SEMARANG, Harianmuria.com – Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, meminta pemerintah tetap memperkuat program pengentasan kemiskinan meski angka kemiskinan turun.
Data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduk miskin di Jateng pada September 2025 mencapai 3,34 juta orang atau 9,39 persen. Angka ini menurun dibandingkan Maret 2025 di angka 9,48 persen, dengan jumlah penduduk miskin berkurang sekitar 21,86 ribu orang.
“Penurunan angka kemiskinan ini patut kita syukuri. Ini menunjukkan upaya pemerintah bersama seluruh pihak mulai membuahkan hasil,” ujar Saleh.
Meski demikian, Saleh menegaskan pemerintah harus tetap memperkuat pengentasan kemiskinan, terutama melalui peningkatan kualitas pendidikan, pelatihan kerja, penguatan UMKM, serta perluasan lapangan kerja.
“Program pengentasan kemiskinan harus terus digenjot. Fokusnya tidak hanya bantuan sosial, tetapi juga pemberdayaan ekonomi masyarakat agar mereka bisa mandiri,” ucap Ketua DPD Golkar Jateng tersebut.

Jurnalis: Lingkarjateng Group Network











