BLORA, Harianmuria.com – Kunjungan wisatawan di Kabupaten Blora selama 2025 tembus lebih dari satu juta. Inovasi dari beberapa destinasi, dukungan event hingga promosi wisata disebut menjadi pendongkrak jumlah wisatawan.
Sub Koordinator Daya Tarik Destinasi Wisata Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Dinporabudpar) Blora, Galih Indra, menjelaskan selama 2025 kunjungan wisatawan di Blora mencapai 1.162.982.
Jumlah ini meningkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Artinya destinasi wisata di Blora makin diminati masyarakat Blora dan kabupaten sekitarnya.
Sebelumnya pada 2024 kunjungan wisata tembus 918.696. Kemudian pada 2023 kunjungan wisata hanya berkisar 600 ribu wisatawan
“Kunjungan tertinggi di wisata kulineran Waduk Tempuran, kemudian Goa Terawang, dan Noyo Gimbal,” papar Galih, Senin, 19 Januari 2026.
Salah satu destinasi wisata Blora teratas yakni Goa Terawang. Wisata alam ini pada awal 2025 telah dimodifikasi dengan menambah lampu, kolam renang, jeep, serta dilengkapi café dan resto. Selain itu beragam event yang diselenggarakan menjadikan Goa Terawang menjadi destinasi wisata primadona.
“Terbukti saat ada event kultural festival dengan 1.000 penari,” jelasnya.
Saat itu ada 5.000 pengunjung dalam satu hari event. Kemudian kunjungan terbanyak juga dipengaruhi faktor waktu. Terutama saat libur.
“Yakni libur lebaran, liburan sekolah, kemudian tahun baru natal. Ditambah ada promo dan event,” bebernya.
Kunjungan wisatawan yang melesat itu menurutnya juga berdampak luas pada perekonomian masyarakat. Seperti hotel, UMKM dan kuliner.
Jurnalis: Eko Wicaksono
Editor: Ulfa











