REMBANG, Harianmuria.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTARU) mulai menangani sejumlah kerusakan di kawasan alun-alun dengan prioritas pada sisi timur. Perbaikan ini bersifat sementara sambil menunggu pelaksanaan penataan ulang kawasan secara menyeluruh.
Kepala DPUTARU Rembang, Maryosa, mengungkapkan langkah tersebut diambil untuk menjaga fungsi alun-alun sebagai ruang publik agar tetap bersih, rapi, dan nyaman digunakan masyarakat.
Menurutnya, perbaikan difokuskan pada bagian yang mengalami kerusakan fisik, seperti lantai yang retak hingga pecah serta akar pohon yang muncul ke permukaan.
“Saat ini kita lakukan perawatan sementara, terutama di sisi timur yang banyak pecah-pecah dan akar pohon yang muncul. Itu kita perbaiki dulu,” ujarnya, Rabu, 1 April 2026.
Menurutnya, penanganan dilakukan dengan menambal bagian yang rusak, merapikan tanaman, serta memangkas pohon untuk menjaga estetika kawasan.
“Yang rusak kita tambal dulu, kemudian kita tanami dan rapikan pohonnya supaya tidak kelihatan kumuh,” tambahnya.
Selain perbaikan jangka pendek, pihaknya juga telah menyiapkan rencana revitalisasi atau penataan ulang alun-alun secara menyeluruh. Namun, realisasi program tersebut masih menunggu ketersediaan anggaran.
“Desainnya sudah ada, nanti ke depan kita akan ganti dan tata ulang semuanya sesuai desain itu,” jelasnya.
Sementara itu, Maryosa menegaskan bahwa penanganan cepat terhadap kerusakan menjadi prioritas utama saat ini agar aktivitas masyarakat di alun-alun tidak terganggu.
“Kalau anggarannya nanti kita hitung ke depan. Yang penting sekarang ini yang rusak kita perbaiki dulu dan harus cepat selesai,” pungkasnya.
Jurnalis: Humas Pemkab Rembang
Editor: Rosyid











