REMBANG, Harianmuria.com – Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Dindagkop UKM) Kabupaten Rembang memastikan stok gas subsidi 3 kilogram masih aman menjelang bulan puasa Ramadan 1447 hijriah/2026 masehi.
Kepala Dindagkop, Mohammad Mahfudz, mengatakan stok elpiji 3 kg masih mencukupi dan distribusi di tingkat agen hingga pangkalan berjalan normal.
Meski demikian, Mahfudz mengungkapkan peningkatan penggunaan gas selama Ramadan sudah diantisipasi sejak dini.
Dindagkop sudah menyiapkan rencana pengajuan penambahan alokasi LPG pada minggu kedua bulan puasa. Ini merupakan bagian dari program pengamanan pasokan, sekaligus sebagai respons cepat apabila terjadi lonjakan kebutuhan di masyarakat.
Menurutnya, penambahan alokasi baik LPG maupun BBM tetap dimungkinkan apabila kondisi di lapangan membutuhkan penyesuaian. Evaluasi akan terus dilakukan secara berkala, terutama pada momen-momen rawan lonjakan konsumsi.
“Untuk saat ini stok LPG dan BBM masih aman. Kami terus memantau kondisi di lapangan, dan jika nanti dibutuhkan, penambahan alokasi akan kami ajukan sesuai kebutuhan masyarakat,” terang Mahfudz saat ditemui pada acara Musrenbangcam di Kecamatan Pamotan pada Rabu, 4 Februari 2026.
Selain LPG, pihaknya juga memastikan ketersediaan BMM saat ini terpantau aman. Stok BBM masih sesuai dengan kuota bulanan yang ditetapkan, dan sejauh ini belum ditemukan kendala distribusi yang signifikan.
Jurnalis: Vicky Rio
Editor: Ulfa











