SALATIGA, Harianmuria.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Sepanjang tahun 2025, Salatiga berhasil memborong tiga penghargaan di bidang kesehatan, mulai dari layanan kesehatan bayi, kota sehat, hingga percepatan penurunan stunting.
Penghargaan nasional tersebut menjadi bukti komitmen Pemkot Salatiga dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.
Penghargaan untuk Skrining Bayi Baru Lahir
Penghargaan pertama diraih dari Menteri Kesehatan RI sebagai Kabupaten/Kota dengan pelaksanaan skrining bayi baru lahir terbaik untuk wilayah Regional I.
Capaian ini menunjukkan keberhasilan Pemkot Salatiga dalam mendeteksi dini penyakit maupun kelainan pada bayi baru lahir, sehingga intervensi dapat dilakukan sejak awal guna mendukung tumbuh kembang anak menuju Generasi Emas 2045.
Salatiga Raih Swasti Saba Padapa
Selain itu, Salatiga juga menerima penghargaan nasional Swasti Saba kategori Padapa atas keberhasilan menyelenggarakan program Kabupaten/Kota Sehat Tahun 2025.
Penghargaan Swasti Saba terdiri dari tiga kategori, yaitu Wistara (tertinggi), Wiwerda, dan Padapa. Kategori Padapa diberikan atas upaya menciptakan lingkungan yang bersih, aman, dan sehat, sebagai fondasi awal pembangunan kota sehat berkelanjutan.
Apresiasi atas Kinerja Penurunan Stunting
Penghargaan ketiga diberikan oleh Menteri Dalam Negeri RI kepada Kota Salatiga sebagai daerah berkinerja baik dalam pencegahan dan percepatan penurunan stunting Tahun 2024.
Wali Kota Salatiga Robby Hernawan menyampaikan apresiasi kepada Dinas Kesehatan serta seluruh perangkat daerah terkait yang telah berkontribusi dalam menekan angka stunting.
“Kota Salatiga mendapatkan penghargaan atas prestasi kerja dalam penurunan stunting. Terima kasih kepada Dinas Kesehatan dan unit-unit terkait. Ke depan, program ini akan terintegrasi dalam pelayanan Posyandu 6 SPM,” ujar Robby dalam siaran pers, Selasa, 16 Desember 2025.
Angka Stunting Salatiga Terus Menurun
Robby mengungkapkan, pada tahun 2025 angka stunting di Kota Salatiga mengalami penurunan signifikan, dari 16 persen menjadi 14 persen.
“Mudah-mudahan kita bisa mendekati zero stunting. Alhamdulillah, Dinas Kesehatan telah melakukan kinerja terbaik, terutama dalam skrining bayi baru lahir sehingga intervensi bisa dilakukan sejak dini,” tambahnya.
Dengan diraihnya tiga penghargaan nasional tersebut, Wali Kota Salatiga menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat secara menyeluruh.
“Capaian ini menjadi pijakan untuk memperkuat program kesehatan berkelanjutan, khususnya penurunan stunting, peningkatan kesehatan ibu dan anak, serta deteksi dini penyakit,” pungkas Robby.
Jurnalis: Lingkarnews Network
Editor: Basuki











