• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Rabu, Agustus 26, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

KP2MI Fasilitasi Pemulangan Darurat PMI Asal Majalengka

ulfa puspa by ulfa puspa
6 Mei 2026
in Jawa Barat, Hukum & Kriminal, News
68 1
Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) memfasilitasi penjemputan pekerja migran asal Majalengka. (dok for Harianmuria.com)

Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) memfasilitasi penjemputan pekerja migran asal Majalengka. (dok for Harianmuria.com)

532
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

MAJALENGKA, Harianmuria.com — Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) memastikan pemulangan darurat seorang PMI asal Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Engkoy Rokayah binti Karim Nawa.

Pemulangan Engkoy Rokayah menyusul dugaan tindak pidana pelecehan seksual yang menimpa kedua anak kandungnya. Ia di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Senin, 4 Mei 2026 pukul 20.35 WIB menggunakan penerbangan Etihad EY 472 dari Abu Dhabi.

Pemulangan tersebut merupakan hasil koordinasi intensif antara KP2MI, KBRI Abu Dhabi, Pemerintah Kabupaten Majalengka, serta berbagai pihak terkait di negara penempatan.

Kasus yang menimpa keluarga PMI tersebut menjadi perhatian serius pemerintah karena menyangkut keselamatan anak dan ketahanan keluarga migran Indonesia.

Berdasarkan laporan awal dan hasil pendampingan lapangan, kedua anak Engkoy Rokayah diduga mengalami pelecehan seksual oleh kerabat dekat selama kurang lebih satu tahun. Peristiwa tersebut telah dilaporkan secara resmi kepada Polres Majalengka dan saat ini pelaku masih dalam proses pencarian oleh aparat penegak hukum.

Direktur Jenderal Pemberdayaan KP2MI, Muh. Fachri, menegaskan bahwa negara tidak boleh membiarkan PMI menghadapi persoalan keluarga dan sosial seorang diri, terlebih ketika menyangkut keselamatan anak.

“Pemulangan Ibu Engkoy bukan sekadar proses administratif kepulangan PMI. Ini adalah bentuk nyata kehadiran negara dalam melindungi keluarga pekerja migran Indonesia. Ketika ada kondisi darurat yang mengancam keselamatan dan masa depan anak, negara wajib bergerak cepat, terukur, dan berpihak kepada korban,” tegasnya.

Fachri menjelaskan bahwa proses pemulangan tidak berjalan mudah. Di negara penempatan, pihak majikan sempat menyampaikan keberatan karena yang bersangkutan masih terikat kontrak kerja dan terdapat biaya rekrutmen agen yang tinggi.

Namun, melalui komunikasi dan fasilitasi intensif KBRI Abu Dhabi bersama agen Tadbeer Leadership, kepulangan Ibu Engkoy akhirnya dapat direalisasikan demi kepentingan kemanusiaan dan perlindungan keluarga.

“Reintegrasi PMI bukan hanya soal memulangkan pekerja migran ke daerah asal. Reintegrasi adalah proses pemulihan sosial, psikologis, dan penguatan keluarga. Negara harus memastikan korban memperoleh pendampingan yang layak, perlindungan hukum berjalan, dan keluarga dapat kembali berdiri dengan kuat,” lanjutnya.

KP2MI memastikan akan terus memperkuat sistem respons cepat terhadap kondisi darurat keluarga PMI, memperluas kolaborasi lintas kementerian/lembaga dan pemerintah daerah, serta menghadirkan mekanisme reintegrasi yang lebih responsif, humanis, dan berkelanjutan.

“Negara tidak boleh terlambat hadir ketika keluarga PMI menghadapi krisis. Keselamatan anak, martabat keluarga, dan masa depan pekerja migran Indonesia adalah tanggung jawab bersama yang harus dijaga dengan keberpihakan nyata,” tuturnya.

Setibanya di Majalengka pada Selasa, 5 Mei 2026 dini hari, Engkoy dan keluarga diterima langsung Bupati Majalengka beserta jajaran di pendopo kabupaten setempat.

Pertemuan koordinasi tersebut turut dihadiri oleh Dirjen Pemberdayaan KP2MI, Kepala BP3MI Jawa Barat, Kapolres Majalengka, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Majalengka, Asisten I Sekretariat Daerah, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Majalengka, unsur Baznas, Forum Pegiat PMI Majalengka, serta keluarga korban.

KP2MI secara resmi menyerahkan proses pendampingan lanjutan kepada Pemerintah Kabupaten Majalengka sebagai bagian dari penguatan sistem reintegrasi sosial PMI dan perlindungan keluarga migran.

Bupati Majalengka, Eman Suherman, menyampaikan rasa prihatin mendalam atas musibah yang menimpa keluarga tersebut dan memastikan pemerintah daerah akan mengerahkan seluruh sumber daya untuk mendukung pemulihan korban.

“Kami tidak ingin keluarga korban menghadapi situasi ini sendirian. Pemerintah Kabupaten Majalengka akan memastikan adanya perlindungan menyeluruh, terutama terhadap kondisi psikologis dan kesehatan mental anak-anak korban maupun keluarganya. Kami juga berharap pelaku segera ditemukan dan diproses sesuai hukum yang berlaku,” ujar Bupati Majalengka.

Sementara itu, Kapolres Majalengka menegaskan komitmen untuk mengusut tuntas perkara tersebut dan memburu pelaku tindak pidana pencabulan terhadap anak di bawah umur.

“Kami memahami keresahan dan rasa sakit yang dialami keluarga korban. Polres Majalengka akan bekerja maksimal dalam proses penyelidikan dan pengejaran pelaku. Penegakan hukum terhadap kejahatan seksual terhadap anak menjadi prioritas serius,” tegasnya.

KP2MI melalui Direktorat Reintegrasi dan Penguatan Keluarga akan bersinergi dengan DP3AKB Kabupaten Majalengka, BP3MI Jawa Barat, aparat penegak hukum, dan Forum Pegiat PMI untuk memastikan proses reintegrasi berjalan komprehensif. Pendampingan psikososial terhadap anak korban, penguatan mental keluarga, serta pengawalan proses hukum akan terus dilakukan secara berkelanjutan.

Kepala BP3MI Jawa Barat juga menegaskan komitmen institusinya dalam mengawal penyelesaian kasus serta memastikan keluarga PMI memperoleh hak-haknya secara penuh.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa pelindungan PMI tidak berhenti pada penempatan kerja di luar negeri, tetapi juga mencakup keberlangsungan dan ketahanan keluarga yang ditinggalkan di tanah air. Pemerintah menegaskan bahwa isu pelindungan anak dan penguatan keluarga PMI merupakan bagian integral dari kebijakan nasional pelindungan pekerja migran Indonesia.

Jurnalis: Lingkarjateng Group Network

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: KP2MIpekerja migranPekerja Migran Indonesia
SummarizeShare38SendShare
Previous Post

Pembangunan Puskesmas Juwana Mandek Sejak 2025, DPRD Pati akan Panggil Dinkes

Next Post

Warga Jepangpakis Kudus Tinggal di Tritis Rumah Tetangga Diupayakan Dapat RSLH

ulfa puspa

ulfa puspa

Berita Terkait

Direktur Jenderal Pemberdayaan KP2MI, Dr. Muh. Fachri, S.STP., M.Si dalam acara Konsolidasi Nasional “Strategi Membangun Keberlanjutan Program Penguatan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Berbasis Komunitas” di Gresik, Jawa Timur. (Dok. KP2MI)

Dari Desa hingga Pulang, Negara Perkuat Perlindungan dan Pemberdayaan PMI

by Redaksi
26 Agustus 2026
516

GRESIK, Harianmuria.com - Perlindungan pekerja migran Indonesia (PMI) tidak berhenti ketika seseorang berangkat ke luar negeri. Negara perlu hadir sejak keputusan bermigrasi dibuat di desa, memberikan informasi dan...

Peningkatan kualitas SDM Indonesia menjadi kunci dalam menciptakan tenaga kerja yang unggul dan berdaya saing global.

