SALATIGA, Harianmuria.com – Suasana hangat menyelimuti program pertukaran pelajar dan budaya antara Indonesia dan Korea Selatan yang berlangsung di Kota Salatiga. Program lintas negara tersebut diikuti oleh siswa SMP dari Kota Mungyeong-Si bersama pelajar SMPN 2 Salatiga.
Para pelajar Korea mengikuti sesi pembelajaran bersama di SMP Negeri 2 Salatiga. Dari kegiatan itu, lahir berbagai kisah kecil yang hangat, menggemaskan, dan penuh makna – pengalaman yang membekas bagi kedua pihak.
Pengalaman Belajar yang Berkesan
Yejin, salah satu siswa dari Mungyeong, membagikan pengalamannya. Dengan bahasa sederhana dan ekspresi antusias, ia menceritakan kesannya saat belajar di Salatiga.
“Waktu belajar di SMP 2, pelajarannya sangat sengit. Kami ingin lebih pintar, tapi agak malu-malu,” ujarnya polos saat gala dinner di Rumah Dinas Wali Kota Salatiga, baru-baru ini.
Pertunjukan Drum Mengesankan di Tengah Hujan
Tak hanya belajar, para pelajar Korea juga menikmati berbagai pertunjukan seni dari siswa SMPN 2. Salah satu momen yang paling tak terlupakan adalah pertunjukan drum yang tetap berjalan meski hujan tiba-tiba mengguyur.
Perwakilan Dinas Pendidikan Mungyeong-Si, Kim So Young, mengungkapkan kekagumannya pada keteguhan siswa SMPN 2.
“Saat hujan turun, para siswa tidak beranjak dan tetap bermain. Itu membuat kami bangga terhadap budaya Indonesia,” ujarnya.
Bagi rombongan Korea, keteguhan itu bukan sekadar penampilan, melainkan gambaran karakter pelajar Indonesia yang penuh semangat.
Salatiga Lebih dari Sekadar Titik di Peta
Bagi para siswa dari Korea Selatan, Salatiga kini bukan lagi sekadar titik di peta. Mereka menganggap kota ini sebagai tempat mereka belajar, tertawa, dan menemukan pengalaman baru yang akan mereka kenang lama.

Wali Kota Salatiga, Robby Hermawan, menegaskan bahwa program ini menjadi kesempatan emas bagi siswa kedua kota untuk memperluas perspektif internasional.
“Walaupun singkat, saya berharap interaksi murid-murid dari Mungyeong dan SMP 2 dapat meninggalkan kesan mendalam bagi kedua belah pihak,” katanya.
Menurutnya, program semacam ini bukan sekadar bertukar budaya, tetapi juga menumbuhkan kecintaan pada seni, bahasa, dan identitas masing-masing bangsa. “Semoga kegiatan ini semakin mempererat hubungan antara Salatiga dan Korea,” ucapnya.
Jurnalis: Lingkarnews Network
Editor: Basuki










