kendal Dimulai

Next Post

Siti Subiati Resmi Jabat Pj Sekda Pati Gantikan Teguh Widyatmoko

ulfa puspa

ulfa puspa

Berita Terkait

Proyek Embung Kaliombo Rembang Capai 77 Persen, Ditarget Selesai Akhir 2026

Proyek Embung Kaliombo Rembang Capai 77 Persen, Ditarget Selesai Akhir 2026

by ulfa puspa
17 Oktober 2026
581

REMBANG, Harianmuria.com – Pembangunan Embung Kaliombo di Desa Kaliombo, Kecamatan Sulang, Kabupaten Rembang ditarget rampung akhir tahun 2026. Sementara itu progres pembangunan hingga Oktober mencapai 77 persen atau...

15 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan, Warga Inisiatif Tambal Jalan Desa Gunungmulyo Rembang

15 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan, Warga Inisiatif Tambal Jalan Desa Gunungmulyo Rembang

by ulfa puspa
16 Oktober 2026
526

REMBANG, Harianmuria.com – Jalan penghubung Desa Kalipang dengan Desa Lodan, tepatnya di Desa Gunungmulyo, Kecamatan Sarang, Kabupaten Rembang rusak parah dan belum tersentuh perbaikan dalam kurun 15 tahun....

Bupati Harno Dorong Warga Rembang Rajin Menabung dan Berani Kembangkan Usaha

Bupati Harno Dorong Warga Rembang Rajin Menabung dan Berani Kembangkan Usaha

by ulfa puspa
15 Oktober 2026
525

REMBANG, Harianmuria.com – Bupati Rembang, Harno, mengajak masyarakat membiasakan diri menabung sekaligus berani mengembangkan usaha untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Menurutnya, budaya menabung dan pemanfaatan akses permodalan secara...

Dilaporkan Hilang, Wanita Asal Njeruk Ditemukan di Dekat Embung Sambongan Rembang

Dilaporkan Hilang, Wanita Asal Njeruk Ditemukan di Dekat Embung Sambongan Rembang

by ulfa puspa
14 Oktober 2026
545

REMBANG, Harianmuria.com – Mayat perempuan ditemukan di bibir Embung Sambongan wilayah Desa Jatimudo, Kecamatan Sulang, Kabupaten Rembang pada Rabu, 14 Oktober 2026. Korban diketahui dilaporkan meninggalkan rumah pada...

Load More

BERITA UTAMA

Mulai 2027 Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas, DPRD Blora Sebut Perlu Diikuti Persiapan Matang

Mulai 2027 Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas, DPRD Blora Sebut Perlu Diikuti Persiapan Matang

17 Oktober 2026
552
Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

16 Oktober 2026
637
Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

15 Oktober 2026
535
RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

14 Oktober 2026
533

TRENDING HARI INI

  • Kawasan Sungai Kendal Padat Bangunan Rumah hingga Warung Bikin Normalisasi Terhambat

    Kawasan Sungai Kendal Padat Bangunan Rumah hingga Warung Bikin Normalisasi Terhambat

    179 shares
    Share 72 Tweet 45
  • Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

    115 shares
    Share 46 Tweet 29
  • Proyek Embung Kaliombo Rembang Capai 77 Persen, Ditarget Selesai Akhir 2026

    105 shares
    Share 42 Tweet 26
  • Mulai 2027 Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas, DPRD Blora Sebut Perlu Diikuti Persiapan Matang

    99 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Dulu Tempuh 200 M untuk Dapat Air Bersih, Warga Kalikunal Kendal Kini Dibuatkan Sumur Bor

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • ORADO Goes to Campus 2026 Dorong Penjaringan Atlet Domino di Perguruan Tinggi Gresik

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
  • Dua Kali Mangkir Pemeriksaan, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Terancam Dijemput Paksa KPK

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Aplikasi TikTok yang dapat digunakan untuk menghasilkan uang. (Freepik/Harianmuria.com)

Inilah Cara Mudah Cari Cuan Banyak dari Aplikasi TikTok

16 November 2022
694
MENERANGKAN: Bukit Pengusen, salah satu objek wisata di desa Gulangpongge. (Instagram @patihitsku/Harianmuria.com)

Liburan ke Desa Gulangpongge, Nikmati Pemandangan Lereng Gunung Muria dan Tujuh Objek Wisata Lainnya

7 September 2022
999

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya