• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Jumat, Oktober 16, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Penataan Jalan Sudirman Salatiga, Pedagang: Pemkot Jangan Tebang Pilih

Basuki by Basuki
2 Mei 2025
in News
71 1
Kelompok Pedagang Pasar Pagi Lambada meminta Pemkot Salatiga tidak tebang pilih dalam penataan kawasan Jalan Jenderal Sudirman. (Angga Rosa/Harianmuria.com)

Kelompok Pedagang Pasar Pagi Lambada meminta Pemkot Salatiga tidak tebang pilih dalam penataan kawasan Jalan Jenderal Sudirman. (Angga Rosa/Harianmuria.com)

552
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

SALATIGA, Harianmuria.com – Pedagang Pasar Pagi di Pasar Raya 1 meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga tidak tebang pilih dalam melakukan penataan kawasan Jalan Jenderal Sudirman untuk kepentingan pembangunan ikon kota ini.

Pedagang Pasar Pagi mendesak Pemkot juga menertibkan angkutan kota (angkot) yang ngetem (mencari penumpang) di seputar Bundaran Tamansari dan angkutan umum di Jalan Pattimura.

Pasalnya, aktivitas angkot dan angkutan umum yang mencari penumpang di jalan tersebut mengganggu arus lalu lintas dan kenyamanan pengguna jalan.

“Kalau mau menata Jalan Jenderal Sudirman untuk kepentingan pembangunan, ya jangan pilih-pilih. Apalagi keberadaan terminal bayangan di Bundaran Tamansari dan Jalan mengganggu arus lalu lintas dan kenyamanan pengguna jalan,” kata pengurus Kelompok Pedagang Pasar Pagi Lambada, Suniprat, Jumat (2/5/2025).

Ia mengungkapkan, aktivitas pedagang Pasar Pagi dimulai sejak dini hari hingga pukul 06.00 WIB sehingga tidak begitu mengganggu arus lalu lintas pada saat jam sibuk masyarakat.

Sementara itu aktivitas angkot yang ngetem di kawasan Bundaran Tamansari dan Jalan Pattimura sejak pagi hingga sore.

“Terlebih lokasinya dekat dengan Rumah Dinas Wali Kota. Semestinya juga ditertibkan. Jangan hanya pedagang pasar pagi di Jalan Jenderal Sudirman yang diminta pindah,” tandasnya.

Baca juga: Tolak Relokasi, Ratusan Pedagang Pasar Pagi Salatiga Gelar Aksi Damai

Suniprat menyatakan, memindahkan pasar tidak semudah membalikan telapak tangan. Terlebih aktivitas perekonomian itu sudah berjalan puluhan tahun dan selama ini berkontribusi pada pendapatan asli daerah (PAD) Kota Salatiga.

“Sebelum memindah pasar harusnya dilakukan kajian dulu. Pedagang diajak berembuk dulu. Ini belum ada kajian, Pemkot sudah melakukan sosialisasi mau merelokasi pedagang. Jelas kami tolak,” tegasnya.

Baca juga: Ngotot Tolak Relokasi, Puluhan Pedagang Temui Wali Kota Salatiga

Sekretaris Paguyuban Pedagang Pasar Pagi Salatiga Reny Mulyaningsih mengatakan, pedagang selama ini turut menyumbang PAD. Pembayaran sudah terorganisir dan dilakukan secara online.

“Selama ini paguyuban pedagang pasar pagi rutin membayar retribusi secara online senilai Rp76.800 per bulan per pedagang. Totalnya puluhan juta rupiah per bulan. Jualan tidak jualan, kami tetap bayar retribusi. Karena itu, kami mohon nasib pedagang jangan dipermainkan,” tuturnya.

(ANGGA ROSA – Harianmuria.com)

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Info Salatigapedagang tolak relokasiPemkot SalatigaRelokasirelokasi Pasar Pagi Salatiga
SummarizeShare40SendShare
Previous Post

Jalani Pembinaan di Polsek Wiradesa, Tangis 8 Remaja Terduga Gangster Pecah

Next Post

Jelang Iduladha, Pemkot Pekalongan Perketat Pengawasan Hewan Kurban

Basuki

Basuki

Berita Terkait

Pemkot Salatiga menyerahkan 908 SK PPPK Paruh Waktu pada peringatan HUT KORPRI dan PGRI 2025 sebagai wujud penguatan SDM aparatur dan peningkatan kualitas layanan publik.

Pemkot Salatiga Serahkan 908 SK PPPK Paruh Waktu di Momen HUT KORPRI

by Basuki
1 Desember 2025
576

Pemkot Salatiga menyerahkan 908 SK PPPK Paruh Waktu pada peringatan HUT KORPRI dan PGRI 2025 sebagai wujud penguatan SDM aparatur dan peningkatan kualitas layanan publik.

Pemkot Salatiga gencarkan edukasi bahaya rokok bagi pelajar dan remaja melalui program DBHCHT, sekaligus mendukung Kawasan Tanpa Rokok dan gerakan gempur rokok ilegal.

Pemkot Salatiga Gencarkan Edukasi Bahaya Rokok bagi Pelajar dan Remaja

by Basuki
13 November 2025
551

Pemkot Salatiga gencarkan edukasi bahaya rokok bagi pelajar dan remaja melalui program DBHCHT, sekaligus mendukung Kawasan Tanpa Rokok dan gerakan gempur rokok ilegal.

Pemkot Salatiga menargetkan bebas kawasan kumuh pada 2030, sebanyak 238 hektare kawasan kumuh telah tertangani.

Pemkot Salatiga Targetkan Bebas Kawasan Kumuh 2030, 238 Hektare Sudah Tertangani

by Basuki
11 November 2025
581

SALATIGA, Harianmuria.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga terus mempercepat upaya pengentasan kawasan permukiman kumuh. Target besar dicanangkan, yaitu Salatiga bebas kawasan kumuh pada 2030. Menurut data Dinas Perumahan...

Pemkot Salatiga tetap fokus pada program strategis seperti penanggulangan kemiskinan, stunting, pendidikan, dan ekonomi meski menghadapi penurunan dana Transfer ke Daerah (TKD) dalam APBD 2026.

Dana TKD Berkurang, Pemkot Salatiga Fokus pada Program Strategis di APBD 2026

by Basuki
7 November 2025
548

Pemkot Salatiga tetap fokus pada program strategis APBD 2026 meski dana Transfer ke Daerah (TKD) berkurang, dengan prioritas stunting, kemiskinan, pendidikan, dan ekonomi.

Load More

BERITA UTAMA

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

16 Oktober 2026
539
Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

15 Oktober 2026
529
RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

14 Oktober 2026
530
Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

13 Oktober 2026
546

TRENDING HARI INI

  • Didanai APBN Rp400 Juta, Pemkab Kudus Buka 5 Kelas Pelatihan Kerja

    Didanai APBN Rp400 Juta, Pemkab Kudus Buka 5 Kelas Pelatihan Kerja

    98 shares
    Share 39 Tweet 25
  • Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • Kemarau Panjang, Warga Sambongrejo Blora Mulai Krisis Air Bersih

    101 shares
    Share 40 Tweet 25
  • KPK Tangkap Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo: Diduga Suap BPK dan Pengadaan Barang Jasa

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • Masih Ada SPPG Tak Serap Telur Lokal, Peternak Kendal Minta BGN Tindak Tegas

    208 shares
    Share 83 Tweet 52
  • Gubernur Jateng Tanggapi Kabar Bupati Klaten Terjaring OTT KPK

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • OTT KPK di Klaten: Uang Rp1 Miliar Disita, 20 Orang Diamankan Termasuk Bupati Klaten

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Pesona Kawasan Wisata Rejenu Kudus: Sensasi Air Tiga Rasa dan Akses Gratis!

Pesona Kawasan Wisata Rejenu Kudus: Sensasi Air Tiga Rasa dan Akses Gratis!

24 Mei 2025
653
Ilustrasi permainan congklak, salah satu mainan yang dimainkan orang Jawa Tengah zaman dulu dan mulai punah. (Instagram @anil_t_prabhakar/Harianmuria.com)

5 Permainan Tradisional di Jawa Tengah yang Hampir Punah, Apa Saja?

20 Oktober 2022
4.5k

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya