KUDUS, Harianmuria.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus merencanakan pembangunan Pasar Anyar di Kelurahan Wergu Wetan, Kecamatan Kudus Kota, sebagai tempat relokasi pedagang Pasar Bitingan yang saat ini berada di Desa Ploso, Kecamatan Jati.
Langkah ini dilakukan seiring rencana penataan kawasan Pasar Bitingan untuk mendukung pengembangan RSUD dr. Loekmono Hadi menjadi rumah sakit bertaraf internasional lengkap dengan hotel dan pusat perbelanjaan.
Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, mengatakan bahwa detailed engineering design (DED) pembangunan Pasar Anyar sudah rampung, dan selanjutnya menunggu rekomendasi dari Kementerian Perdagangan.
“Rekomendasi ini dibutuhkan karena sebelumnya kami menganggarkan untuk pembangunan Pasar Jember. Tapi karena kebutuhan kita ternyata (lebih prioritas) untuk membangun Pasar Anyar jadi kami butuh rekomendasi untuk mengalihkan anggaran pembangunan Pasar Jember ke Pasar Anyar,” paparnya, Sabtu, 4 April 2026.
Ia menjelaskan Pasar Anyar direncanakan dibangun satu lantai, dengan tujuan memberikan peluang yang sama bagi seluruh pedagang, mengingat sebelumnya pedagang lantai dua di Pasar Bitingan mengeluhkan sepinya pengunjung dibanding lantai satu.
“Kami bangun satu lantai supaya para pedagang merasakan hal yang sama,” ucapnya.
Sam’ani mengatakan anggaran pembangunan diperkirakan mencapai Rp50 miliar dengan luas area sekitar 3-4 hektare yang mulai dibangun pada 2027.
Menurutnya, pihak Kementerian Pekerjaan Umum juga akan melakukan survei ulang untuk memastikan DED dapat disempurnakan sebelum pembangunan dimulai.
“Kami akan kawal dan pantau terus. Termasuk memastikan jenis produk dagangan apa yang sangat dibutuhkan masyarakat selain kebutuhan pokok yang bisa ditawarkan di Pasar Anyar tersebut,” pungkasnya.
Jurnalis: Nisa Hafizhotus S.
Editor: Rosyid











