GROBOGAN, Harianmuria.com — Aspirasi masyarakat untuk sektor infrastruktur mendominasi usulan pokok pikiran DPRD Kabupaten Grobogan dalam penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) tahun 2027.
Ketua DPRD Grobogan, Lusia Indah Artani, mengatakan ada 400 lebih usulan pokok pikiran dewan yang disampaikan dalam forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kabupaten (Musrenbangkab) di pendapa kabupaten setempat pada Selasa, 31 Maret 2026.
“Musrenbang ini ruang berunding untuk Grobogan maju dan sejahtera. Aspirasi masyarakat yang kami bawa hari ini adalah kebutuhan riil yang kami serap dari seluruh daerah pemilihan,” ujar Lusia.
Dari total usulan yang disampaikan DPRD, sektor infrastruktur dan sarana wilayah menjadi yang paling dominan, yakni 38 persen.
Usulan tersebut meliputi perbaikan jalan desa, peningkatan jalan lingkungan, talud penahan badan jalan, hingga normalisasi saluran air.
Menurut Lusia, masyarakat kini semakin kritis. Masyarakat tidak lagi hanya meminta pembangunan, tetapi kualitas dan ketahanan infrastruktur jangka panjang.
Aspirasi terbesar kedua datang dari sektor pendidikan, sosial, dan keagamaan sebesar 34 persen. Usulan rehabilitasi ruang kelas sekolah dasar, dukungan sarana pendidikan, serta permintaan perbaikan fasilitas ibadah mendominasi pada sektor ini.
“Harapan masyarakat jelas, pendidikan yang layak dan lingkungan sosial keagamaan yang mendukung pembentukan karakter generasi muda,” tegasnya.
Kebutuhan di sektor pertanian juga menjadi fokus usulan pokir dewan, yang mencakup pembangunan jaringan irigasi, jalan usaha tani, dan berbagai sarana pendukung produksi. Usulan bantuan bibit ternak juga banyak muncul sebagai upaya penguatan ekonomi masyarakat.
Sektor lingkungan, pengelolaan sampah, sanitasi permukiman, kegiatan olahraga, hingga pengembangan pariwisata masuk dalam 10 persen usulan lainnya.
Lusia memaparkan bahwa usulan pokir berasal dari seluruh daerah pemilihan dengan komposisi relatif seimbang, yakni Dapil I 19,2 persen, Dapil II 19,5 persen, Dapil III 23 persen, Dapil IV 16,9 persen, dan Dapil V: 21,4 persen.
Ketua DPRD menegaskan bahwa semua pokir yang disampaikan telah disesuaikan dengan tema pembangunan 2027, yakni penguatan ekonomi daerah, peningkatan kualitas SDM, dan pelayanan publik yang modern.
“Yang kita bangun bukan hanya program, tetapi kepercayaan masyarakat. DPRD akan mengawal Pokir ini dari perencanaan hingga pelaksanaan,” tuturnya.
Jurnalis: Ahmad Abror
Editor: Ulfa











