JEPARA, Harianmuria.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jepara memberikan pelatihan Matra Laut kepada tim dari Bank Indonesia (BI) Provinsi Jawa Tengah.
Kegiatan yang digelar oleh BI Jateng tersebut berlangsung di Pantai Sekuro Village, Jepara, pada Sabtu, 25 Oktober 2025.
Plt. Kepala Pelaksana BPBD Jepara, Arwin Noor Isdiyanto, melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Tri Mulyo Mardi Santoso, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada BPBD Jepara untuk menjadi bagian dari pelatihan ini.
“Pelatihan ini merupakan tindak lanjut dari bantuan perahu karet yang diterima Bank Indonesia dari pemerintah pusat. Kami merasa terhormat dipercaya bukan hanya sebagai pelatih, tetapi juga mitra dalam membangun kesadaran dan kemampuan tanggap bencana di laut,” ujar Tri Mulyo.
Pelatihan Matra Laut untuk Penyelamatan
Tri Mulyo menjelaskan bahwa kegiatan pelatihan dibagi menjadi dua sesi, yaitu teori dan praktik lapangan. Dalam sesi teori, peserta mendapat pengetahuan dasar tentang perahu karet, teknik penyelamatan, serta prosedur penggunaannya saat terjadi bencana.
“Untuk praktik, peserta dilatih cara meniup, mengoperasikan, dan mengendalikan perahu karet di air,” jelasnya.
Perkuat Kapasitas SDM dan Koordinasi
Pelatihan ini dianggap sangat penting dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia (SDM), koordinasi lintas sektor, serta ketangguhan komunitas pesisir.
Apalagi, wilayah Jepara memiliki garis pantai dan pulau-pulau kecil yang rawan terhadap ancaman seperti gelombang tinggi, abrasi, dan kecelakaan laut.
“Penanggulangan bencana adalah urusan bersama. Tidak bisa hanya dilakukan pemerintah, tetapi perlu partisipasi semua pihak, termasuk lembaga keuangan seperti Bank Indonesia yang menunjukkan komitmen besar terhadap ketahanan sosial dan lingkungan,” tegas Tri Mulyo.
Melalui pelatihan ini, BPBD Jepara berharap peserta dapat menerapkan ilmu yang diperoleh dalam situasi darurat dan menjadi pionir dalam membangun budaya tanggap bencana di lingkungan kerja maupun masyarakat.
“Semoga kegiatan ini menjadi langkah awal menuju kemampuan tanggap darurat maritim yang lebih profesional, cepat, dan terkoordinasi,” pungkas Tri Mulyo.
Jurnalis: Lingkar Network
Editor: Basuki











