PATI, Harianmuria.com – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Pati mengungkapkan bahwa sekitar 15 hingga 20 persen olahan terasi rebon mengandung di wilayahnya menggunakan bahan pewarna berbahaya khususnya Rodhamin B. Fakta ini didapat setelah Disdagperin bersama dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Jawa Tengah melakukan uji sampling di beberapa Industri Kecil Menengah (IKM) terasi rebon yang ada di wilayah Juwana, Batangan, dan Dukuhseti.
“Berdasarkan uji sampel, masih ada IKM yang menggunakan bahan berbahaya. Dari hasil uji sampel terakhir, ada sekitar 15-20 persen,” kata Kepala Disdagperin Pati Hadi Santoso, saat ditemui pasca pertemuan dengan BPOM Jateng di Ruang Pragolo Setda Pati, Jumat, 5 Juli 2024.
Untuk itu, Hadi bersama dengan BPOM Jateng berkomitmen untuk bersama-sama menekan angka ini. Sebab, terasi rebon menjadi salah satu produk IKM unggulan dari Kabupaten Pati yang bahkan sudah sampai di pasar mancanegara. Sehingga, diperlukan produk yang berkualitas dan aman dikonsumsi.
Hadi menambahkan, saat ini produksi terasi rebon di Pati mencapai 300 ton dalam sebulan. Hal inilah yang menurutnya harus ada pengawasan khusus agar kualitas produk tetap terjaga di pasaran.
“Hampir sekitar 300 tim per bulan yang di ekspor. Kita berusaha agar produk unggulan ini mengangkat nama Pati,” imbuhnya.
Dalam waktu dekat, pihaknya bersama dengan BPOM Jateng dan stakeholder terkait akan memberikan pelatihan dan pembekalan terhadap pelaku IKM terasi rebon. Sehingga melalui dua kegiatan tersebut bisa memberikan kesadaran bagi para pelaku usaha untuk tidak lagi menggunakan bahan makanan berbahaya.
“Akan kami adakan pelatihan produksi terasi yang baik dan benar. Sehingga nantinya produk yang dihasilkan sesuai dengan standard BPOM,” tandas Hadi Santoso.
Disisi lain, BPOM Jateng juga menemukan olahan terasi rebon selain Rodhamin B yang tidak memnuhi syarat sebasar 33%. Dengan demikian, masih ada sebanyak ada sebanyak 57% produsen terasi rebon yang memenuhi syarat produksi. (Lingkar Network | Arif Febriyanto – Harianmuria.com)