Tantangan dan Kebijakan SDM Indonesia dalam Mempersiapkan SDM Unggul dan Berdaya Saing Global

by Basuki
18 Agustus 2026
525

Peningkatan kualitas SDM Indonesia menjadi kunci dalam menciptakan tenaga kerja yang unggul dan berdaya saing global.

Edukasi pra pendaftaran pekerja migran menjadi bentuk pelindungan negara sebelum bekerja, dengan memperkuat literasi, informasi, prosedur, dan posisi tawar PMI.

Edukasi Pra Pendaftaran Pekerja Migran Indonesia sebagai Bukti Kehadiran Negara Dalam Memberikan Pelindungan Sebelum Bekerja

by Basuki
18 Agustus 2026
531

Oleh: Dini Marhani Harianmuria.com – Kemerdekaan tidak hanya selalu terkait dengan terbebasnya suatu bangsa dari penjajahan. Kemerdekaan juga tercermin dari kemampuan tiap warga negaranya untuk menentukan masa depannya...

Ilustrasi PMI

Membangun PMI Merdeka dari Hulu

by Redaksi
18 Agustus 2026
528

Harianmuria.com - Sudah sekitar 7 (tujuh) tahun saya mengabdikan diri mengurusi Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI), Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan Keluarga Pekerja Migran Indonesia (Keluarga PMI) sebagaimana...

Load More

BERITA UTAMA

Krisis Air Bersih di Rembang Meluas, SMPN 3 Kragan Ajukan Bantuan Air untuk Wudhu

Krisis Air Bersih di Rembang Meluas, SMPN 3 Kragan Ajukan Bantuan Air untuk Wudhu

26 Agustus 2026
512
Sudah Beroperasi 20 Tahun, Sejumlah Kerusakan Pasar Pamotan Rembang Jadi Sorotan

Sudah Beroperasi 20 Tahun, Sejumlah Kerusakan Pasar Pamotan Rembang Jadi Sorotan

24 Agustus 2026
528
Warga Kaliwungu Kendal Sambut Maulid Nabi dengan Tradisi Weh-wehan

Warga Kaliwungu Kendal Sambut Maulid Nabi dengan Tradisi Weh-wehan

22 Agustus 2026
521
Rekonstruksi Historis Libatkan Para Ahli, DPRD Sambut Positif Perubahan Hari Jadi Kudus

Rekonstruksi Historis Libatkan Para Ahli, DPRD Sambut Positif Perubahan Hari Jadi Kudus

21 Agustus 2026
544

TRENDING HARI INI

  • 14 Daerah di Jateng Kekeringan, Pemprov Siapkan Modifikasi Cuaca

    14 Daerah di Jateng Kekeringan, Pemprov Siapkan Modifikasi Cuaca

    101 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Tahun Depan Karnaval HUT RI di Grobogan Kembali Digelar 2 Hari

    101 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Kampung Nelayan Merah Putih Gempolsewu Resmi Dibangun, Bupati Kendal: Langkah Modernisasi Kawasan Pesisir

    183 shares
    Share 73 Tweet 46
  • Kampung Nelayan Merah Putih di Gempolsewu Kendal Segera Dibangun

    149 shares
    Share 60 Tweet 37
  • Bupati Rembang Pastikan Usulan Perbaikan Jalan Lewat IJD Masuk ke Pemerintah Pusat

    100 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Dari Purna PMI Jadi Penggerak Ekonomi Desa, Kisah Mimin Mintarsih Bukti Brain Circulation Bangun Indonesia

    99 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Proyek KNMP Gempolsewu Kendal Dikucur Rp3,6 Miliar, Ini Fasilitas yang Akan Dibangun

    125 shares
    Share 50 Tweet 31
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Getuk Runting, salah satu jajanan pasar khas Pati. (Instagram @tumbasmangan/Harianmuria.com

Jajanan Pasar Khas Pati Ini Wajib untuk Dicoba

28 Februari 2023
1.4k
Pijar Park Kudus, Wisata Alam Seru di Lereng Muria dengan Beragam Wahana

Pijar Park Kudus, Wisata Alam Seru di Lereng Muria dengan Beragam Wahana

13 Juni 2025
951

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya