• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Jumat, Oktober 16, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Kerap Terima Aduan Desil Tak Sesuai, Dinsos Jateng Jelaskan Begini

ulfa puspa by ulfa puspa
28 Agustus 2026
in Semarang, News
68 1
Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah, Isriadi Widodo. (Rizky Syahrul/Harianmuria.com)

Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah, Isriadi Widodo. (Rizky Syahrul/Harianmuria.com)

533
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

SEMARANG, Harianmuria.com – Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah buka suara terkait polemik ketidaksesuaian pengelompokan data kesejahteraan masyarakat atau desil. Sebelumnya banyak warga kurang mampu mengeluhkan lonjakan peringkat desil yang tidak sesuai kondisi riil.

Pelaksana Harian Kepala Dinas Sosial Jateng, Isriadi Widodo, mengatakan perubahan status desil sepenuhnya kewenangan pemerintah pusat. Sementara Dinsos Jateng hanya menjadi jembatan komunikasi. 

Di sisi lain, Dinsos meminta masyarakat untuk memberikan data yang sebenar-benarnya, baik kepada Dinsos ataupun BPS agar penyaluran bantuan sosial (bansos) bisa tepat kepada penerima manfaat.

“Kami butuh keterbukaan masyarakat untuk memberikan data yang sebenar-benarnya. Karena memang anggaran negara terbatas. Jadi kalau pemberian bansos tidak disesuaikan dengan kondisi kebutuhan dimasyarakat maka anggaran dari pemerintah tidak akan cukup,” ujar Widodo, Jumat, 28 Agustus 2026.

Menurut Widodo, pemerintah bisa memetakan dan mengintervensi masyarakat yang membutuhkan bantuan. Namun, dirinya juga tidak memungkiri bahwa masih terdapat kekeliriuan pendataan desil di masyarakat.

“Cuma barangkali masih banyak maupun penilaianya yang belum tepat itu masih butuh proses dan butuh kajian ditingkat pusat. Kami tidak terlibat langsung di itu,” ungkapnya.

Isriadi menjelaskan bahwa pengecekan desil dan bansos dapat diakses melalui aplikasi Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Masyarakat bisa bertanya dan melapor kepada pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) di tingkat kecamatan.

“Kalau itu dicek bansosnya pasti ada di DTSEN ya. Itu cuma kadang-kadang masyarakat kan karena tidak tahu proses di aplikasinya, itu bisa datang ke pendamping PKH di kecamatan,” kata Isriadi.

Sampai saat ini, pihaknya juga masih kerap menerima aduan dari masyarakat kaitannya dengan ketidaksesuaian desil. Dinsos Jateng kemudian melakukan survei dan hasilnya memang ditemukan ada ketidaksesuaian di lapangan.

“Memang kita beberapa kali juga menemukan aduan-aduan yang tidak sesuai, terus kita juga melakukan survei di lapangan dengan potensi sumber daya manusia sosial yang ada di desa maupun di kecamatan bahkan panti-panti,” ujar Isriadi.

Saat ditanya mengenai jumlah ketidaksesuaian angka desil di Jateng, Isriadi belum bisa menjawab. Pihaknya belum memiliki data pasti terkait hal tersebut.

“Kami enggak, belum sampai ke sana, saya dan di provinsi ini. (Ada ribuan?) saya belum ada, belum, belum bisa menyimpulkan itu ya ketidaksesuaiannya,” kata Isriadi.

Isriadi mencontohkan satu kasus ketidaksesuaian angka desil karena data belum mutakhir yang pernah ditangani oleh pihaknya. Setelah data dimutakhirkan, keluarga tersebut dapat menerima bansos.

“Salah satu contoh, dulu dia punya rumah yang cukup bagus, tapi istrinya sakit berat dan kemudian butuh biaya berobat yang tidak sedikit. Akhirnya rumah itu terjual, tapi si pembeli ini masih memperkenankan yang bersangkutan untuk tetap tinggal di rumah tersebut. Padahal dia masih punya seorang anak yang kondisi disabilitasnya butuh pengobatan intens sehingga butuh biaya besar,”ujarnya.

“Dia hanya bekerja sebagai penjual air isi ulang dan ada satu disabilitas netra yang numpang di KK tersebut. Kemarin juga alhamdulillah kita coba untuk mutahirkan dan menyampaikan terima kasih bahwasanya kondisi saat ini ada apa bansos yang bisa yang bersangkutan terima,” sambungnya.

