KENDAL, Harianmuria.com – Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kabupaten Kendal menggelar sosialisasi juru sembelih halal (Juleha) serta penanganan daging yang aman, sehat, utuh, dan halal (ASUH) kepada para juru sembelih hewan kurban di Kabupaten Kendal pada Selasa, 12 Mei 2026.
Kepala DPP Kendal, Pandu Rapriat Rogojati, mengatakan selain sosialisasi peserta juga akan diajak ke peternakan untuk melihat langsung tata cara penyembelihan hewan kurban yang halal dan sesuai syariat Islam.
Kegiatan tersebut untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terkait tata cara penyembelihan hewan sesuai syariat Islam sekaligus memastikan daging yang beredar aman untuk dikonsumsi.
“Ini merupakan kegiatan untuk persiapan idul kurban. Pesertanya adalah juru sembelih dari perwakilan dari lembaga NU, Muhamadiyah dan LDII. Para peserta akan kita berikan pelatihan terkaut cara sembelih hewan yang sesuai kaidah Islam,” kata Pandu.
Pandu menyebut kegiatan ini penting dilakukan menjelang meningkatnya kebutuhan konsumsi daging di masyarakat. Selain memastikan kehalalan proses penyembelihan, penanganan daging juga harus memenuhi standar kesehatan dan kebersihan.
“Jadi daging yang kita berikan kepada masyarakat, yang kita distribusikan itu sudah terjamin aman, sehat, utuh dan halal. Dan ini menjadi syarat wajib dalam penyembelihan hewan kurban. Seperti lokasinya dimana, posisinya seperti apa. Banyak hal tata cara penyembelihan yang harus kita lakukan agar sesuai syariat Islam,” ungkapnya.
Dia berharap para peserta mendapatkan pemahaman mengenai teknik penyembelihan halal, pemeriksaan kesehatan hewan sebelum dipotong, hingga tata cara penanganan dan distribusi daging agar tetap higienis dan layak konsumsi.
“Dengan kegiatan ini harapannya para juru sembelih hewan kurban yang ada di kampung atau di masjid tahu persis aturan yang benar itu seperti apa,” harapnya.
Di sisi lain, Plt Kabid Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan pada DPP Kendal, drh Septiana Wulandari mengatakan kegiatan diikuti 30 peserta dari perwakilan organisasi keagamaan di 20 kecamatan.
“Pesertanya ini memang yang belum bersertifikat. Kebanyakan dari luar yang rata-rata juru sembelih musiman di Idul Adha,” terangnya.
Pihaknya akan menerjunkan sekitar 42 petugas di tempat-tempat pemotongan hewan kurban yang tersebar di Kabupaten Kendal pada hari raya kurban nanti.
“Kemudian pemeriksaan post-mortem di titik-titik pemotongan di semua kecamatan di Kabupaten Kendal,” pungkasnya.
Jurnalis: Anik Kustiani
Editor: Ulfa











