PATI, Harianmuria.com – Kualitas makanan program makan bergizi gratis (MBG) menjadi sorotan DPRD Kabupaten Pati usai kasus keracunan di SMKN 4 dan SMPN 1 Tayu yang mengembalikan menu MBG karena dinilai tidak layak.
Anggota Komisi D DPRD Pati, Yoga Darmawan, menyayang kualitas pangan MBG yang sempat menyebabkan siswa keracunan makanan.
“Kami sangat menyayangkan jika benar ada menu yang tidak layak diterima siswa. Program Makan Bergizi Gratis ini tujuannya baik, untuk meningkatkan kesehatan dan konsentrasi belajar anak-anak. Jadi kualitas makanan harus benar-benar diperhatikan,” ujarnya, Jumat, 6 Maret 2026.
Usai kejadian itu, Yoga menyebut harus ada evaluasi dari penyedia maupun pengelola program MBG. Menurutnya, program ini harus memperhatikan standar kebersihan, kelayakan, dan kandungan gizi makanan sebelum dibagikan kepada para siswa.
“Jangan sampai anak-anak dirugikan. Jika ditemukan makanan basi atau tidak sesuai standar, harus segera dievaluasi dan diperbaiki. Keselamatan dan kesehatan siswa adalah prioritas utama,” tegasnya.
Komisi D DPRD Pati akan terus mengawal pelaksanaan program MBG agar benar-benar memberikan manfaat optimal bagi penerimanya.
Jurnalis: Lingkarjateng Group Network











