BLORA, Harianmuria.com – Penanganan darurat atas fenomena tanah ambles di Dukuh Ngetrep RT 08/RW 03, Desa Tutup, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora, memutus akses jalan warga untuk sementara waktu.
Akibatnya, warga terpaksa harus menempuh jalan memutar sejauh 2,5 kilometer untuk mengakses jalan raya.
Kepala Desa Tutup, Kokok Sungkowo, mengungkapkan bahwa akses jalan tersebut adalah jalan utama untuk warga desa, khususnya Dukuh Ngetrep.
“Ini jalan utama, untuk akses warga. Di Dukuh ngetrep ada 2 jalur, yaitu jalur dari timur dan jalur dari barat. Jalur dari barat nanti muter, sekitar 2,5 kilometer,” ungkap Kokok, Senin, 12 Januari 2026.
Kokok mengungkapkan fenomena tanah ambles tersebut berdampak pada 5 kepala keluarga (KK). Namun, 4 KK sudah pindah secara pribadi.
“Yang satu KK sudah kita koordinasikan dengan Dinas Perumahan dan Dinas PU. Nanti akan dapat bantuan material,” terangnya.
Ia menambahkan, fenomena tersebut telah berlangsung lama sekitar 2 tahun belakangan. Namun, atas kendala anggaran yang dimiliki desa, pihaknya tidak mampu untuk menangani fenomena tersebut.
“Terkait kendala penanganan, karena anggarannya terlalu besar. Kemarin sudah diukur itu ada sekitar 250 meter,” katanya.
Di sisi lain, Subkoordinator Pembangunan dan Rehabilitasi Sumber Daya Air DPUPR Blora, Wahyu Benyamin Arivin, menjelaskan saat ini pihaknya menurunkan 2 ekskavator dari DPUPR dan BBWS Pemali Juana untuk mempercepat penanganan darurat.
“Ini penanganan kedaruratan, minimal jalan bisa dilewati dulu,” katanya.
Lebih lanjut, Wahyu mengungkapkan pihaknya sudah berkoordinasi dengan BBWS Pemali Juana yang akan segera melakukan pengukuran.
“Nanti ada penanganan permanen dan semi permanen,” terangnya.
Ia berharap nantinya ada perhatian khusus dari kementerian terhadap fenomena tersebut sehingga anggaran penanganan dapat direalisasikan.
“Kita berdoa saja, nanti juga dari kementerian melalui BBWS Pemali Juana dapat memberikan anggarannya, dan bisa dilakukan penanganan permanen,” terangnya.
Jurnalis: Eko Wicaksono
Editor: Rosyid