Jurnalis: Rizky Syahrul
Editor: Ulfa

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Berita JatengDesilDinsos JatengPemprov Jateng
SummarizeShare38SendShare
Previous Post

ASN dan Guru di Kudus Galang Dana Rp133 Juta untuk Korban Gempa NTT

Next Post

Polda Metro Inventarisasi Kerusakan Fasilitas Umum Pasca-Aksi, Pastikan Jakarta Kondusif

ulfa puspa

ulfa puspa

Berita Terkait

Wamendagri Usulkan Jateng Jadi Model Penanganan Tuberkulosis di Selurh Daerah

Wamendagri Usulkan Jateng Jadi Model Penanganan Tuberkulosis di Selurh Daerah

by ulfa puspa
14 Oktober 2026
514

DEMAK, Harianmuria.com – Wakil Menteri Dalam Negeri Ahmad Wiyagus mengusulkan Jawa Tengah sebagai model percontohan penanganan tuberkulosis untuk seluruh Indonesia. Rencana tersebut disampaikan saat meninjau Layanan Active Case...

Jateng Catat 1.778 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak, 234 Terjadi di Sekolah

Jateng Catat 1.778 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak, 234 Terjadi di Sekolah

by ulfa puspa
13 Oktober 2026
516

SEMARANG, Harianmuria.com – Kekerasan terhadap perempuan dan anak di Jawa Tengah sepanjang 2025 mencapai 1.778 kasus yang terlaporkan. Dari jumlah tersebut, 234 kasus terjadi di sekolah. Kasus kekerasan...

DPRD Jateng menerima audiensi Aliansi Perjuangan Pemekaran Kabupaten Brebes (APPKB) di Ruang Rapat Pimpinan Lantai I Gedung Berlian, Kota Semarang, Senin (12/10/2026). (Rizky Syahrul/Harianmuria.com)

Warga Menanti Sejak 1997, DPRD Jateng Kawal Pemekaran Brebes Selatan

by Redaksi
12 Oktober 2026
527

SEMARANG, Harianmuria.com – DPRD Provinsi Jawa Tengah (Jateng) berkomitmen mengawal aspirasi pemekaran Brebes Selatan agar usulan pembentukan calon daerah otonom baru (CDOB) tidak kehilangan momentum di tengah penyusunan...

Percepat Pemekaran Brebes Selatan, DPRD Jateng Akan Temui DPR dan Mendagri

Percepat Pemekaran Brebes Selatan, DPRD Jateng Akan Temui DPR dan Mendagri

by Rosyid
12 Oktober 2026
555

SEMARANG, Harianmuria.com - DPRD Jawa Tengah berencana menemui Komisi II DPR RI serta Menteri Dalam Negeri (Mendagri) untuk mengawal percepatan pemekaran Brebes Selatan menjadi Calon Daerah Otonom Baru...

Load More

BERITA UTAMA

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

16 Oktober 2026
539
Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

15 Oktober 2026
529
RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

14 Oktober 2026
530
Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

13 Oktober 2026
546

TRENDING HARI INI

  • Didanai APBN Rp400 Juta, Pemkab Kudus Buka 5 Kelas Pelatihan Kerja

    Didanai APBN Rp400 Juta, Pemkab Kudus Buka 5 Kelas Pelatihan Kerja

    98 shares
    Share 39 Tweet 25
  • Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • Kemarau Panjang, Warga Sambongrejo Blora Mulai Krisis Air Bersih

    101 shares
    Share 40 Tweet 25
  • KPK Tangkap Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo: Diduga Suap BPK dan Pengadaan Barang Jasa

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • Masih Ada SPPG Tak Serap Telur Lokal, Peternak Kendal Minta BGN Tindak Tegas

    208 shares
    Share 83 Tweet 52
  • Gubernur Jateng Tanggapi Kabar Bupati Klaten Terjaring OTT KPK

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • OTT KPK di Klaten: Uang Rp1 Miliar Disita, 20 Orang Diamankan Termasuk Bupati Klaten

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Ini Kemeriahan Kirab Napak Tilas Ki Ageng Penjawi Kebangkitan Pati Jilid II

Ini Kemeriahan Kirab Napak Tilas Ki Ageng Penjawi Kebangkitan Pati Jilid II

14 Juli 2024
677
RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus hadirkan layanan ESWL, metode modern pecah batu ginjal tanpa operasi, aman, minim risiko, dan ditanggung BPJS Kesehatan.

RSUD dr. Loekmono Hadi Tawarkan ESWL, Pecah Batu Ginjal Tanpa Operasi

13 September 2025
623

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya