REMBANG, Harianmuria.com – Pemerintah Kabupaten Rembang mulai menggelar rangkaian peringatan Hari Kartini pada Jumat, 17 April 2026. Beragam kegiatan disiapkan selama empat hari ke depan, dengan pusat kegiatan di Taman Kartini dan sejumlah lokasi lainnya.
Pelaksana harian Bupati Rembang, Hanies Cholil Barro’, mengatakan peringatan Hari Kartini tahun ini dirancang meriah sekaligus memberi manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya kaum perempuan.
“Ini awal rangkaian Hari Kartini. Dari hari ini sampai Selasa, ada sekitar empat hari kegiatan,” ujarnya, Juamt, 17 April 2026.
Rangkaian peringatan Hari Kartini diawali dengan senam bersama, dilanjutkan bazar UMKM dan layanan cek kesehatan gratis yang difokuskan bagi perempuan.
Pada hari berikutnya, Sabtu, 18 April 2026digelar lomba inovasi perempuan serta pembukaan berbagai pelatihan.
Salah satu agenda yang menjadi perhatian adalah pelatihan digital marketing bagi penyandang disabilitas yang dijadwalkan pada Minggu, 19 April 2026. Kemudian, seminar perempuan akan digelar pada Senin,
Lalu, upacara peringatan Hari Kartini pada Selasa, 21 April 2026 akan menjadi penutup rangkaian agenda.
Pemkab Rmbang memanfaatkan sejumlah lokasi sebagai lokasi kegiatan, mulai dari Taman Kartini, Pendopo, hingga makam RA Kartini.
“Kita ingin semua venue terpakai, di sini, di Pendopo, juga ada ziarah ke makam Kartini,” tambahnya.
Sementara itu, Dinas Pertanian dan Pangan (Dintanpan) Kabupaten Rembang turut ambil bagian melalui kegiatan pasar murah yang digelar di Taman Kartini.
Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dintanpan Rembang, Dyah Ajeng Trenggonowati, mengatakan pihaknya menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga subsidi untuk membantu masyarakat di tengah fluktuasi harga.
“Kami menyediakan beras, gula, minyak, telur, bawang merah, bawang putih, dan cabai dengan harga lebih terjangkau,” jelasnya.
Beberapa harga yang ditawarkan di antaranya beras medium Rp12.000 per kilogram (dari harga pasar di atas Rp14.000), telur Rp26.000 per kilogram, gula pasir Rp16.000 per kilogram, serta minyak goreng Rp14.000 per liter.
Total stok yang disiapkan pun cukup besar, seperti beras hingga 5 ton, serta masing-masing sekitar 500 kilogram atau liter untuk gula, minyak, dan telur. Sementara bawang dan cabai disediakan sekitar 250 kilogram.
Menariknya, dalam kegiatan ini juga disiapkan apresiasi khusus bagi warga yang bernama Kartini atau lahir pada 21 April. Mereka mendapatkan paket sembako berisi minyak, telur, bawang merah, bawang putih, dan cabai.
“Ada sekitar lima sampai enam orang yang sudah menerima. Total kami siapkan 20 paket,” pungkasnya.
Jurnalis: Vicky Rio
Editor: Ulfa











