PATI, Harianmuria.com – DPRD Kabupaten Pati menyampaikan Laporan Hasil Reses Tahap III Tahun Sidang 2025 dalam Rapat Paripurna pada Rabu, 4 Maret 2026.
Ketua DPRD Pati, Ali Badrudin, mengatakan banyak aspirasi masyarakat yang masuk selama reses. Selain itu ada dua catatan penting untuk ditindaklanjuti pemerintah.
Pertama, biaya seragam sekolah yang membebani orang tua wali murid. Kedua, masalah penonaktifan peserta PBI JK BPJS Kesehatan yang berdampak pada kekacauan pelayanan kesehatan.
“Demikian laporan pelaku reses ini kami sampaikan dan untuk selanjut kami mohon agar aspirasi yang muncul dari masyarakat ini tidak hanya dijadikan sebagai laporan atas pelaksanaan reses semata. Tetapi benar-benar dapat direalisasikan sebagaimana harapan masyarakat,” tandasnya.
Rangkuman hasil reses kemudian disampaikan dan diserahkan kepada Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra agar ditindaklanjut melalui rapat kordinasi bersama dinas terkait demi kemaslahatan masyarakat Kabupaten Pati.
Jurnalis: Lingkarjateng Group Network











